Teddy Hobbs, Bocah Jenius Bisa Baca di Usia 2 Tahun dan Punya IQ di Atas Rata-Rata

Bicara soal kecerdasan, biasanya diukur dengan Intelligence Quotient atau IQ, yakni ukuran kecerdasan relatif yang ditentukan oleh tes standar. Menurut The National Institute of Child Health and Human Development, 85% anak-anak dengan disabilitas intelektual biasanya memiliki IQ antara 55-70. Skor 100 dianggap masih dalam batas rata-rata.

Advertisement

Belum lama ini, diketahui ada seorang balita bernama Theodore Hobbs atau Teddy Hobbs, di usianya yang masih sangat muda memiliki kemampuan belajar dan IQ di atas rata-rata.  Karena kejeniusannya ini, Teddy Hobbs diterima menjadi anggota termuda dari Mensa Inggris, komunitas orang-orang yang memiliki IQ tinggi di dunia.

Lantas kebiasaan apa saja sih, yang dimiliki Teddy Hobbs ini, sampai memiliki kemampuan menakjubkan di usianya yang masih sangat muda ini?

Di usianya 3 tahun, kemampuan Teddy sama dengan anak usia 8 tahun

Melansir dari BBC, Teddy Hobbs memiliki nilai IQ 139 yang lebih tinggi 99,5% dari anak-anak seusianya. Di usianya itu, Teddy memiliki kemampuan yang sama seperti anak usia 8 tahun. Padahal, Teddy baru berencana untuk masuk sekolah resmi pada bulan September. Menurut Beth sang ibu, Teddy belum mengetahui bahwa dirinya jenius dan dibiarkan demikian untuk sementara waktu.

Advertisement

“Kami akan mempertahankannya selama mungkin. Dia sudah mulai tahu bahwa teman-temannya belum bisa membaca dan bertanya mengapa. Tapi penting bagi kami untuk membuatnya rendah hati,” kata Beth dikuti dari Wolipop (25/01/2023).

Awalnya sang ibu, Beth, mengaku hanya tahu sang putra berbicara sendiri selagi bermain dengan tabletnya. Tapi, setelah diperhatikan, ternyata dia sedang membaca nomor dengan bahasa China, Welsh, Prancis, Spanyol, Jerman, termasuk juga Mandarin.

Advertisement

“Dia sedang main tablet, kami menyediakan permainan seperti Thomas the Tank Engine dan dia duduk mengeluarkan suara. Aku hanya tidak sadar, dan aku bertanya itu apa. Dan dia bilang ‘Oh, Ibu, aku sedang berhitung dalam bahasa Mandarin’,” kata Beth dilansir dari BBC Radio 4 (25/01/2023).

Teddy nggak tertarik dengan gimdan hiburan televisi

Teddy yang dilahirkan setelah ibunya menjalani bayi tabung, dikatakan sudah bisa membaca setelah pandemi. Teddy nggak terlalu tertarik dengan gim dan hiburan di televisi. Mengutip dari BBC, Beth mengatakan bahwa putranya bisa membaca tepatnya pada usia 26 bulan atau 2 tahun lebih 2 bulan, hanya dari menonton acara anak-anak di televisi dan menirukan bunyi huruf.

“Teddy mulai menghafal huruf-huruf itu dan saat kembali masuk sekolah TK setelah lockdown Covid. Kami bilang ke gurunya bahwa Teddy sepertinya sudah belajar sendiri cara membaca. Kami mendapat telepon dari sekolah, ada seorang guru di sana yang sudah mengecek Teddy dan mengatakan ‘ya dia bisa membaca’,” kata Beth dilansir dari BBC (25/01/2023).

Meski mengaku tercengang saat melihat putra kecilnya itu melafalkan sesuatu sambil memainkan tablet, Beth berharap putranya bisa menikmati masa kecil seperti anak-anak sebayanya. Meski ia sudah memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Teddy memang jadi anak spesial dengan kecerdasan yang di milikinya. Namun, perlu selalu diingat ya SoHip, bahwa setiap anak memiliki kemampuan dan stimulus yang berbeda-beda. Jadi jangan sampai menjadi perbandingan, yang nantinya akan membuat seorang anak nggak percaya dengan kemampuan yang dimilikinya.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Bukan sekedar hobi, melainkan memberi arti~

Editor

Penikmat buku dan perjalanan

CLOSE