Hussh, sudah, stop dulu debatnya. Iya tahu kok, rekaman audio Yanny vs Laurel yang lagi ramai di Twitter ini memang menyebalkan. Saking menyebalkannya sampai-sampai bisa memecah belah warga dunia maya. Mungkin gengmu dan teman-temanmu juga sampai terbagi jadi dua kubu, #TeamYanny dan #TeamLaurel. Padahal kalau dipikir-pikir kata “Yanny” dan “Laurel” itu beda banget pelafalannya ya. Tapi sampai bisa diinterpretasikan beda-beda gini, gimana ceritanya?!

Tapi ngomong-ngomong, kontroversi ini mengingatkan kita pada gaun hitam-biru dan putih-gold yang sempat menggegerkan republik internet 2015 lalu ya. Nggak nyangka aja sih kalau ternyata rekaman audio juga bisa menimbulkan perbedaan, kirain pendengaran semua orang sama aja gitu. Beda sama gaun viral kemarin, yang mana sampai sekarang pun kita nggak tahu warna apa yang benar. Kalau Yanny Laurel ini katanya salah satunya benar lho! Hayo, mana di antara kamu dan temanmu yang benar? Yuk lah kita bedah bareng Hipwee News & Feature dalam ulasan spesial kali ini~

Rekaman suara Yanny Laurel ini viral setelah seseorang bernama Cloe Feldman mengunggahnya di Twitter. Dia juga menanyakan netizen, kata apa yang mereka dengar

Advertisement

Cloe Feldman, seorang influencer media sosial, mengunggah rekaman suara yang sampai detik ini menimbulkan perdebatan khalayak dunia maya. Ia juga menanyakan pada khalayak Twitter, apa yang mereka dengar dari klip tersebut. Apakah Yanny? Atau Laurel? Kalau menelusuri balasan-balasan netizen di tweetnya, jawaban mereka memang beragam, malah bisa dibilang rata. #TeamYanny bilang kalau nggak ada sedikit pun terdengar huruf L atau R di sana. Sebaliknya, #TeamLaurel juga membantah pelafalan “Yanny” di rekaman kontroversial itu.

Sebenarnya, nggak salah kok kalau rekaman ini sampai bisa menimbulkan kontroversi. Soalnya ini dipengaruhi sama kualitas audio dan alat pemutarnya

Perangkat pemutar audio membawa pengaruh via ftw.usatoday.com

Kamu dan teman sebelahmu aja mungkin pakai device yang berbeda saat memutar rekaman Yanny Laurel ini. Apalagi ratusan bahkan ribuan orang di luar sana. Mungkin ada yang mendengar lewat HP, laptop, atau bahkan speaker portable. Ternyata, perangkat apa yang dipakai itu ngaruh sama suara yang kita dengar lho. Nah tiap alat itu pasti menghasilkan kualitas audio yang berbeda juga kan. Wajar kalau kemudian telinga kita menangkap dan memaknai suara dengan berbeda-beda.

Nggak cuma perkara perangkatnya aja, interpretasi yang berbeda-beda ini juga dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai memori di otak, kemampuan bahasa, sampai keterampilan musik tiap orang

Banyak juga faktor lain yang memengaruhi via www.elitedaily.com

Advertisement

Saat mendengar suara atau bunyi, telinga kita akan meneruskannya ke otak. Oleh otak, suara tadi akan “dibaca” sehingga timbullah apa yang namanya interpretasi suara. Kalau nggak ada otak, kita mungkin bisa mendengar suara “krik…krik” tapi nggak bakal tahu kalau itu suara jangkrik. Nah, ternyata, otak manusia pun punya cara berbeda-beda dalam membaca “pesan” dari bebunyian yang didengar telinga. Seorang ahli bahasa, Gretchen McCulloch, dilansir The Ringer, menyebut kondisi ini dengan istilah “Audio Illusion”.

Selain itu, otak juga akan “membaca” suara dari apa yang kita lihat. Misalnya sebelum mendengar rekaman Yanny Laurel, kita udah sering membaca salah satu dari dua kata itu, ya yang terdengar otomatis kata yang sering dibaca tadi. Begitu pun menurut audiologis, Douglas Beck, dikutip NatGeo, yang mengatakan kalau ada banyak faktor yang memengaruhi orang dalam memaknai sebuah suara, mulai dari memori di otak, ekspektasi, kemampuan bahasa, kemampuan kognitif, pendengaran, keterampilan musik, perhatian, dan lain-lain. Inilah alasan kenapa meski rekamannya sama, orang jadi punya pendapat beda-beda.

Coba lihat video satu ini, pasti kalian akan mendengar kata berdasarkan benda apa yang kalian lihat.

Sebelum viral kayak sekarang, ternyata rekaman audio ini pertama kali diunggah situs Reddit, yang mana kata sebenarnya memang “Laurel”!

Katanya sih yang benar itu Laurel via www.thehollywoodgossip.com

Sebelumnya, mari ucapkan selamat dulu kepada #TeamLaurel karena kalian benar! Dilansir The Ringer, klip audio itu pertama kali diunggah Reddit tanggal 12 Mei kemarin. Dan memang bunyinya sebenarnya adalah “Laurel” bukan “Yanny”.

Brad Story dari University of Arizona’s Speech Acoustics and Physiology Lab, seperti dikutip dari NatGeo, mencoba ‘membedah’ rekaman tersebut. Menurutnya kenapa klip itu bisa membingungkan, karena sebenarnya ada kelompok frekuensi yang dihasilkan oleh bentuk tenggorokan dan mulut manusia. Tiga frekuensi terendah digunakan untuk mengodekan bahasa sebagai gelombang suara. Frekuensi ketiga membedakan antara l dan r. Frekuensi ini tinggi untuk l, seperti pada awal dan akhir “laurel”, dan rendah untuk r, seperti di tengah “laurel”. Jadi cukup jelas kan kenapa yang benar Laurel~

Lucu sih ya, sebuah pertanyaan sederhana bisa mencuri perhatian khalayak di internet begitu besarnya. Orang berlomba-lomba memaparkan apa yang ia dengar dan berdebat sama orang lain yang mendengar kata berbeda dari dia. Semoga aja nggak sampai bikin geng pertemanan kalian hancur beneran deh ya… Hahaha!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya