Kumpulan Poster Digital yang Turut Mengawal Aksi #GejayanMemanggil. Isinya Beragam Tuntutan Publik

Poster Gejayan memanggil

Tagar #GejayanMemanggil masih terus jadi trending di media sosial Twitter. Tagar tersebut jadi tajuk aksi massa yang berlangsung hari ini, 23 September di Jalan Gejayan, Yogyakarta. Kelompok yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Bergerak mengajak seluruh elemen masyarakat Yogyakarta termasuk mahasiswa, untuk turun ke jalan menyuarakan aspirasinya menolak rentetan undang-undang ngawur yang belakangan ini jadi sorotan.

Advertisement

Sejalan dengan gaung-gaung ajakan tersebut, beredar pula poster-poster digital yang turut mengawal aksi #GejayanMemanggil. Poster-poster tersebut lahir dari keresahan publik atas keputusan irasional petinggi-petinggi negeri dan berbagai masalah sosial yang rasanya terus menghampiri. Berikut ini Hipwee sudah mengumpulkan poster-poster digital #GejayanMemanggil yang dilansir dari akun Twitter @panjipnjk. Mari simak bersama!

1. Sebelumnya beredar kabar kalau aksi #GejayanMemanggil itu merupakan bikinan kelompok pro khilafah. Namun rumor itu tidaklah benar. Poster ini jawabannya

Aksi ini murni dimotori cluster mahasiswa via twitter.com

Sampai ada lo yang membuktikan kalau gerakan #GejayanMemanggil ini memang sama sekali nggak ada hubungannya sama perkhilafahan di Indonesia, data-datanya sudah diunggah di Twitter oleh akun @ismailfahmi.

2. Aksi damai #GejayanMemanggil berangkat dari isu politik maupun sosial yang beberapa waktu belakangan ini jadi sorotan publik. Di antaranya soal UU KPK, bencana kabut asap, penindasan Papua, dan lain-lain

Isu-isu yang mendorong aksi massa di Yogyakarta via twitter.com

Advertisement

3. Yang masih hangat dibicarakan ya soal RKUHP ngawur itu. Meski pengesahannya sudah ditunda, selama belum ada kabar pasal-pasal ngasalnya dibatalkan, rakyat tetap belum puas

RKUHP berpotensi memidana banyak orang via twitter.com

4. Selain soal pasal-pasal RKUHP, isu kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan juga dianggap jadi bukti kalau pemerintah kurang serius bekerja

Selama ini identitas perusahaan pembakar hutan jarang ada yang terkuak ke publik. Padahal merekalah yang bikin ribuan warga menderita hidup di tengah kepungan asap via twitter.com

5. Polemik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual juga masih mengambang. Pemerintah belum mau mengesahkan di tengah pro kontranya

UU ini dibutuhkan mereka yang kerap jadi korban pelecehan via twitter.com

6. Aliansi Rakyat Bergerak membuat rangkuman isu yang memicu penolakannya, mulai dari RKUHP sampai pembakaran hutan

Advertisement

Isu-isu yang ditolak #1 via twitter.com

Isu-isu yang ditolak #2 via twitter.com

7. Aksi massa ini meminta publik waspada dengan politisi-politisi nakal di kursi pemerintahan, yang mungkin punya maksud terselubung di balik pasal-pasal ngasal yang beredar selama ini

#SemuaBisaKena via twitter.com

8. Berbagai masalah di atas terjadi hampir dalam waktu bersamaan, membuat rakyat enggan lagi menaruh kepercayaan pada pemerintah

Aksi ini menyatakan mosi tidak percaya via twitter.com

9. Ada juga yang bikin plesetan singkatan DPR, bukan lagi Dewan Perwakilan Rakyat tapi jadi Dewan Penipu Rakyat

Singkatan plesetan DPR via twitter.com

Aksi #GejayanMemanggil sepintas mengingatkan kita dengan aksi serupa yang terjadi tahun 1998 silam, di mana mahasiswa bergerak untuk menyuarakan ketidakpuasannya dengan pemerintahan Soeharto. Semoga aksi ini berlangsung damai, lancar, dan membuahkan hasil memuaskan ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE