Sejumlah Akun Twitter Centang Biru di Amerika Serikat Terkena Serangan Hacker. Kok Bisa Ya?

Serangan hacker di Twitter

Dari waktu ke waktu, kejahatan cyber alias dunia maya memang tak pernah ada habisnya. Modusnya pun bermacam-macam, mulai dari yang biasa kita temukan hingga pakai cara-cara yang tak pernah kita bayangkan sebelumnya. Seperti yang baru-baru ini terjadi dan sempat menghebohkan berbagai media sosial, khususnya Twitter. Diberitakan oleh BBC, sejumlah akun orang penting Amerika Serikat yang telah terverifikasi baru saja menjadi sasaran peretasan para hacker.

Advertisement

Kejadian ini tentu membuat heboh semua penghuni salah satu media sosial terbesar dan paling banyak digunakan oleh masyarakat dari berbagai negara ini. Apalagi yang menjadi sasaran peretasan adalah orang-orang berpengaruh dengan tingkat dan sistem keamanan yang sudah jelas jauh berada di atas warganet biasanya. Nggak main-main, peretasan tersebut juga berniat hendak merugikan banyak pihak lo!

Mulai dari Bill gates hingga Kanye West, hampir semua menjadi korban peretasan hacker dengan pola yang sama dan terstruktur

Barrack Obama menjadi salah satu korban via www.bbc.com

Bukan orang-orang bisasa, melainkan para figur publik, orang-orang penting, dan tentunya juga berpengaruh yang menjadi sasaran para hacker nakal tersebut. Di antaranya adalah Bill Gates, Elon Musk, mantan presiden Amerika Barrack Obama, Joe Biden hingga Kanye West tak luput dari target hacker. Selain itu, ada juga akun milik Apple, Uber, Jeff Bezos, hingga selebritas ternama dan tokoh-tokoh penting lainnya yang juga merasakan hal yang sama.

Hampir semua dari akun Twitter yang terkena sasaran hacker tersebut rata-rata adalah akun yang telah memiliki centang biru alias terverifikasi. Artinya, mereka yang menjadi korban adalah orang-orang besar dan tentunya terkenal. Jadi kepikiran nggak sih jika tokoh sekelas mereka aja bisa terkena sasaran hacker, gimana nasib orang-orang biasa seperti kita ini ya?

Advertisement

Tak main-main, modus dari peretasan ini adalah dengan meminta para warganet untuk mengirimkan Bitcoin dan berjanji akan menggandakannya

Akun Twitter Bill Gates via www.liputan6.com

Seperti yang kita tahu, Bitcoin adalah salah satu uang elektronik yang ramai digunakan oleh masyarakat pegiat internet sejak tahun 2009 lalu. Dari waktu ke waktu, selalu ada orang-orang yang masih awam tentang seluk beluk mata uang yang satu ini. Makanya nggak heran jika para hacker berniat untuk menyasar para korban lainnya melalui akun-akun orang yang dirasa dapat dipercaya publik. Modusnya pun semuanya hampir sama, para figur publik yang akun Twitternya telah berhasil diretas ini masing-masing akan menuliskan cuitan dan memancing agar para pengikutnya mengirimkan Bitcoin kepada mereka dalam rangka bantuan Covid yang akan disalurkan kepada yang membutuhkan. Sebagai timbal baliknya, para hacker memberikan tawaran bakal menggandakan Bitcoin yang telah berhasil dikirimkan. Benar-benar rapi banget!

Demi mencegah terjadinya tindak scamming ini lebih lanjut, pihak Twitter memutuskan untuk membatasi aktivitas akun-akun centang biru

Advertisement

Karena pelaku tindak penipuan ini menyerang akun-akun centang biru yang punya banyak pengikut, pihak Twitter meresponsnya dengan membatasi aktivitas akun-akun centang biru di Amerika Serikat. Akun-akun tersebut jadi tak bisa menuliskan cuitan dan tak bisa mereset password selama proses verifikasi dari pihak Twitter dilakukan. Menanggapi kejadian tersebut pihak Twitter secara responsif menginfokan bahwa memang telah terjadi peretasan pada beberapa akun orang penting. Untungnya, setelah beberapa waktu, proses verifikasi bisa dilakukan dan perlahan beberapa akun sudah mulai bisa diakses secara normal lagi.

Kejadian ini tentunya jadi pelajaran berharga bagi kita semua. Pertama, tak ada sistem yang tak bisa dibobol. Mau diklaim sebagus apapun sistem keamanan media sosial yang kita gunakan, pasti tetap ada celah bagi orang-orang tak bertanggung jawab yang hendak melakukan kejahatan. Kedua, jangan terburu-buru percaya sesuatu yang ada di media sosial. Mau yang ngetweet atau memposting hal tersebut adalah figur publik terkenal sekalipun, verifikasi info tetap wajib kita lakukan biar nggak kemakan scamming kayak kejadian ini. Hati-hati ya buat semuanya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE