Sambut Pendidikan di Era New Normal, BINUS Sudah Siap dengan Sistem Pembelajaran Daring

Sistem pembelajaran daring BINUS University

Sejak pandemi COVID-19 merebak, pola belajar mengajar terpaksa berlangsung secara daring. Peserta didik dari jenjang sekolah pertama hingga perguruan tinggi mau nggak mau harus mulai beradaptasi dengan pola tersebut. Sebab, pembelajaran daring masih diutamakan meski Indonesia bersiap kepada new normal.

Advertisement

Jika kebanyakan perguruan tinggi cukup repot menerapkan pembelajaran daring karena sebelumnya bergantung pada interaksi tatap muka, beda dengan Universitas Bina Nusantara (BINUS) yang secara sistem dan insfrastruktur terbilang siap menerapkan metode tersebut. Hal ini karena mereka memang punya program penuh pembelajaran jarak jauh, dan program kuliah regulernya pun sebelum pandemi juga telah menerapkan 30% pembelajaran daring.

Perkuliahan dari rumah cukup mudah bagi BINUS yang sudah terbiasa dengan sistem daring

President of BINUS Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso (Foto: Tangkapan layar Zoom)

Meski perkuliahan reguler nggak bisa berjalan ideal karena memang materinya didesain untuk disampaikan langsung, President of BINUS Higher Education Stephen Wahyudi Santoso mengatakan implementasi pembelajaran dari rumah selama pandemi ini cukup mudah bagi mahasiswa dan dosen BINUS karena mereka sudah punya dukungan teknologi dengan sistem yang on cloud.

“Penerapan belajar daring ini bagi kita cukup mudah, karena dari segi sistem kita sudah siap dan sudah terbiasa,” kata Stephen dalam acara BINUS Online Meet & Greet with Journalists ‘Penyelenggaraan Pendidikan di Era New Normal’ via Zoom, Jumat (3/7/2020).

Advertisement

Adapun dalam prosesnya BINUS nggak melulu meminta mahasiswa untuk melakukan perkuliahan via video conference. Stephen mencontohkan, daripada meminta mahasiswa ujian selama dua jam melalui video conference yang seringkali membosankan, mereka memilih mengadakan ujian berbasis proyek yang malah efektif menciptakan iklim kolaboratif.

Untuk jangka panjang Stephen menyatakan masih percaya bahwa pembelajaran yang efektif itu harus dilakukan secara langsung. Jadi untuk new normal, ia mengatakan BINUS akan menerapkan kombinasi pembelajaran daring dan luring dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Kami masih sangat percaya bahwa interaksi di kampus dan di ruang kelas itu bagian penting dari pembelajaran. Kita melihat kombinasi pembelajaraan daring dan luring yang akan terjadi di new normal. Seperti apa kombinasinya, itu yang sedang kita siapkan,” papar Stephen.

Advertisement

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran harus tetap diimbangi pertemuan tatap muka

Rektor BINUS University, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M (Foto: dok. BINUS University) via binus.ac.id

Rektor BINUS University, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M, bersepakat kalau penggunaan teknologi dalam menyiasati situasi pembelajaran hari ini harus tetap diimbangi dengan interaksi tatap muka. Baginya, pola pendidikan itu nggak hanya pengajaran, melainkan juga pengembangan karakter dan peningkatan kualitas hidup yang akan lebih efektif jika dilakukan secara tatap muka. Maka dari itu, untuk menyambut new normal ia mengatakan BINUS berusaha mencari solusi agar pertemuan tatap muka bisa dilaksanakan dalam kerangka protokol kesehatan.

“Pola pendidikan itu kan bukan hanya pengajaran. Di BINUS kita juga memikirkan bagaimana pengembangan karakter dan quality of life. Menyambut new normal hal itu yang kita cari solusinya. Sementara kita boleh lah pakai teknologi. Tapi di sisi lain kita harus berusaha mencari cara agar pendidikan yang terjadi bukan pengajaran saja,” ucap Harjanto.

Penerapan pengembangan karakter mahasiswa masih terus dijalankan BINUS meski perkuliahan berlangsung daring. Harjanto menjelaskan hal tersebut dilakukan dengan memberikan beragam contoh kasus, kisah, dan berbagi cerita pada sesi perkuliahan, dengan harapan mampu menggerakkan sisi afektif mahasiswa. Untuk jangka panjang penerapan langsung, ia mengatakan masih mencari model-model yang efektif semisal mengimbau mahasiswa untuk mendaftar jadi relawan.

“Pendidikan karakter itu pendekatannya bukan materi. Kita membuat suasana dan sistem yang bisa mendukung prilaku baik di mahasiswa. Misalnya selama perkuliahan di rumah ini kita mengajak mahasiswa untuk menghargai karya orang lain. Mereka boleh mencontek tugas dari internet. Tapi akui bahwa itu buah kerja orang lain,” jelasnya.

BINUS punya website portal dan gugus tugas yang dengan ketat memantau kondisi kesehatan sivitas akademika

BINUS SIAGA COVID-19 (Gambar: dok. BINUS University) via binus.ac.id

Vice President of BINUS Higher Education, George Wijaya Hadipoespito menjelaskan kesiapan BINUS menyambut new normal salah satunya dengan membentuk gugus tugas Covid-19 di internal. Gugus tugas tersebut akan memantau dengan ketat kondisi kesehatan dosen, karyawan dan mahasiswa, serta menyikapi jika ada keluhan atau laporan dari mereka yang terindikasi terpapar COVID-19.

“Selain gugus tugas kita punya website portal bernama BINUS Siaga COVID-19. Di sana kita berkomunikasi dengan mahasiswa, dosen, karyawan, dan mahasiswa sejak pandemi merebak masif di Indonesia. Di portal itu kita juga berikan update terkait situasi kampus dan data tentang perkembangan kasus COVID-19 berdasar data publik yang bisa kita akses,” terang George.

Ia menambahkan selama pandemi ini mereka juga memerhatikan kondisi mental para karyawan dan mahasiswa yang tinggal sendiri atau yang nggak punya support system melalui berbagai agenda, salah duanya seperti acara daring doa bersama dan permainan virtual yang bisa menjaga interaksi segenap sivitas akademia BINUS.

Acara BINUS Online Meet and Greet with Journalists dengan bahasan ‘Penyelenggaraan Pendidikan di Era New Normal’ yang menghadirkan Rektor BINUS University, Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M, President of BINUS Higher Education, Stephen Wahyudi Santoso, dan Vice President of BINUS Higher Education, George Wijaya Hadipoespito ini merupakan satu bentuk dari rangkaian acara Perayaan Menuju 40 tahun BINUS Berkarya pada 2021 nanti.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

CLOSE