Secara logika, pasien yang sedang dalam kondisi koma memang mustahil hamil apalagi sampai melahirkan. Gimana coba ceritanya bayi bisa tumbuh dalam tubuh wanita yang tidak sadar dan cuma berbaring sepanjang hari? Belum lagi proses melahirkan yang biasanya “heboh” dan butuh tenaga penuh dari ibu biar si bayi bisa keluar, rasanya kok tidak mungkin pasien koma bisa benar-benar melahirkan bayi.

Tapi faktanya, peristiwa di atas betul-betul terjadi di dunia nyata lo Guys. Seorang pasien wanita berusia 29 tahun di Arizona, Amerika Serikat, diketahui melahirkan bayi laki-laki sehat. Padahal ia sedang dalam kondisi koma 14 tahun! Dan yang lebih mengejutkan, pihak rumah sakit yang merawatnya, bisa-bisanya tidak tahu kalau pasien itu telah hamil. Buat kamu yang penasaran gimana kasus ini terjadi, yuk, simak rangkuman Hipwee News & Feature.

Pasien di AS baru saja melahirkan bayi, padahal ia sedang dalam kondisi koma 14 tahun. Yang lebih mengejutkan, bayi laki-laki yang dilahirkan dalam kondisi sehat lo!

Bayi laki-laki lahir dari rahim pasien koma via extra.ie

Advertisement

Peristiwa langka baru saja terjadi di Arizona, AS. Pasien koma 14 tahun yang dirawat di Hacienda HealthCare, melahirkan bayi laki-laki sehat pada 29 Desember kemarin. Sebelumnya, wanita 29 tahun ini memang diberitakan koma, tapi seperti dikutip CNN, ia sebenarnya berada dalam kondisi ‘vegetative state’ — kondisi dimana pasien mengalami gangguan di otak sehingga tidak bisa merespon kondisi di sekitarnya dan cuma bisa berbaring. Meski begitu, ia biasanya tetap bisa mendengar, melihat, dan merasakan. Kadang matanya juga masih bisa terbuka.

Polisi menduga ada pelecehan seksual yang dilakukan oknum rumah sakit tempatnya dirawat. Sekarang kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Ngeri sih, apalagi katanya pihak RS tidak tahu pasiennya hamil

Klinik tempat pasien koma itu dirawat via ktar.com

Kabarnya, pasien itu merupakan korban pelecehan seksual. Pelakunya masih belum terungkap. Saat ini pihak kepolisian setempat juga masih mendalaminya. Tapi dugaan mengarah kuat pada oknum yang bekerja di klinik tempat wanita itu dirawat. Malah polisi katanya juga sampai melakukan tes DNA pada semua pekerja pria di sana lo! Tapi cara ini masih menemui kebuntuan, saking banyaknya jumlah yang dites. Jadi penyelidikan masih terus berlangsung.

Pihak keluarga mengaku shock dan trauma dengan kejadian ini. Kepercayaannya terhadap RS itu sudah memudar. Soalnya memang aneh sih, kok bisa pihak RS tidak tahu kalau pasiennya hamil. Padahal mestinya mereka selalu mengecek kondisi pasien secara berkala. Karena kasus ini, dikutip dari Kompas, Kepala Eksekutif Klinik Hacienda HealthCare, Bill Timmons sampai mengundurkan diri.

Secara medis, kehamilan mungkin saja terjadi pada wanita yang sedang koma. Selama jantungnya berdetak dan aliran darah lancar, bayi tetap bisa mendapat nutrisi dan tumbuh dalam rahimnya

Secara medis masih mungkin terjadi via www.scarymommy.com

Advertisement

Meski termasuk kasus yang jarang –di Amerika cuma ada 8 kasus serupa yang terjadi sejak 1977– tapi kejadian ini mungkin saja menjadi nyata. Menurut Dr. Peter Chew dilansir The Asian Parent, secara medis, selama jantung si pasien terus berdetak, tekanan dan aliran darahnya normal, serta asupan nutrisinya terpenuhi lewat cairan, janin dalam rahim masih bisa menerima nutrisi itu dari ibunya dan berkembang dengan baik.

Tapi kata Dr. Deborah Feldman, dikutip CNN, proses melahirkan tetap akan sulit kalau pasien tidak berdaya, tidak punya kemampuan mendorong bayinya keluar seperti kelahiran pada umumnya. Sedangkan operasi sesar kadang justru berisiko dilakukan pada orang yang koma karena bisa memicu infeksi parah. Kalau ada kasus ini, biasanya pihak medis bakal mengandalkan obat yang bisa memicu kontraksi lebih hebat, jadi tanpa mengejan, bayi bisa keluar dengan sendirinya. Dokter juga akan membantunya pakai semacam alat vakum gitu.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya