8 Rambu-Rambu yang Paling Sering Bikin Orang Disamperin Pak Polisi. Wajib Hafal Nih!

Rambu-rambu yang sering dilanggar masyarakat.

Bagi pengguna jalan, pasti sudah akrab dengan rambu-rambu lalu lintas. Melanggarnya siap-siap saja disamperin Pak Polisi, disapa “selamat siang”, lalu ditilang. Ada yang memang sengaja mengabaikan, ada yang lupa artinya, ada juga yang memang tidak mengerti arti dari rambu-rambu tersebut. Padahal memahami rambu-rambu adalah bagian dari skill berkendara lho. Walau kamu jago naik motor atau menyetir mobil, tetap bahaya kalau kamu nggak bisa baca rambu-rambu lalu lintas.

Rambu-rambu lalu lintas memang banyak macamnya. Nggak heran kalau kamu mungkin tidak hafal sampai kena tilang. Sebelum kamu apes kena tilang terus, lebih baik hafalkan dulu rambu-rambu lalu lintas yang jadi favorit Pak Polisi samperin kamu. Yuk, simak ulasannya berikut ini.

1. Karena salah belok atau putar baliknya kejauhan, rambu “Dilarang Putar Balik” adalah rambu yang paling sering kamu abaikan

Lantaran salah belok atau mau putar baliknya kejauhan, alhasil rambu lalu lintas “Dilarang Putar Balik” kamu hiraukan. Kamu mungkin beralasan “ah, lagi nggak ada polisi ini”. Tapi kamu lupa kalau pak polisi sering nggak terdeteksi keberadaannya, sampai dia tiba di depanmu. Hehehe

2. Dengan alasan “Ah, cuma bentar doang beli permen”, lambang P dicoret kamu abaikan. Tunggu saja sampai kendaraanmu “diangkut” petugas

Kurangnya lahan parkir membuatmu kerap parkir kendaraan sembarangan. Walau sudah ada rambu lalu lintas “Dilarang Parkir“, tetap saja kamu cuek melanggarnya. Apalagi kalau banyak yang parkir sembarangan juga. Jangan heran kalau Pak Polisi gencar menegurmu ya!

3.  Rambu “Dilarang Berhenti” kerap kamu langgar gara-gara ada chat WA yang harus segera dibalas. Aduh!

Entah karena lagi sibuk balas chat sampai harus berhenti sejenak, kamu memilih berhentikan kendaraan tanpa melihat ada rambu “Dilarang Berhenti“. Selain membahayakan kendaraan lain dari arah belakang karena berhenti mendadak, kamu akan ditilang Pak Polisi. Surat-surat kendaraan pun diperiksa deh.

4. Kamu sebenarnya nggak bisa ngebut sesuka hati karena ada rambu “Batas Kecepatan” ketika melewati jalanan lo

Buat kamu yang suka ngebut di jalanan, mulai sekarang harus perhatikan rambu-rambu lalu lintas nih. Karena Pak Polisi jeli lo melihat kendaraan motor maupun mobil yang suka ngebut. Maklum, ada rambu lalu lintas “Batas Kecepatan” di jalanan tersebut.

5. Rambu “Dilarang Mendahului” juga sebenarnya sudah banyak kamu temui. Tapi seringnya disepelekan, ya nggak nih?

Dilarang mendahului

Yang namanya rambu-rambu pasti dibuat dengan tujuan. Termasuk rambu dilarang menyalip yang mungkin paling sering kamu sepelekan. Entah dengan alasan buru-buru, atau memang kamu hobinya balapan bagai Valentino Rossi. Padahal bisa saja kondisi jalannya sempit, atau medan jalan yang bisa berpotensi bahaya kalau kamu nekat mendahului. Duh, lebih sayang sama diri sendiri lah. Ingat, kamu bukan kucing yang nyawanya sembilan.

6. Rambu “Dilarang Belok Kanan atau Kiri” sering dilanggar lantaran kita pura-pura nggak lihat gitu deh ~

Memang agak peer sih kalau kita udah nemuin rute terdekat, tinggal satu belokan lagi, eh ternyata dilarang belok. Alhasil, dengan alasan malas kalau harus muter nyari jalan lain, rambu-rambu ini sering banget kamu cuekin. Padahal kalau ada polisi di sekitar situ, nggak mungkin kamu dicuekin sih.

7. Rambu-rambu nggak cuma larangan lho, ada juga kewajiban. Yang paling sering dilupakan sih rambu-rambu di bundaran ini

Lain kali jika kamu melihat rambu-rambu tiga panah yang memutar dan berbentuk lingkaran di sekitar bundaran ini artinya kamu wajib memutar mengikuti arah yang ditentukan. Jangan langsung nyelonong belok ke kanan atau ke kiri. Selain bisa disamperin polisi, itu juga membahayakan diri sendiri ‘kan?

8. Tren “Om Telolet Om” ternyata nggak boleh asal dibunyikan, terlebih ada rambu “Dilarang Menggunakan Isyarat Suara”

Bunyi klakson mobil dan motor saat jalan lagi macet-macetnya bikin kesal sekali. Tapi, jauh lebih kesal saat supir truk membunyikan klakson kesayangan “Om Telolet Om” yang hits itu. Klakson memang penting, namun bukan berarti bisa sesuka hati membunyikan. Toh ada rambu “Dilarang Menggunakan Isyarat Suara” di beberapa jalan.

[BONUS]

9. Bukan termasuk rambu-rambu, tapi pakai helm tanpa dikaitkan talinya sering juga jadi penyebab tiba-tiba kamu disapa Pak Polisi

kelengkapan berkendara via www.123rf.com

Sudah pakai helm, surat-surat lengkap, berkendara juga nggak ngebut-ngebut amat, tapi kok masih disuruh berhenti? Coba cek dulu, mungkin helm-mu belum SNI atau mungkin kamu lupa mengaitkan talinya. Pemakaian helm SNI ini memang salah satu hukum berkendara kok. Selain helm yang standar dan dipakai dengan benar, alangkah baiknya kalau kamu berkendara dengan pelindung lengkap seperti jaket, sarung tangan, dan sepatu. Dibuat demi keselamatanmu juga lo.

Pemahaman soal rambu ini termasuk skill berkendara lho. Karena pelanggaran nggak cuma membahayakan dirimu sendiri tapi juga orang lain. Sebagai pengguna jalan, yuk selalu ingat soal safety driving. Selain memahami rambu-rambu dengan benar, kamu juga bisa menggunakan aplikasi t drive untuk meningkatkan skill berkendaramu lho. Safety Driving Application dari Tugu Insurance ini bisa mengukur skill dan kinerjamu dalam berkendara dari aspek kecepatan, akselerasi, cara belok, pengereman, penggunaan ponsel, dan juga emisi C02 yang dikeluarkan pada kendaraan. Pas banget nih untuk evaluasi diri, apakah kamu sudah benar-benar “bisa” berkendara atau cuma jago ngebut doang nih? Semisal skillmu masih kurang, t drive akan membantumu agar skillmu semakin meningkat.

Dalam aplikasinya yang bisa kamu unduh melalui Google Play dan Apps Store ini, kamu akan dapat skor dan juga analisis perjalanan berdasarkan parameter-parameter di atas tadi. Kamu juga bisa memutar ulang atau mengunduh rekaman perjalananmu. Oh ya, bila kamu pemilik polis Tugu Insurance, t drive juga bisa membantumu mengontak pelayanan darurat ( t rex) saat terjadi kecelakaan. Melalui t drive, kamu bisa meningkatkan skill berkendaramu sekaligus membantu mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan antar pengendara di jalan raya. Think safety think tdrive~

Naik motor bukan cuma sekadar nge-gas dan nge-rem doang lo. Skill yang mumpuni dibutuhkan supaya kamu nggak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Jadi, kamu pernah kena tilang karena rambu yang mana nih?

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini