Ada banyak sekali negara yang sudah biasa kamu kenal di dunia ini: Amerika Serikat, Rusia, Singapura, Inggris, Australia, atau Arab Saudi. Nama-nama negara tersebut mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kamu. Ternyata saat ini tercatat sekitar ada 193 negara di dunia, namun banyak dari kita yang masih asing dan sangat jarang mengetahui keberadaan beberapa di antaranya. Bahkan sebagian orang mungkin tidak akan percaya, bahwa negara-negara tersebut benar-benar ada.

Memang negara-negara ‘kuper’ ini tidak sebesar negara maju lainnya. Berikut negara-negara yang rahasia dan jarang dikenal olah banyak orang di dunia. Silahkan cek di peta dunia masing-masing ya!

Chinland, negara yang berdiri sejak zaman imperalis dulu dan memiliki 63 suku dan 20 bahasa di dalamnya

Sebuah negara dalam negara via xumarov.deviantart.com

Ada yang pernah mendengar nama negara ini? Sebuah negara kecil bernama Chinland yang memiliki sekitar 1,5 juta orang penduduk dan membentang di sepanjang wilayah barat Myanmar. Uniknya, negara tersebut memiliki 63 suku yang berbicara dalam 20 bahasa. Kata sebagian orang, penduduk Rohingya itu dulunya termasuk warga Chinland. Namun, karena tekanan kuat dari Myamnar, negara ini semakin hilang dan sangat rahasia keberadaannya.

Chinland dulu negara yang berdiri sendiri, hingga Inggris menginvasi mereka dan pada akhirnya melebur dengan Myanmar. Seiring berjalannya waktu, para penduduk Chinland tambah yakin jika mereka harusnya memang berdiri sendiri. Hingga akhirnya mereka menuntut kemerdekaan kepada Myanmar yang nampaknya masih belum membuahkan hasil.

Vanuatu, negara yang sukunya memuja dan menganggap Pangeran Philip Ingrris sebagai dewa

Advertisement

Pemuja Pangeren Philip via www.heraldsun.com.au

Vanuatu merupakan negara republik yang juga berada di Pasifik Selatan. Letaknya sekitar 1.750 km dari arah timur laut Australia, 500 km dari timur laut Kaledonia Baru, sebelah barat Fiji, dan sebelah tenggara Kepulauan Solomon (dekat Papua Nugini). Vanuatu memiliki pesona alam yang sangat luar biasa. Uniknya lagi, sekitar 90 persen rumah tangga di Vanuatu mengonsumsi ikan, dan hanya 10 persen yang membuka ladang dan kebun untuk memproduksi bahan pangan secara mandiri. Salah satu suku di sini yang bernama Yaohnanen juga punya kebiasaan yang bakal bikin kamu geleng-geleng kepala, Mereka memuja Pangeran Philip alias suami ratu Inggris dan menganggap Pengeran Philip sebagai satu keturunan dari dewa mereka. Makanya, kemudian Pangeran Philip begitu dipuja.

Barotseland, kerajaan yang berdiri sendiri hingga berjuang merdeka dari Zambia

Kerajaan Sendiri via www.barotseland.info

Dulunya Barotseland merupakan sebuah kerajaan yang berdiri sendiri, hingga tahun 1964 bergabung dengan Zambia di Afrika. Dalam perjanjian tersebut, Barotseland diberikan hak untuk mengontrol Zambia secara penuh. Namun  beberapa dekade berlalu dan Barotseland hanya dianggap sebuah provinsi biasa tanpa hak istimewa apa pun. Setelah melewati usaha sulit, negara yang memiliki luas 126 ribu kilometer itu berhasil merdeka. Hingga pada tahun 2012 lalu Barotseland mendeklarasikan pecahnya mereka dari Zambia untuk kemudian Inggris mengakui eksistensi mereka.

Liechtenstein, negara kecil yang kaya dan makmur, surga para pengemplang pajak!

Surganya pengamplang pajak via Borongaja.com

Negara kecil berbentuk kerajaan dengan jumlah penduduk 35 ribu orang ini terletak di antara Swiss dan Austria. Luasnya cuma 160 km2. Liechtenstein adalah salah satu dari dua negara (negara lainnya adalah Uzbekistan) yang posisinya terkurung daratan yang merupakan negara lain. Negeri ini adalah negeri kaya raya dan makmur. Penghasilan utamanya diperoleh dari jasa perbankan dan pendapatan dari sektor pariwisata. Menurut CIA World Factbook, Liechtenstein punya PDB (produk domestic bruto) per-orang yang tertinggi di dunia. Sepertinya ada hubungannya dengan bagaimana Liechtenstein menjadi surga para pengemplang pajak.

Lakota, negara di kawasan Amerika Utara yang masih terus berjuang merdeka dari Amerika

Masih berjuang merdeka via alternateflags.deviantart.com

Pernah mendengar namanya? Tidak ada yang tahu kan? Lakota merupakan salah satu negara yang berada di kawasan Amerika Utara dan di sepanjang Montana sampai Dakota. Ukuran negaranya sebesar hanya 1.600 kilometer persegi saja. Lakota merupakan tempat tinggal suku kuno Lakota Sioux. Pada tahun 1868, suku tersebut menandatangani kesepakatan dengan pemerintah supaya memberikan hak wilayah kepada mereka. Meskipun sering dianggap angin lalu, Lakota sejatinya sudah ada sejak dulu dan kini penduduknya sudah mulai berani muncul untuk menyuarakan berdirinya negara Lakota secara legal. Akhirnya pada tahun 2007 mereka mengambil keputusan untuk melepaskan diri dari Amerika Serikat. Harapannya sendiri agar negara tersebut bisa diakui secara internasional.

Orde Militer Berdaulat Malta, negara hantu yang tidak memiliki wilayah yang jelas namun tetap diakui bahkan punya paspor sendiri

Masih belum jelas wilayahnya via fdl2015.fieradellevante.it

Percaya nggak percaya ya nih, meskipun negara ini tidak memiliki wilayah yang jelas tapi mereka mempunyai atribut kenegaraan yang lumayan lengkap. Bahkan PBB mengakui keberadaan negara ini dan mereka juga memiliki hubungan diplomatik dengan 105 negara lain. Kerennya lagi, negara ini punya paspor sendiri. Namun ya itu,  negara ini tidak memiliki teritorial yang spesifik dan jelas.

South Ossetia, hamparan tanah seluas 4000 km persegi yang berada di bawah negara Rusia

Siap bergabung dengan rusia via fr.sputniknews.com

Selain  Liechtenstein, di Eropa juga ada sebuah negara kecil yang tersembunyi bernama South Ossetia. Negara ini hanya  berupa hamparan tanah kecil di sebelah utara Georgia. South Ossetia memiliki luas hampir 4.000 km persegi. Lokasi negara ini berada di daerah pegunungan dan hanya dihuni oleh 50 ribu orang penduduk. Bahkan warga South Ossetia pun tak percaya bahwa tanah yang mereka tinggali adalah bangsa yang merdeka. Namun sayangnya, pada Oktober 2015 lalu, Presiden Leonid Tibilov menyatakan niatnya untuk menjadikan South Ossetia sebagai bagian resmi di Rusia.

Tokelau, negara “angin utara” yang tidak terlihat di peta dan mengandalkan subsidi dari Selandia Baru

Negara angin utara via earthobservatory.nasa.gov

Memang benar negara ini adalah negara yang sangat jarang diketahui orang, bahkan saat dicari di Atlas pun nggak ketemu juga. Nama Tokelau berasal dari bahasa Polinesia yang berarti “Angin Utara”. Negara ini adalah salah satu negara termiskin di dunia sehingga negara ini mengandalkan subsidi dari Selandia Baru. Negara ini pun belum mempunyai sistem pemerintahan sendiri.

Sao Tome dan Pricipe yang pernah jadi penghasil gula dan kopi terbesar di dunia mempunyai luas setengah dari ibu kota DKI Jakarta

Penghasil gula via Pinterest.com

Negara yang secara resmi disebut Republik Demokratik Sao Tome dan Priocipe ini merupakan negara kepulauan yang terletak di dekat garis khatulistiwa. Uniknya, negara ini terdiri atas dua pulau yang memiliki gunung berapi. Meski termasuk sebagai negara terkecil di Afrika, Sao Tome dan Principe berhasil mendatangkan 8 ribu wisatawan pada tahun 2010.

Comoros, negara islam kecil yang sering terlewatkan dan selalu mengharapkan bantuan asing

Sering terlewatkan via www.lonelyplanet.com

Comoros adalah sebuah negara kecil yang ada di bagian timur Afrika dan bertetangga dengan Madagascar. Jarang terdengar berita tentang negara ini lantaran Comoros memang negara islam yang cukup kecil sehingga ia sering terlewatkan. Nah, meskipun negaranya begitu kecil, tapi Comoros tetap dianggap oleh dunia internasional. Ini terbukti dari banyaknya organisasi yang mereka ikuti. Namun, Comoros termasuk ke dalam negara termiskin di dunia dan sangat bergantung pada bantuan asing. Sumber daya alam Comoros hanyalah vanili, cengkeh dan esensi parfum yang sangat rentan terhadap fluktuasi harga.

Bagaimana? Ternyata negara-negara di atas itu ada dan nyata, lho.  Mudah-mudahan artikel ini bisa memberikan referensi baru untuk pelajaran geografi buat kamu.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya