Pernikahan adalah hal yang berat bagi cowok. Bukan karena mereka malas melakukannya bersama cewek idamannya, melainkan karena mental yang belum siap. Belum lagi prosesi resepsi yang sudah menjadi budaya, apalagi kalau calon istrinya adalah anak tunggal, jelas orangtuanya berharap bisa melaksanakan resepsi nan megah. Sementara cowok, bakal pusing memikirkan biaya yang harus dipersiapkan.

Lain cerita dengan pernikahan di Iran ini. Salah satu negara Timur Tengah ini memiliki budaya pernikahan yang justru membuat hampir semua cowok di dunia pengen pindah kewarganegaraan. Pasalnya, banyak hal menarik dari pernikahan masyarakat Iran yang sebenarnya menguntungkan cowok, tapi nggak merugikan cewek juga. Seperti apa enaknya? Berikut ulasan dari Hipwee Boys!

Mencari gadis perawan di negara ini begitu mudah. Tapi sayangnya, mereka mencari cowok yang berkualitas!

Advertisement

Mungkin di beberapa negara, mencari gadis perawan itu seperti mencari jarum di tumpukan jerami. Tapi nggak dengan di Iran. Di sini, kamu bisa begitu mudah cari cewek yang masih perawan ting-ting. Tapi nggak enaknya, kamu akan menjadi pilihan ke sekian atau bahkan nggak akan dipilih. Sebab cewek-cewek Iran nggak akan mudah menerima pinangan cowok yang nggak berkualitas. Pasalnya, dikutip dari LA Times, jumlah mahasiswi di sana mencapai 60% dari keseluruhan populasi mahasiswa, dan sudah memiliki pemikiran yang terbuka. Sementara 40% mahasiswa dan cowok pada umumnya masih berpikiran kolot soal pernikahan. Inilah yang membuat cewek-cewek Iran mengurungkan niat untuk menikah โ€˜sembaranganโ€™ dan kian banyak gadis perawan.

Di sini kamu nggak perlu takut kurang siap dalam finansial. Pemerintah akan membantu memuluskan jalan menuju pernikahan

Biaya mah gampang! via iranunveiled.wordpress.com

Kalau orang-orang Indonesia menunda pernikahan karena tabungan masih kurang. Sementara di Iran, kamu nggak perlu khawatir nggak bisa nikah karena nggak ada uang. Dengan sukarela, pemerintah akan membantumu meringankan biaya pernikahan atau bahkan menyelenggarakan kawin masal. Enak, โ€˜kan?

Ternyata, hal ini disebabkan oleh banyaknya generasi muda yang enggan menikah dengan berbagai alasan. Salah satunya finansial. Maka dari itu, pemerintah berinisiatif membantu mereka yang pengen menikah tapi terkendala biaya. Nah, menarik nggak tuh?

Yang paling menggiurkan, fenomena poligami di sana nggak perlu diperdebatkan lagi. Legal!

Dik, aku mau nikah lagi boleh? via www.wildfrontierstravel.com

Advertisement

Kalau fenomena selalu menjadi perbincangan dan perdebatan panjang di berbagai belahan bumi dengan berbagai persektif, beda lagi dengan di Iran. Poligami di sini legal dan boleh dilakukan semua cowok. Tapi tetap, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk melakukan fenomena poligami. Kalau istri sudah memberi izin, cowok boleh menikah dengan cewek manapun, bahkan cewek-cewek muda sekalipun. Nggak masalah.

Satu lagi, ada sebuah budaya yang sangat kontroversial tapi menguntungkan bagi cowok. Sigheh, simulasi menikah berbatas waktu

Semacam kawin kontrak. via www.sbs.com.au

Budaya pranikah, Sigheh, sampai saat ini masih menjadi kontroversi di Iran. Sigheh merupakan tahap pranikah atau semacam simulasi bagi mereka yang pengen nikah. Sistemnya sama seperti pacaran, cuma bedanya Sigheh ini hanya terikat waktu, bukan komitmen layaknya orang pacaran. Sigheh juga sama seperti kawin kontrak, ada waktu kadaluarsanya. Dan menariknya, kamu bebas ngapa-ngapain dengan pasanganmu. Buat cowok yang iseng, jelas ini mengasyikkan, bukan? Hehe.

Nah, itulah beberapa hal mengenai budaya pernikahan di Iran yang jelas bisa bikin cowok mupeng. Dari dibiayain negara, legalnya poligami, hingga simulasi pernikahan. Cowok mana sih yang nggak tertarik buat nikah kalau begini? Atau kamu juga tertarik buat pindah kewarganegaraan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya