Belakangan ini kamu pasti menyadari betul jika pemberitaan terkait pemilihan Gubernur DKI Jakarta begitu ramai mewarnai berbagai laman berita. Kekalahan pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat atau yang kerap disapa dengan Pak Djarot memang mengundang pro dan kontra bagi warga DKI Jakarta. Namun, di balik itu semua, kantor Balaikota DKI Jakarta sontak ramai dikunjungi oleh banyak warga yang ingin bertemu dan mengucapkan perpisahan pada keduanya sejak hari perhitungan suara selesai.

Nggak hanya itu saja, rangkaian karangan bunga tersebut begitu ramai memenuhi pekarangan Balaikota, bahkan sampai mengisi trotoar jalanan di sepanjang jalan Merdeka Selatan. Isi karangan bunga itu juga begitu beragam. Ya, mereka mengirimkan bunga-bunga tersebut beserta dengan curahan hati yang merasakan kesedihan karena pasangan tersebut gagal menjabat lagi.

Advertisement

Untuk tahu seperti apa isi karangan bunga tersebut, yuk, mari langsung lihat bareng Hipwee di bawah ini!

1. “Dari kami yang patah hati ditinggal saat lagi sayang-sayangnya,”

2. “We love you and we will miss you,

TRIMS, PAK! via www.tweet247.net

3. Sederhana, tapi dalam maknanya

LUV! via seword.com

4. Kalian tak akan pernah tergantikan, katanya…

5. Yang dari gagal move on

(((gagal move on))) via twitter.com

6. Katanya, dia adalah pahlawan di hati kami 🙂

PAHLAWAN! via id.vltrends.com

7. Nggak ‘oke oce’ tapi jadi mantan terindah~

……….. via id.vltrends.com

8. Semoga hati pilunya segera sembuh, ya…

SEMANGAT YA, PAK! via id.vltrends.com

9. Nggak berdarah, tapi kok sakit, ya?

WE LOVE YOU! via www.tribunnews.com

10. Pokoknya jangan kasih kendor

Jangan kasih kendor! via www.antaranews.com

11. “Sehat selalu ya, Pak…”

Sehat selalu, Pak! via m.kumparan.com

12. Oke banget, bukan oke oce~

13. Buat Jakarta susah lupa!

(((SUSAH LUPA))) via www.instagram.com

14. Nah ini! Kami tanpamu bagai ambulan tanpa uwiw uwiw…

he he he via www.instagram.com

Itu dia sederet karangan bunga berisikan curahan hati sebagian warga Jakarta yang penuh mengisi halaman Balaikota sampai terpanjang di trotoar jalanan pula. Keberadaan rangkaian bunga tersebut mungkin cukup menggambarkan bagaimana ada banyak pihak yang merasa kehilangan. Namun, biar bagaimana pun semua sudah menjadi pilihan. Yang bisa dilakukan sekarang adalah bagaimana kita berdoa saja supaya pemimpin Jakarta berikutnya bisa memegang amanah dengan baik. Sukses untuk semuanya! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya