Punya pasangan yang ekonominya pas-pasan seringkali bikin kamu harus memutar otak untuk melanjutkan hubungan ke tahap berikutnya. Kamu boleh ikhlas, tapi kadang orangtua yang was-was. Pada masa-masa awal pacaran mungkin kamu bisa secara sembunyi merahasiakan kedekatan kalian. Namun kamu dan dia pun tahu bahwa jika memang saling cinta dan sayang, tentu keseriusan ini harus diperlihatkan ke orangtua. Mengenalkan pasangan kepada mereka perlu dilakukan dan diiringi juga dengan strategi-strategi khusus agar tak jadi awkward, bahkan jauh dari harapan.

Oleh karena itu, Hipwee telah merangkum cara-cara buat kamu saat ingin mengenalkan pasangan yang ekonominya pas-pasan ke orangtua. Karena untuk memulainya dibutuhkan seni agar kelanjutan hubungan kalian terjamin. Biar kamu cepat mempelajarinya, silakan simak 8 cara berikut ini ya.

1. Biar nggak modal buat beli baju bagus, bukan berarti boleh tampil gembel di depan calon mertua. Usahakan pacar tetap rapi dan pantas dilihat

yakin mau seperti ini? via www.dramafever.com

Ciri dari penampilan orang yang keuangannya pas-pasan yaitu busananya jauh dari bermerek. Hal ini tentu tak jadi masalah selama dia bisa menjaga gaya berpakaian dengan baik. Perkenalan pertama bisa dibilang sebagai penilaian penting yang akan melekat pada ingatan setiap orang. Oleh karena itu, hindari pasanganmu tampil gembel di depan orangtua. Biar nggak bermerek dan busananya jauh dari kata bagus, paling tidak terlihat rapi dan pantas dilihat. Berikan pengertian kepadanya hanya saat bertemu mereka saja, nggak berarti berubah seutuhnya.

2. Jangan sungkan beri dia segala informasi tentang orangtuamu. Biar nyambung saat mengobrol dan meninggalkan kesan hangat

cerita ke dia tentang orangtua kamu via www.laineygossip.com

Advertisement

Memberikan bocoran informasi segala hal tentang orangtua wajib dilakukan. Hal ini penting karena saat perkenalan nanti akan ada momen pasangan mengobrol dengan mereka. Toh, orangtua mana yang nggak senang kalau apa yang dibicarakan bisa cocok? Apalagi kalau pasanganmu telah mempelajari dulu hal-hal yang digemari orangtua, tentu mereka cepat sumringah terhadap dia. Tak lupa soal karakter mereka perlu kamu ceritakan agar dapat melancarkan interaksi di antara keduanya.

3. Singgung obrolan tentang kelebihan dia, seperti prestasi atau perjuangannya dalam menjalani hidup yang cukup sulit

misalnya ceritakan dia yang berusaha mengisi waktunya dengan bekerja apapun via www.washington.edu

Setiap orang terlahir dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Di balik keuangan pasanganmu yang serba pas-pasan, tentu ada kelebihan yang bisa diperlihatkan. Oleh karena itu, jangan sungkan sebut kelebihannya di depan orangtua. Hal ini tentu jadi nilai plus di mata mereka. Apalagi kalau kamu ceritakan juga soal kegigihannya dalam menjalani hidup yang tak dilakukan semua orang. Ini bisa jadi pegangan kamu saat jujur ke orangtua tentang keseriusan kalian menuju pelaminan. Kamu pun bisa melakukannya ketika pasangan dan orangtua sedang mengobrol pertama kalinya. Coba beberapa kali singgung tentang kelebihannya. Dijamin deh orangtua tertarik dan nggak sabar mau mendengarnya.

4. Hari ini sulit ekonomi boleh, tapi minta dia menunjukkan kalau udah siap berubah dan punya rencana hidup yang jelas

minta ditunjukkan rencana ke depannya via www.entrepreneur.com

Hal pasti lainnya yang bisa membuat hati dan pikiran orangtua tergugah yaitu modal apa yang terdapat sekarang bisa dipegang untuk ke depannya. Kesulitan ekonomi yang melandanya saat ini bisa tertutup begitu saja dengan rencana hidupnya yang jelas. Dengan demikian dia bakal dipikir cowok bertanggungjawab dan siap memegang komitmen. Dan orangtua jadi selangkah lebih percaya terhadap pasanganmu, lalu keraguan akan dirinya lambat laun menghilang.

5. Kamu sendiri harus tampak bahagia kalau lagi bareng sama dia. Jangan kelihatan jadi ikut susah dan sengsara

kalian bahagia via www.cosmopolitan.com

Meyakinkan orangtua saat punya pasangan yang ekonominya pas-pasan juga nggak melulu dari dia, tapi juga kamu. Salah satunya yaitu kamu harus terlihat bahagia, terutama ketika sedang bersamanya. Tunjukan kepada orangtua kalau dirimu bisa bersenang-senang dan tak terlihat susah maupun sengsara walau keuangan pasangan seperti itu. Dengan begitu orangtua kamu bakal tenang, tak ada rasa khawatir berlebihan menyetujui hubungan kalian.

6. Kalau udah kalah di ekonomi, ya paling pendidikan. Karena pendidikan adalah senjata utama mengubah nasib. Kamu bisa memamerkan prestasi dia di bidang akademik

pamerkan pendidikannya via qz.com

Kamu harus percaya kalau keadaan ekonomi bakal berubah selama ada usaha dan tak mudah goyah. Salah satu caranya yakni kamu perlu meyakinkan orangtua tentang latar belakang pendidikannya. Misalnya dia berprestasi dalam akademik atau sering memenangkan berbagai lomba ilmiah. Hal tersebut dapat menjadi pegangan di masa depan, karena ilmu dan prestasi yang dia miliki akan berguna. Ditambah lagi dengan dukunganmu terhadapnya, tentu harapan dapat terealisasi sangat besar. Ketika kamu memamerkan segala prestasinya itu, orangtua pun nggak akan mempermasalahkan hubungan kalian.

7. Jika ternyata pendidikan juga pas-pasan, senjata terakhir adalah akhlak. Kalau udah duit pas-pasan, pinter kagak, eh kelakuan juga songong, ke laut aja sana!

pergi aja sana! via punyani.wordpress.com

Kalau pasangan kamu udah nggak ada kelebihan yang bisa ditunjukkan ke orangtua, salah satunya mengandalkan sikap atau kepribadian yang ia miliki. Kepribadiannya yang baik hati, menyenangkan, dan bertanggungjawab tentu bisa dipamerkan. Namun jika pasanganmu bukan cuma duit dan pendidikan saja yang pas-pasan, tapi juga perilakunya sembarangan ya lebih baik diakhiri saja. Karena cinta dan sayang juga butuh hal-hal pendukung lainnya. Realistis saja deh!

8. Kalau memang nggak punya duit jangan sekali-kali sok kaya. Apalagi membanggakan yang sebenarnya nggak kamu punya, ntar kayak FTV

jangan sok kaya via www.memegokil.com

Usaha yang dilakukan memang harus maksimal, tapi jangan sampai berbohong juga. Misalnya saja demi mengimbangi keluargamu maka kamu berusaha membanggakan hal-hal yang nggak ada dalam dirinya. Meminjam kendaraan teman ketika datang ke rumah kamu atau sampai mengaku bekerja di perusahaan X dengan posisi Y. Kamu dan dia harus ingat kalau ini realita, bukan kisah FTV. Nggak usah sampai berbohong segitunya juga.

Punya pasangan yang ekonominya pas-pasan memang perlu strategi khusus yang cukup jitu saat mengenalkannya ke orangtua. Tak sekadar datang dan basa-basi sebentar, namun perlu kiat-kiat yang harus dipelajari sebelumnya. Oleh karena itu, kerjasama kamu dengan pasangan sangat dibutuhkan di sini dan perlu pengertian yang baik di antaranya. Semoga sukses ya!

 

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya