Bumi Manusia, sebuah novel roman karya Pramoedya Ananta Toer beberapa waktu yang lalau resmi diumumkan untuk difilmkan. Hanung Bramantyo adalah sutradara yang didapuk Falcon Pictures untuk menggarapnya. Nggak ketinggalan, Iqbaal Ramadhan dan Mawar Eva juga bakal berakting memeranan Minke dan Annelies. Meski mulanya banyak yang pro kontra dengan pemilihan pemainnya, namun Hanung Bramantyo sendiri optimis bahwa film Bumi Manusia nantinya akan mampu menyaingi film-film papan atas lainnya.

Sembari menunggu filmnya resmi tayang di bioskop kesayangan, Falcon Pictures selama ini juga membagikan keseruan proses syutingnya lo. Karena Bumi Manusia merupakan novel yang berlatar belakang di masa kolonial Belanda, sementara tokoh-tokohnya juga perlu dong berlatih bahasa Belanda dan menyesuaikan peran dan karakternya. Yuk, ikuti keseruan Iqbaal Ramadhan dan kawan-kawan dalam serunya penggarapan film Bumi Manusia yang bakal disajikan oleh Hipwee Hiburan berikut!

1. Pada Mei lalu, Falcon Pictures resmi mengumumkan daftar pemain yang terlibat dalam film Bumi Manusia. Iqbaal Ramadhan dan Mawar Eva bakal jadi pemeran utamanya

Konferensi pers pengenalan pemeran Bumi Manusia di Yogyakarta. via scontent-sit4-1.cdninstagram.com

2. Meski menuai kontroversi, namun Hanung optimis dengan casting yang dia lakukan. Apalagi Iqbaal Ramadhan lagi naik daun banget

Inne Febriyanti, Doni Damara, dan Ayu Laksmi juga terlibat jadi casting. via www.instagram.com

3. Proses pengambilan gambar film Bumi Manusia dilakukan di desa Gamplong, Yogyakarta. Tentunya set dan propertinya ala zaman penjajahan Belanda

Sutradara dan Produser film Bumi Manusia. via www.instagram.com

4. Workshop bahasa Belanda buat para pemainnya dilakukan sebelum proses pengambilan gambar berlangsung. Jadi tambah ilmu juga nih

Mawar Eva sebagai Annelies seorang gadis keturunan Belanda-Jawa. via www.instagram.com

5. Giorgino Abraham yang akan berperan sebagai kakak Annelies, Robert Mellema juga dapet workshop bahasa Belanda untuk melatih kemampuannya

Udah mirip Robert Mellema dalam fantasimu belum? via www.instagram.com

6. Nah, tentunya pemeran utama juga nggak boleh skip ikut workshop bahasa Belanda. Karena Minke digambarkan sebagai pribumi yang fasih bicara Belanda

Serius banget, Baal? via www.instagram.com

7. Selain penguasaan bahasa Belanda, cast film Bumi Manusia juga harus bisa berkuda. Terutama tokoh Minke dan Annelies yang akan sering berkuda dan keliling perkebunan

Pelan dan hati-hati dulu latihannya, Dek! via www.instagram.com

8. Bahkan latihan berkudanya juga nggak hanya sekali aja lho. Sampai bisa dan lancar ya, Bal~

Melatih keseimbangan. via www.instagram.com

9. Akhirnya Iqbaal bisa berkuda juga nih. Kalau sudah lancar begini tinggal persiapan reading skenario dan aktingnya

Udah bisa nih berkuda . . Workshop Berkuda for Film Bumi Manusia.

A post shared by Falcon Pictures (@falconpictures_) on

Advertisement

10. Pada tahapan ini, pemain film Bumi Manusia menjajal untuk beradu akting sebelum akhirnya benar-benar direkam. Memang, ya, jadi aktor itu nggak bisa setengah-setengah

Minke dan Martin Nijman. via www.instagram.com

11. Kalau kamu sudah baca novelnya, kamu pasti ngerti banget nih Minke dan Ayahnya sedang berdialog tentang apa di foto ini

Doni Damara sebagai ayah Minke. via www.instagram.com

12. Kalau ini adegan Minke dan ibunya. Kira-kira sudah dapet belum chemistry-nya?

Ayu Laksmi sebagai ibu Minke. via www.instagram.com

13. Ini dia, ketiga cowok pemeran Minke, Robert Mellema, dan Robert Suurhorf ketika sama-sama latihan beradu akting

Pribumi, campuran, dan Eropa totok. via scontent-sit4-1.cdninstagram.com

Keseruan proses syuting film Bumi Manusia ini memang bikin kita semakin nggak sabar menyaksikan aksi mereka di layar lebar. Proses yang kelihatannya nggak main-main dengan beberapa cast yang bisa jadi adalah idola kamu, semakin menambah semangat. Kita hanya perlu sabar dan menunggu hingga prosesnya selesai, menonton filmnya, lalu menyaksikannya dengan adil. Seperti kata Pramo dalam novel Bumi Manusia, “seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran.” Jangan lupa baca novelnya juga, ya, biar bisa menilai dengan objektif! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya