Menguak Misteri Rumah Gurita, Begini Ceritanya!

Kamis mistis kembali membawakan cerita misteri untukmu. Kali ini cerita datang dari dua orang pemuda yang mencoba mencari kebenaran rumor mistis tentang salah satu rumah yang dianggap urban lengend di Bandung, yakni Rumah Gurita. Demi kenyamanan, nama narasumber sengaja disamarkan dan alamat lokasi nggak digambarkan dengan detail, tapi cerita yang disampaikan riil.

Di sebuah kompleks perumahan di Bandung, terdapat suatu bangunan rumah yang cukup unik. Bangunan tersebut juga terlihat jelas di beberapa titik strategis di daerah Pasteur. Sekilas, bangunan tiga lantai bercat putih kusam tersebut memang layaknya rumah megah biasa, hanya saja ada patung gurita yang cukup besar di salah satu sudut atasnya.

Berbekal rasa penasaran karena cerita misteri yang didapat dari forum diskusi online, Angga akhirnya memberanikan diri untuk mencari keberadaan rumah misterius yang disebut dengan Rumah Gurita. Nggak hanya Angga, seorang pemuda lain, sebut saja Roni, juga  berhasil mendatangi Rumah Gurita dan menemukan fakta di balik misteri yang banyak diperbincangkan.

Sekitar tahun 2010 banyak sekali kabar beredar tentang betapa seram dan misteriusnya Rumah ini, mulai dari dijadikan rumah judi, gereja setan, tempat pemujaan iblis, hingga tempat berkumpulnya sekte sesat. Hal itu memang nggak lepas dari keberadaan Rumah Gurita yang dinilai misterius karena sama sekali nggak terlihat gerbang atau pintu masuknya.

Apalagi, sempat ada sebuah film layar lebar berjudul Rumah Gurita yang diklaim mengangkat kisah nyata dan seolah-olah menggambarkan kondisi Rumah Gurita yang sebenarnya. Dalam film tersebut digambarkan bahwa Rumah Gurita dihuni berbagai jenis jin dan iblis yang selalu minta sesaji.

Namun, perjalanan Angga dan Roni telah menemukan titik terang. Perjalanan mereka mampu menjawab rasa penasaran akan misteri rumor angker Rumah Gurita yang hingga saat ini masih mengundang rasa penasaran banyak pihak.

ADVERTISEMENTS

Rumah Gurita awal mula ramai diperbincangkan melalui sebuah forum diskusi online

Perjalanan Angga dan Roni sebenarnya hanya untuk menjawab rasa penasaran mereka sendiri karena cerita misteri Rumah Gurita ramai dibicarakan sekitar tahun 2010-2011. Keberadaan Rumah Gurita yang sekilas terlihat misterius tampaknya mengundang banyak rasa penasaran warganet.

Saat itu beredar cerita bahwa Rumah Gurita merupakan tempat perjudian karena ada yang melihat salah satu bagian kacanya yang bergambar kartu remi. Ada pula cerita misteri lain yang katanya Rumah ini merupakan gereja setan karena terdapat patung khas umat kristiani, tapi terkesan misterius. Bahkan, sampai ada cerita soal Rumah Gurita yang merupakan tempat pemujaan iblis hingga sekte sesat karena lokasinya yang cukup tersembunyi.

Banyak warganet yang saling menimpali hingga menimbulkan berbagai macam cerita dan membuat banyak orang menganggap Rumah Gurita sangat angker dan menyeramkan. Apalagi, sebelum Angga dan Roni, banyak yang mencoba mendatangi lokasi Rumah Gurita, tapi nggak bisa menemukan jalan atau pintu utamanya. Inilah yang membuat dua pemuda ini mencoba mengunjungi Rumah Gurita sendiri.

ADVERTISEMENTS

Berkat bantuan dan penjelasan warga, Angga berhasil sampai di halaman Rumah Gurita

Cerita Rumah Gurita

Rumah Gurita tampak dikeliling rumah-rumah | Dok, pribadi

Cerita Angga dimulai ketika ia bersama beberapa temannya mendatangi kompleks perumahan yang menurut informasi dari internet merupakan lokasi Rumah Gurita. Sejak memasuki kompleks memang nggak ada hal aneh yang membuat kesan seram, semua normal seperti perumahan pada umumnya.

Perjalanan Angga menyusuri gang perumahan terhenti ketika ia mencoba memastikan keberadaan Rumah Gurita pada warga yang melintas. Ternyata, saat itu Angga berada tepat di sebelah Rumah Gurita. Menurutnya, dari jarak dekat memang patung gurita tersebut nggak terlihat karena tertutup rumah-rumah di sekitarnya.

Jadi, cukup masuk akal jika banyak yang mencoba datang tapi nggak berhasil menemukan keberadaan Rumah Gurita.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan