Sebagai orang awam yang nggak bergelut di bidang teknologi, kabar soal rencana pembangunan kota pintar bisa bikin kita melongo. Bukan karena biaya pembangunannya yang memakan dana triliunan Rupiah, tapi lebih ke karena fasilitas-fasilitas modern yang banyak digembar-gemborkan dan siap dinikmati penduduknya kelak. Berbagai fasilitas itu akan banyak berbasis teknologi.

Di Indonesia, mega proyek kota modern yang disebut Meikarta baru-baru ini banyak menyita perhatian publik. Lippo Group, selaku pengembang proyek ini nggak tanggung-tanggung dalam menggelontorkan dana membangun kota yang katanya bakal jadi pusat industri baru ini. Sedangkan di luar negeri, Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia, kabarnya akan membangun kota pintar di gurun sahara! Kalau kamu penasaran, Hipwee News & Feature sudah merangkum sederet kota pintar yang sedang tahap pembangunan. Simak yuk biar tahu seperti apa sih yang mereka maksud dengan ‘kota modern’ buat masa depan!

Mari bahas yang lokal dulu. Kota Meikarta di Cikarang ‘menjual’ berbagai fasilitas modern supaya orang tertarik pindah ke sana

Rencana pembangunan Meikarta via posbekasi.com

Advertisement

Hingar bingar Meikarta sudah kita dengar sejak berbulan-bulan lalu. Iklan penjualan apartemennya banyak menghiasi media. Lippo Group selaku pengembang, berencana membangun kota modern yang dipenuhi berbagai fasilitas kelas atas, mulai dari hunian bertaraf internasional, pusat pendidikan, kebugaran, kesehatan, hingga hiburan. Bahkan Lippo juga berencana mendirikan Silicon Valley, layaknya di AS. Silicon Valley sendiri adalah pusat industri teknologi berdiri. Kalau di AS, Silicon Valley jadi markasnya Google, Facebook, hingga Youtube.

Yang lebih mencengangkan lagi, katanya sih sistem transportasi di Meikarta akan jauh lebih modern dibanding kota-kota konvensional. Untuk transportasi internal akan dibangun APM (Automated People Mover) yang menghubungkan semua titik kota. Penduduk akan lebih mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Jalur jalan akan dibuat bertingkat sehingga akan mengurangi kemacetan. Jalan bagi kendaraan dan pejalan kaki juga akan dibuat terpisah, jadi akan lebih aman dan mudah pengaturannya. Antar gedung akan dihubungkan dengan jembatan-jembatan, layaknya di film-film.

Tertarik? Tunggu dulu sampai kamu tahu fasilitas yang ditawarkan kota-kota pintar lain di luar negeri.

Bill Gates, penyandang gelar orang terkaya sedunia berencana membangun kota pintar di sahara Arizona

Proyek kota pintar Bill Gates via theviralinfo.com

Advertisement

Apa yang ada di benakmu ketika kamu akan pindah ke kota yang punya kendaraan tanpa sopir, jaringan digital berkecepatan tinggi, dan penuh dengan fasilitas otomatis yang berbasis teknologi? Pasti akan menyenangkan ya. Kota itulah yang akan dikembangkan Bill Gates. Tak tanggung-tanggung, biaya yang akan dikeluarkan kira-kira 80 juta dolar AS! Arizona sendiri sudah dikenal sebagai negara bagian yang ramah teknologi. Beberapa perusahaan besar yang bergerak di industri kendaraan swakemudi seperti Waymo, Uber, dan Intel, sudah sering melakukan uji coba inovasi mereka di sana.

Kota terapung di atas Samudera Pasifik dikabarkan akan rampung pada 2020 mendatang. Ada yang mau pindah ke sana?

Kota terapung via www.boredpanda.com

Awal tahun 2017 lalu, pemerintah Polinesia Perancis telah menandatangani perjanjian pendirian kota di atas laut dengan Seasteading Institute, perusahaan non-profit yang berbasis di San Fransisco, AS. Kota terapung ini dibangun guna mengatasi masalah keterbatasan lahan untuk tempat tinggal. Tapi tujuan utamanya kabarnya sih untuk membebaskan kemanusiaan dari sistem politik dan atura-aturan yang membatasi. Di kota terapung ini penduduknya akan menikmati berbagai fasilitas layaknya di darat, mulai dari hotel, rumah, kantor, sampai restoran.

Google seolah tak mau kalah. Perusahaan teknologi raksasa itu berencana membuat kota yang penuh dengan robot di wilayah tepi laut Toronto

Wilayah tepi laut Toronto via betakit.com

Teknologi akan jadi ‘kiblat’ di kota pintar ini. Semua servis yang disediakan akan berbasis teknologi. Transportasi, infrastruktur, dan lainnya akan menggunakan data sebagai komponen penggunaannya. Bayangkan dengan scan wajah atau sidik jari, kamu bakal bisa menikmati berbagai fasilitas di sana. Uang atau kartu mungkin sudah tak akan digunakan lagi. Belum lagi robot-robot yang melayani setiap aktivitasmu. Rencana itu bakal digarap dengan menggelontorkan dana lebih dari 62 juta dolar AS.

Kembali lagi ke Asia. Korsel ternyata bakal punya kota khusus buat mobil tanpa sopir lho!

Rancangan track di K-City via www.hipwee.com

K-City, adalah nama kotanya. Beberapa waktu lalu pemerintah Korsel mengumumkan kalau mereka akan mendirikan kota yang khusus didesain untuk tes kemudi kendaraan yang bisa menyetir sendiri. Bukan cuma seruas-dua ruas jalan tapi satu kota! Pembuatan kota ini tujuannya untuk jadi tempat simulasi uji kelayakan self-driving car. Setiap sudut kota akan dilengkapi dengan sensor untuk mendeteksi kerusakan atau kekurangan di tiap mobil pintar yang diproduksi.

Wah, kalau lihat kota modern yang digadang-gadang Indonesia rasanya belum apa-apa kalau dibandingkan dengan kota-kota pintar di luar negeri ya? Tapi ya, selama bisa membuat Indonesia naik satu tingkat, rasanya sih pembangunan itu patut didukung. Kalau menurutmu gimana nih?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya