Ini Alasan Kenapa Racun Identik dengan Warna Hijau. Ternyata Semua Bermula di Abad ke-18!

Racun berwarna hijau

Racun dalam film atau kartun seringkali identik dengan warna hijau. Salah satu contohnya seperti dalam film animasi Snow White, di mana ada satu adegan saat penyihir membuat cairan yang berwarna hijau untuk meracuni si Putri Salju. Sama halnya kayak adegan di film kartun Lion King, saat Scar menakut-nakuti Simba. Waktu itu Scar juga dikelilingi semacam gas berbahaya yang berwarna hijau. Nggak hanya dalam film atau kartun, dalam laboratorium kimia kita juga sering menjumpai racun yang ditandai dengan warna hijau.

Advertisement

Sebenarnya, kalian tahu nggak sih, dari mana munculnya warna hijau yang jadi warna bagi racun? Apa warna hijau ini random aja gitu dipakai buat menandai suatu cairan, gas, atau zat yang isinya racun? Nah, buat kamu yang penasaran sama alasannya, yuk cari tahu sejarah dan asal muasalnya di bawah ini~

Warna hijau pada racun berawal dari penemuan pertama kali pewarna hijau pada abad ke-18 saat puncak revolusi industri

Racun berwarna hijau via www.grunge.com

Dalam film dan buku, racun digambarkan berwarna hijau. Tapi nggak banyak yang tahu dari mana warna hijau ini berasal. Nah, ternyata warna hijau pada racun ini berawal dari puncak revolusi industri pada abad ke-18 saat pertama kali ditemukan pewarna hijau. Saat itu orang-orang sudah bosan dengan warna-warna kelabu dan menginginkan warna yang lebih cerah.

Akhirnya seorang ilmuan asal Swedia bernama Carl Wilhelm Scheele menemukan senyawa hijau terang dengan mencampurkan natrium arsenit dengan tembaga sulfat. Hasil dari penemuan itu diberi nama Scheele atau sekarang kita kenal sebagai Green Scheele.

Advertisement

Selain Green Scheele terdapat pewarna hijau lain bernama Paris Green yang banyak disukai dan digunakan untuk mewarnai gaun, furnitur, cat lukisan dan tembok

Paris Green via calebandlindapirtle.com

Selain Green Scheele ada juga pewarna hijau lain yang bernama Paris Green. Berbeda dengan penemuan sebelumnya, pewarna Paris Green dibuat dengan bahan dasar tembaga astetat dan arsenik trioksida. Pewarna Paris Green ini umumnya digunakan untuk mewarnai gaun, furnitur, cat untuk lukisan dan tembok.

Ternyata, usut punya usut, salah satu bahan baku warna Paris Green yang bernama arsenik adalah senyawa berbahaya yang beracun. Kala itu arsenik sering digunakan oleh orang-orang untuk pemutih kulit, mengobati kanker sampai meracuni lawan politik.

Pewarna hijau ini menyebabkan banyak kematian hewan seperti kucing dan tikus di kota Paris. Bahkan banyak orang yang pingsan saat memakai produk yang menggunakan pewarna hijau ini!

Advertisement

Arsenik via www.amazon.com

Seperti yang sudah dijelaskan, arsenik adalah senyawa yang beracun. Meski pewarna hijau ini begitu digandrungi oleh masyarakat, nyatanya malah menyebabkan malapetaka. Saat itu di kota Paris banyak tikus dan kucing yang mati setelah limbah pewarna hijau ini dibuang ke selokan.

Bahkan banyak perempuan yang jatuh pingsan karena sesak nafas setelah menggunakan gaun berwarna hijau dalam waktu yang lama. Anak-anak kecil pun mengalami hal serupa saat bermain di tempat-tempat yang memiliki cat atau wallpaper berwarna hijau. Karena banyak menyebabkan kematian dan penyakit, akhirnya warna hijau ini diidentikkan dengan warna racun.

Wah, ternyata begitu ya alasannya. Lumayan mengerikan sih, nggak bayangi dulu banyak yang pingsan cuma gara-gara warna hijau yang dibuah dari bahan berbahaya! Semoga saja informasi ini bisa menambah pengetahuan kamu ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

An amateur writer.

CLOSE