Perawatan terhadap tubuh memang beragam. Mulai dari perawatan tubuh secara keseluruhan, ataupun di bagian-bagian tertentu seperti wajah, tangan, kaki, dan lainnya. Ada yang dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan alami, ada juga yang berasal dari penemuan terbaru oleh ahli yang bersangkutan. Semua itu memiliki satu tujuan, agar tubuh bisa terawat dengan baik.

Salah satu perawatan yang muncul sekitar 10 tahun lalu dan masih populer hingga kini adalah fish pedicure atau spa ikan. Puluhan ikan kecil dimasukkan dalam sebuah wadah, lalu kaki kita direndamkan dalam wadah tersebut. Hewan-hewan kecil ini akan langsung mengerubungi bagian kaki lalu mulai memakan sel mati di bagian kulit. Meski rasanya geli, banyak yang tertarik bahkan suka dengan perawatan satu ini. Namun kamu tetap harus hati-hati, karena spa ikan ini berpotensi menyebarkan bakteri atau infeksi. Seperti yang terjadi pada gadis ini. Yuk simak cerita selengkapnya bareng Hipwee News & Feature!

Seorang gadis melaporkan bahwa kuku kakinya mulai lepas begitu saja, padahal ia ataupun keluarganya nggak memiliki riwayat kelainan pada kuku

Kuku kaki terlepas via edition.cnn.com

Advertisement

Dilansir dari laman CNN, seorang gadis berusia 20 tahunan melaporkan bahwa kuku kakinya memiliki kelainan. Beberapa bulan terakhir, kukunya terlihat abnormal. Lebih mengerikan lagi, kuku kakinya tersebut tiba-tiba saja terlepas. Padahal, kejadian ini nggak pernah terjadi sebelumnya. Ia juga mengaku bahwa dirinya ataupun keluarga nggak pernah memiliki riwayat kelainan atau penyakit yang berhubungan dengan kuku.

Setelah diobservasi, para ahli meyakini kalau lepasnya kuku kaki gadis tersebut disebabkan oleh spa ikan yang dilakukannya sekitar 6 bulan lalu

Membersihkan kuli mati di kaki via www.4libertarian.com

Sang gadis juga nggak memiliki masalah dengan kesehatannya, ataupun tengah mengonsumsi obat beberapa waktu terakhir. Setelah diobservasi oleh ahli, ternyata gadis ini mengalami Onychomadesis, yaitu penyakit yang menyebabkan kuku copot atau terlepas dari sisi bagian atas secara perlahan dan sedikit demi sedikit. Hal ini biasanya disebabkan oleh adanya infeksi virus atau jamur. Atau biasanya juga terjadi pada pasien yang tengah menjalani kemoterapi dan radioterapi. Dan benar saja, setelah dijelaskan lebih lanjut, sekitar 6 bulan lalu gadis ini mengaku mengunjungi sebuah spa ikan untuk membersihkan kakinya dari sel kulit mati. Inilah yang diyakini menjadi penyebab terjangkitnya sang gadis penyakit Onychomadesis tersebut.

Spa ikan yang masih populer hingga kini memang memiliki risiko penyebaran bakteri atau infeksi, apalagi jika dirawat dengan baik dan telaten

berpotensi menyebarkan bakteri atau infeksi via www.prevention.com

Dilansir dari laman Sciencealert, seorang dermatologist bernama Shari Lipner yang berasal dari Weill Cornell Medicine menjelaskan, Onychomadesis yang disebabkan oleh spa ikan memang baru pertama kali ini terjadi. Tapi sebelumnya sudah banyak laporan tentang risiko infeksi atau penyebaran bakteri yang berasal dari spa ikan ini. Meski bukan ikannya yang menjadi sumber infeksi, tetapi penggunaan ikan dari kaki satu orang ke orang berikutnya lah yang berpotensi menyebarkan bakteri atau infeksi itu sendiri.

Advertisement

Di 10 negara yang ada di Amerika Serikat dan beberapa di Eropa sudah melarang spa ikan ini demi mengurangi risiko penyebaran bakteri atau infeksi. Ikan atau bak tempat perendaman kaki itu sendiri sulit untuk didisinfeksi atau disterilkan. Apalagi mengingat biaya yang dikeluarkan, pemiliki spa lebih memilih untuk menggunakan ikan dan bak yang sama untuk beberapa pelanggan. Inilah yang menyebabkan adanya infeksi, seperti yang terjadi pada gadis asal New York tersebut.

Ikan bernama Garra Rufa ini memang terkenal sebagai hewan tak bergigi pemakan plankton. Oleh karena itulah ia juga membantu memakan sel kulit mati di bagian kaki

Ikan Garra Rufa via smilingfeet.net

Spa ikan merupakan salah satu perawatan yang menggunakan ikan Garra Rufa atau juga disebut ikan dokter. Ikan jenis air tawar ini nggak memiliki gigi sehingga dianggap aman untuk kaki. Di habitat aslinya, ikan-ikan yan berukuran 8-15 sentimetar ini menempel di batu dan menyedot plankton yang menempel. Oleh karena itulah ketika Garra Rufa berada dalam air tempat merendam kaki, mereka akan langsung menempel pada kaki lalu memakan sel kulit mati yang ada di bagian kakimu. Spa ikan ini populer karena dianggap membuat kaki lebih halus dan lembut. Kaki juga terasa lebih bersih karena sel kulit mati tadi telah terangkat dan dimakan oleh ikan-ikan tersebut.

Mungkin nggak semua spa ikan berpotensi menyebarkan infeksi dari satu pelanggan ke pelanggan lain. Asalkan ikan tersebut diganti dan bak beserta airnya dibersihkan setelaten mungkin. Meski di Indonesia sendiri belum ada larangan, tapi setidaknya kita perlu berhati-hati agar kejadian serupa nggak terjadi lagi. Salah satunya dengan memperhatikan kebersihan dari spa ikan yang ingin kita rasakan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya