12 Negara Ini Punya Pendapatan Besar dari Prostitusi. Ternyata Indonesia Termasuk di Antaranya

Negara dengan pendapatan dari prostitusi

Meski banyak dianggap melanggar norma sosial maupun agama, bisnis prostitusi rasanya tetap akan hidup entah sampai kapan. Bisnis yang menjual jasa seks ini bahkan bisa ditemui di hampir setiap negara di dunia, termasuk Indonesia. Apalagi setelah media dan jejaring sosial menjamur, pelacuran dan rumah bordil pun jadi semakin mudah dijangkau oleh siapa pun. Ironi sekali bukan…

Di Indonesia dan banyak negara lain, bisnis prostitusi dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Bisnis ini diatur secara khusus dalam undang-undang yang berlaku. Bagi mereka yang terciduk menyelenggarakan bisnis ilegal ini, termasuk pihak-pihak yang mendukung seperti para pekerja seksnya, akan ditindak secara hukum. Namun, beda dengan sejumlah negara seperti Belanda, Jerman, Denmark, dan negara-negara di Eropa lain yang justru melegalkan kawasan pelacuran. Bahkan di sana, pekerja seksnya juga wajib bayar pajak dan membayar asuransi kesehatan. PSK benar-benar dianggap layaknya pekerja kantoran. Ada juga yang mewajibkan mereka cek kesehatan rutin agar tidak menyebarkan penyakit!

Mungkin salah satu alasan kenapa bisnis ini tetap menjamur adalah karena cuannya menggiurkan. Beberapa negara bahkan memiliki pendapatan besar dari bisnis prostitusi. Havocscope, sebuah situs yang memantau aktivitas pasar gelap dunia, telah merilis daftar negara yang punya pendapatan tertinggi dari dunia prostitusi. Nggak nyangka, ternyata Indonesia termasuk di antaranya! Tentu saja ini bukan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Apa saja daftarnya? Dan ada di peringkat berapa negara kita?

Peringkat negara dengan pendapatan terbesar dari bisnis prostitusi via www.dailymail.co.uk

Dari situs yang melansir daftar di atas, nggak diketahui pasti apakah nominal pendapatan di atas diserahkan negara lewat pungutan pajak, total omzet bersih seluruh bisnis prostitusi, atau bagaimana. Tapi yang jelas, setidaknya dari daftar itu bisa disimpulkan kalau bisnis selangkangan di negara kita bisa dibilang cukup kuat. Entah siapa-siapa saja yang ‘bermain’ di dalamnya, sehingga rasanya sulit sekali menghapuskan total keberadaan rumah-ruman bordil yang menjajakan wanita. Semoga pemerintah segera menemukan cara untuk menghentikan perdagangan manusia ini ya!

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.