Sejak 2014 hingga 2016 kemarin, tiap tahunnya rekor tahun terpanas dunia selalu terpecahkan. Meskipun banyak ilmuwan yang memperkirakan kalau tahun 2017 ini juga bakal jadi tahun terpanas, prediksi mengerikan tersebut belum terbukti. Namun ternyata itu bukanlah hal yang patut disyukuri karena walaupun bukan yang terpanas, tapi tahun 2017 justru tercatat sebagai tahun dengan cuaca paling ekstrem dalam sejarah. Cuaca ekstrem ini sangat berbahaya karena mengakibatkan banyak bencana mengerikan seperti badai raksasa, banjir bandang, kekeringan parah hingga bencana tanah longsor yang menimpa banyak wilayah, termasuk Indonesia.

Cuaca ekstrem ini juga memperparah kondisi es yang terus mencair di Kutub Utara. Pemanasan global dan cuaca ekstrem menyebabkan jumlah maksimum luasan es di Kutub Utara semakin mengecil. Sebagaimana dilansir dari NASA, lapisan es yang terbentuk di Kutub Utara pada tahun 2017 ini merupakan yang terkecil dalam sejarah. Karena kehilangan lapisan es seluas negara Meksiko, luasan esnya jauh lebih kecil dibandingkan rata-rata es yang terbentuk di Kutub Utara pada tahun 1986-2010. Meski letaknya sangat jauh dari Indonesia, apa yang terjadi di Kutub Utara ini ternyata juga bakal berdampak langsung terhadap Indonesia lho guys! Bahkan katanya 4 kota-kota besar di Indonesia terancam kebanjiran jika keadaan di Kutub Utara tetap seperti ini. Yuk simak info selengkapnya bareng Hipwee News & Feature!

Advertisement

Semakin banyak es kutub yang mencair, semakin banyak air ‘meluap’ kemana-mana. Permukaan air laut di hampir semua negara akan naik, bakal banyak pulau-pulau kecil yang tenggelam

Kota pinggir pantai akan makin tergenang, pulau-pulau kecil bahkan terancam tenggelam total via www.ucsusa.org

Sederhananya semakin banyak es yang mencair dari daerah Kutub Utara, maka akan semakin banyak tambahan air yang ada di laut lepas. Tambahan air ini akan tersebar ke seluruh permukaan bumi dan menyebabkan kenaikan permukaan laut di banyak tempat. Pulau-pulau atau kepulauan kecil di Pasifik maupun Karibia bahkan terancam tenggelam sepenuhnya jika level permukaan laut dunia tetap seperti sekarang. Efeknya juga akan global. Sebagaimana dilansir dari Vice, pada tahun 2100 mendatang, Indonesia diperkirakan akan kehilangan lebih dari 2000 pulaunya karena ‘ditelan’ air laut.

Bukan cuma pulau-pulau kecil saja, kota-kota besar ternyata juga bakal yang banyak terkena imbasnya. Termasuk kota besar di Indonesia!

Semakin banyak kota besar yang ‘banjir’ via www.takepart.com

Baru-baru ini NASA telah meluncurkan sebuah peralatan internet yang mampu memprediksi kota-kota dunia yang bakal terkena dampak mencairnya lapisan es di kutub. Dengan peralatan tersebut bisa terlihat bagaimana perkiraan air yang mencair dari es terdistribusi secara global.

Nah, jangan kira karena Indonesia jauh dari kawasan gunung es lantas nggak terkena dampaknya, ya. Faktanya Indonesia sangat mungkin terkena dampak kenaikan level air laut yang meningkat karena menurut para ilmuwan nih, perputaran bumi dan efek gravitasi akan membuat air dari gunung maupun lapisan es akan menyebar ke seluruh dunia. Jakarta, misalnya, berdasarkan perkiraan para ilmuwan akan terkena dampak dari peningkatan permukaan laut setinggi 1,713 mm. Faktor lainnya yang mempengaruhi pendistribusian dampak lelehan es ke belahan bumi lainnya adalah planet yang berputar.

Dilansir dari BBC, ada 5 kota dan 1 wilayah yang terancam dampak mencairnya es di kutub, yaitu :

  • Jakarta : peningkatan permukaan air laut  1,713 mm
  • Banda Aceh :  peningkatan permukaan air laut 1,713 mm
  • Jawa Timur : peningkatan permukaan air laut 1,766 mm
  • Makassar : peningkatan permukaan air laut  1,764 mm
  • Manado : peningkatan permukaan air laut 1,780 mm
  • Jayapura : peningkatan permukaan air laut  1,747 mm

Nah, bukan hal yang mustahil kota-kota lainnya juga bisa kena dampaknya ni. Jadi sebenarnya ya semua penduduk di bumi harus waspada nih soal isu-isu perubahan iklim dan pemanasan global ini.

Sebagai generasi kekinian, nggak ada salahnya lebih peduli lagi tentang kondisi planet bumi. Nggak harus beraksi dengan cara heroik yang super duper spektakuler kok, bisa dengan melakukan aksi kecil di sekitar kamu misalnya nggak buang sampah sembarangan, mengurangi pemakaian AC saat nggak diperlukan dan bahkan menyebarkan isu-isu pemanasan global ini agar banyak orang yang lebih aware lagi soal efek pemanasan global. Ingat, sekarang mungkin efeknya nggak signifikan ya tapi anak cucu kita kelaklah yang bakal mewarisi bumi kita.

Menurut kamu gimana nih, guys?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya