Hitung-hitungan Pajak Selebgram & Youtuber. Makin Sering Terima Endorse, Makin Tinggi Pajaknya

Pajak selebgram dan youtuber

Anak-anak zaman sekarang, setiap ditanya cita-citanya apa kebanyakan pasti jawab mau jadi Youtuber atau selebgram. Mereka yang tergolong generasi Z itu memang lahir dan tumbuh bersama teknologi, internet, dan segala tetek bengeknya, termasuk berbagai platform media sosial di dalamnya. Jadi nggak heran kalau preferensi cita-cita mereka ya seputar apa yang mereka tonton setiap hari, bukan lagi kayak kita dulu waktu kecil yang hampir semua pengin jadi dokter, tentara, polisi, atau guru.

Advertisement

Padahal jadi Yotuber atau selebgram nggak semata-mata soal popularitas. Di balik profesi –yang juga biasa disebut influencer– tersebut ada kewajiban membayar pajak dengan nilai yang cukup tinggi. Apalagi kalau pengikutnya udah jutaan, pasti banyak dilirik brand yang ingin endorse mereka. Semakin tinggi follower dan engagement, maka sudah bisa dipastikan, makin tinggi pula penghasilan mereka. Dan makin tinggi penghasilan, makin tinggi juga pajak yang harus dibayar. Memang berapa sih pajak yang harus dibayar influencer dilihat dari penghasilannya? Nih, Hipwee kasih daftarnya.

Penghasilan sampai 50 juta via www.hipwee.com

Penghasilan 50 juta sampai 250 juta via www.hipwee.com

Penghasilan 250 juta sampai 500 juta via www.hipwee.com

Penghasilan di atas 500 juta via www.hipwee.com

Lalu, siapa sih influencer yang penghasilannya sampai ratusan juta itu? Mengutip dari Tirto, Ria Ricis adalah satu dari sekian banyak influencer yang penghasilannya gila-gilaan. Tahun 2018 aja, saat pengikut di Instagramnya masih 8 juta, dan subscriber Youtube-nya masih 2 juta, ia sudah mengantongi kira-kira Rp98 juta hingga Rp1,7 miliar PER BULAN. Per tahunnya ya… bisa dihitung sendiri lah ya.

Dengan penghasilan segede gitu, jelas aja dia dibebankan tarif pajak yang juga nggak kalah gilanya. Setiap tahunnya, Ria Ricis diharuskan membayar pajak sekitar Rp2 miliar!

Advertisement

Sayangnya, kesadaran buat bayar pajak di kalangan influencer ini masih tergolong rendah. Soalnya pemerintah juga masih terkesan “gagap” kok

Youtuber Indonesia via kumparan.com

Selama ini pemerintah cuma sibuk memerintahkan agar influencer bayar pajak. Sebatas itu aja. Belum ada langkah lebih soal ini, misalnya dengan mengadakan sosialisasi atau edukasi agar kelompok influencer itu sadar akan kewajibannya membayar pajak. Atau membuat sistem penghitungan pajak secara online, biar mereka nggak males juga ngitung-ngitung sendiri. Jadi bisa langsung tahu deh, berapa pajak yang mesti dibayar per tahunnya.

Padahal potensi penerimaan pajak dari influencer ini mencapai triliunan lo! Kan lumayan banget bisa jadi pendapatan negara, buat bayar utang gitu kek~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE