Sebenarnya sudah banyak sekali kita mendengar, melihat, atau membaca kisah orang-orang sukses yang bisa meraup keuntungan miliaran bahkan triliunan setelah ‘bersakit-sakit’ dahulu di masa mudanya. Terlepas dari perbedaan definisi sukses menurut setiap orang, tapi cerita tentang keberhasilan orang-orang tersebut tentu bisa jadi motivasi tersendiri bagi banyak orang untuk menggapai mimpi-mimpinya. Salah satu orang sukses yang kisah hidupnya banyak menginspirasi orang lain dan diceritakan dalam puluhan judul buku adalah Bill Gates. Namanya selalu melekat pada titel ‘orang terkaya di dunia’.

Bos Microsoft ini tidak pernah absen dan selalu mendominasi daftar orang terkaya di seluruh dunia sejak tahun 1987. Berdasarkan kalkulasi CNBC dan data Bloomberg Billionaires Index yang dilansir Liputan 6, nilai kekayaan Gates saat ini mencapai US$88,5 miliar atau sekitar Rp1.195,9 triliun! Tapi beberapa hari lalu posisi teratasnya sebagai orang kaya nomor 1 ini harus merosot ke nomor 2 setelah dikalahkan pemilik Amazon, Jeff Bezos! Simak deh ulasan selengkapnya bareng Hipwee News & Feature berikut ini.

Nama Jeff Bezos memang nggak sepopuler Bill Gates, tapi ‘prestasi’nya dalam membangun bisnis online shopping terbesar di dunia jelas nggak bisa dianggap remeh

Jeff Bezos vs Bill Gates via www.thezimbabwemail.com

Advertisement

Jeffrey Preston Bezos, saat ini tercatat sebagai orang terkaya nomor 1 di dunia setelah mengalahkan Bill Gates yang sejak 7 tahun terakhir tak ada yang mengalahkan. Bezos mampu naik ke peringkat satu setelah saham Amazon melambung menjadi US$90 miliar atau setara Rp1.200 triliun! Berdasarkan keterangan Forbes yang dilansir CNN, pria yang lahir 1964 silam ini menjadi orang keenam yang menyandang gelar terkaya sejak 30 tahun terakhir.

Di Indonesia sendiri, nama Amazon memang nggak sepopuler Tokopedia, Bukalapak, atau situs-situs e-commerce lainnya. Tapi jangan salah, Amazon termasuk perusahaan berbasis internet yang pertumbuhannya terbilang agresif lho. Amazon juga telah banyak melakukan ekspansi ke berbagai bisnis berbeda. Nggak heran kalau kini pendiri sekaligus CEO-nya itu bisa jadi orang terkaya!

Sekitar bulan Juli lalu, Bezos juga sebenarnya pernah menyalip Gates dan menjadi orang terkaya nomor 1 di dunia. Tapi sayang, ranking itu ternyata hanya bertahan beberapa jam

Sempat menyalip Gates tapi cuma beberapa jam via gineersnow.com

Sebenarnya bulan Juli lalu, Bezos sempat dikabarkan menyundul Gates di tangga ranking orang-orang terkaya dunia. Naiknya peringkat ini disebabkan oleh kenaikan harga saham Amazon yang saat itu menanjak sejak mengakuisisi sebuah perusahaan makanan besar di AS. Tapi sayang, gelar Bezos itu hanya berlangsung sementara, bahkan nggak sampai sehari. Beberapa jam setelah kenaikan, harga saham Amazon justru turun. Ini menyebabkan nilai kekayaan Bezos kembali berada di belakang Bill Gates.

Tapi kalau melihat peningkatan bisnis Amazon memang gila sih. Padahal awalnya ia cuma menjual buku lewat situs online-nya itu

Awalnya cuma fokus jualan buku via www.theverge.com

Advertisement

Bezos yang terlahir dari keluarga berada, sudah terbiasa membantu kakeknya bekerja di peternakannya sendiri. Sejak kecil Bezos sudah menunjukkan ketertarikan di bidang mekanik. Saat SMA, ia jatuh cinta pada komputer. Ini yang membawa dirinya berkuliah di Princeton University dan lulus dengan menyandang gelar ilmu komputer dan teknik listrik. Setelah sempat bekerja di beberapa perusahaan dan menduduki posisi penting, Bezos kemudian melihat peluang bisnis saat internet mulai dikenal masyarakat. Ia membuat situs belanja buku online yang diberi nama Amazon dan dikenal hingga sekarang.

Setelah mengakuisisi beberapa perusahaan besar, bisnis Amazon berkembang ke segala arah. Bahkan kini kamu bisa beli rumah langsung dari situs Amazon

Rumah yang bisa kamu beli online dan bisa dikirim langsung ke mana aja! Hanya di Amazon… via www.amazon.com

Tak hanya puas bergelut di dunia jual beli buku, Amazon terus melakukan ekspansi di sektor-sektor bisnis yang beberapa di antaranya membuat terkejut. Mulai dari bisnis penjualan peralatan rumah tangga dan barang elektronik, layanan pengiriman barang online di Singapura yang diberi nama Prime Now, membeli The Washington Post yang hampir bangkrut 2013 lalu, hingga mengakuisisi Whole Foods Market Inc. senilai US$13,7 miliar. Tak hanya berbasis online, Amazon juga mulai memperluas bisnisnya di ritel-ritel fisik. Bahkan dari kabar yang beredar, dalam waktu dekat Amazon akan mencoba peruntungan di bidang properti lho! Gila ‘kan?!

Di usianya yang masih 50 tahun, Bezos sudah mengenyam asam garam kehidupan terutama yang terkait dengan bisnisnya. Kesuksesannya kali ini bukan datang begitu saja. Puluhan bahkan ratusan masalah mungkin saja sudah pernah dihadapinya. Orang sekarang kadang tuh cuma mau yang instan-instan aja. Melihat pencapaian si A, pengen. Melihat prestasi si B, juga berasa latah. Padahal mereka nggak tahu apa saja yang sudah dilakukan A atau B di masa lalu sehingga mereka bisa berhasil. Ya ingat aja sih, kalau setiap usaha nggak bakal mengkhianati hasil. Asal bersungguh-sungguh lho ya~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya