Berjalan-jalan di sekitar Pantai Kuta atau menikmati keindahan alam di Ubud, ya, semua bayangan tentang Bali selalu identik dengan tempat wisata yang indah. Bagaimana dengan orang-orangnya? Kemajuan pariwisata di Bali tentu juga didukung dengan masyarakatnya yang ramah dan baik hati. Nah, begitu pula dengan cowok-cowok Bali. Kamu yang punya cowok dari Bali pasti paham pernah merasakan hal ini.

1. Kamu suka dengan nama panggilannya yang unik. Jadi, kamu gak perlu repot-repot bikin nama panggilan sayang yang lain lagi.

Namanya unik di telingamu

Namanya unik di telingamu via photo.liputan6.com

Awal kali berkenalan dengannya, kamu langsung bisa menebak kalau dia berasal dari Bali. Nama orang Bali memang sangat khas dan unik di telingamu. Namanya yang cukup panjang membuat dia dipanggil dengan singkatan-singkatan. Seperti Agung Gede, suka dipanggil Gungde, atau Agung Bagus, yang suka dipanggil Gunggus. Dengan nama panggilannya yang unik, kamu nggak perlu memberikan panggilan sayang lain ke dia. Abis gitu aja sudah unyu-unyu sih!

2. Paling seru kalau membayangkan pada suatu hari dia mengajakmu ke kampung halamannya… Baru membayangkan lho, ya.

Kalau diajak berkunjung ke rumahnya

Kalau diajak berkunjung ke rumahnya via wulanventure.tumblr.com

Advertisement

Kamu yang mengenalnya karena dia merantau ke kotamu sering membayangkan kalau suatu hari nanti kamu diajak jalan-jalan ke kampung halamannya. Ketemu keluarganya dan sekaligus liburan ke Bali. Bayangan tentang Bali selalu tampak menggoda di setiap sudutnya. Kamu yang punya cowok anak Bali bisa berkunjung ke kampung halaman pacar sekaligus jalan-jalan. Kamu pun nggak usah khawatir bingung mau ke mana atau kesasar karena kamu punya tour guide pribadi yang siap menemani sekaligus memanjakanmu saat jalan-jalan menikmati Pulau Dewata.

3. Kalau dia tinggal di daerah sekitar pantai kamu bisa melihat sunrise dan sunset dalam dekapannya…

Tentunya berjalan-jalan di Bali bersamanya akan terasa begitu romantis. Semacam cerita-cerita FTV di Bali, kamu dan dia menghabiskan waktu menikmati pemandangan alam berdua. Kalau cowok Balimu tinggal di daerah sekitar pantai, bukan tidak mungkin kamu akan diajaknya menikmati matahari terbit dan tenggelam bersamanya. Di tepi pantai yang penuh dengan suara ombak, kalian berdua duduk dan melihat Sang Surya berpamitan pada senja.

4. Kalau dia tinggal di daerah sekitar pegunungan, kamu bisa melihat pematang sawah berundak bersamanya.

Enggak kalah romantis sama pantai

Enggak kalah romantis sama pantai via www.indonesianfilmcenter.com

Tak perlu khawatir bila cowok Balimu tinggal di daerah sekitar pegunungan. Kamu juga akan mendapatkan momen romantis bersamanya. Kamu dan dia bisa berjalan-jalan di tepi sawah berundak. Duduk di pematang sawah sambil melihat hamparan hijau dengan suara gemercik air yang mengalir sawah dan membentuk harmoni dengan siulan burung-burung. Wow! Romantis kan?

5. Kamu yang mungkin memiliki keyakinan yang berbeda dengan si Bli, bisa-bisa jadi galau asmara karenanya.

Semoga berakhir seperti ini

Semoga berakhir seperti ini via www.femina.co.id

Advertisement

Kamu dan dia mungkin berasal dari daerah dan suku yang jauh berbeda. Termasuk, keyakinan kalian pun berbeda. Tak jarang, hal itu membuatmu sering galau. Bukan cuma kamu, tapi juga dia. Kadang hal ini sering menimbulkan permasalahan di antara kalian. Ya mau gimana lagi, sudah cinta, tapi di sisi lain ada hal yang membuat kalian jadi berbeda. Selayaknya pasangan beda agama lainnya, kalian cuma bisa pasrah, berharap pada keajaiban atau bersiap untuk berpisah. Hiks!

6. Tapi ambil sisi positifnya, kamu bisa melihat prosesi adat yang berbeda dengan lingkunganmu.

Diajakin liat prosesi adatnya

Diajakin liat prosesi adatnya via ask.fm

Kamu: Hebat ya kamu kuat Nyepi seharian nggak ngapa-ngapain!

Cowokmu: Ah, bukan nggak ngapa-ngapain tapi meditasi cuma sehari doang lagi. Hebat juga kamu bisa kuat puasa satu bulan.

Ternyata perbedaan di antara kalian juga tak selamanya buruk. Positifnya, kamu bisa paham prosesi adat yang begitu berbeda dengan yang pernah kamu lihat di lingkunganmu. Kamu mendapat pemahaman-pemahaman baru tentang kehidupan.

7. Kamu (dan teman-teman kepo kamu) sering bertanya: “Kira-kira dia sunat nggak ya?”

Pertanyaan ini juga kerap kali mampir di kepalamu. Kamu sering mendengar bisikan-bisikan kalau cowok Bali itu nggak disunat. Tentunya, kamu nggak enak dong, mau tanya ke cowokmu apakah dia sudah disunat atau belum. Kamu juga nggak bisa mengeceknya secara langsung (eh!). Tidak seperti kebanyakan orang Jawa yang memiliki tradisi sunat, di Bali memang tidak ada tradisi sunat. Upacara kedewasaan ditandai dengan mengikir gigi. Tapi, ada juga cowok Bali yang sunat dengan alasan kesehatan. Nah, jadi apakah si cowok Bali tersebut sunat apa nggak, ya tergantung masing-masing orangnya mungkin ya?

8. Yang jelas dan kamu paham betul cowok Bali itu keren-keren dengan badan tegap kecoklatannya.

Badannya keren

Badannya keren via www.lensaindonesia.com

Soal wajah, cowok Bali punya garis wajah yang nggak jauh beda dengan cowok-cowok Jawa. Tapi, yang bikin menggoda itu postur tubuhnya seksi. Cuaca yang relatif panas, membuat kulit sebagian besar cowok Bali terbakar dan menimbulkan warna kecoklatan. Dan karena banyak cowok Bali yang suka main-main ke pantai, mereka jadi akrab dengan olah raga pantai seperti surfing, diving, dan berenang. Hal tersebut membuat badang mereka tampak atletis dan tegap. Keeksotisannya itu lah yang selalu bikin kamu kesengsem sama cowok Bali.

Penduduk Bali yang jumlahnya lebih sedikit bikin juga bikin populasi cowok Bali bisa dibilang terbatas, jadi kamu yang punya cowok Bali beruntung karena punya limited collection. Udah siap menjaga yang limited belum?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya