Ada yang pernah kepikiran nggak sih masalah celana dalam cowok dan cewek? Memang, hal ini terkesan sepele. Tapi kalau mau dilihat lebih jauh lagi, sebenarnya hal ini nggak sesederhana itu loh. Hal ini sebenarnya juga menunjukkan bahwa menyamakan persepsi antara cowok dan cewek itu susah. Kok bisa begitu?

Kalau nggak percaya, coba simak beberapa alasan yang Hipwee Boys rangkumkan ini deh. Cara para produsen menjual celana dalam cowok dan cewek ternyata sangat terkait dengan hal-hal yang sangat fundamental. Kalian nggak bakalan nyangka bahwa mereka berfikir sejauh ini hanya untuk menjual celana dalam!

Karena pada dasarnya cewek memang suka memilih. Apalagi kalau masalah belanja, cewek paling suka, kan?

Selektif! via www.all4women.co.za

Kalau dilihat dari sudut pandang marketing, cewek memang makhluk yang suka memilih. Maka dari itu, pengusaha celana dalam menjual secara satuan. Gunanya jelas untuk memuaskan cewek dalam belanja dan memilih. Sementara celana dalam cowok, sengaja dimasukkan dalam satu kotak dengan tujuan agar dia nggak terlalu ribet untuk memilih. Tinggal ambil sekotak, bayar, beres deh.

Bagi cowok, celana dalam itu yang penting nyaman. Bagi cewek, yang penting lucu dengan berbagai motifnya

Yang lucuuuu! via dailystar.co.uk

Advertisement

Entahlah, namanya juga cewek. Mereka memang selalu suka dengan berbagai hal yang lucu-lucu. Meski sebenarnya kita juga nggak pernah tahu makna dari kata lucu itu. Nah, maka dari itu juga, celana dalam cewek dijual satuan dengan beragam pilihan corak atau motif.

Sementara cowok, seperti yang telah kita sepakati, cowok nggak pernah muluk-muluk soal celana dalam. Cowok hanya butuh celana dalam yang nyaman, pas, dan nggak bisa pindah ke lain merek kalau sudah cocok dengan satu merek. Masalah bentuk dan motif, bukan sebuah masalah.

Alasan lainnya, karena cowok merasa celana dalam satu itu sudah cukup. Nggak perlu milih banyak-banyak, beda sama cewek!

Yang penting nyaman. via aliexpress.com

Alasan memasukkan tiga buah celana dalam menjadi satu kotak adalah karena cowok nggak pernah merasa kurang dalam urusan ini. Cowok merasa, satu saja sudah cukup. Jadi nggak perlu memilih dan membeli begitu banyak daleman. Maka dari itu, kalau dimasukkan dalam satu kotak, mau nggak mau mereka harus membelinya semua. Sedangkan cewek, lima buah celana dalam juga nggak cukup!

Kalau mau jujur, cowok itu sebenarnya malu buat beli celana dalam. Bayangin saja kalau dijual satuan begitu!

Maluuuu! via pinterest.com

Beli celana dalam itu juga termasuk passion. Bagi cewek, belanja daleman seperti ini juga bisa menunjukkan kelas sosialnya. Semakin mahal dan banyak celana dalam yang dibelinya, semakin tinggi juga kelas sosialnyaβ€”khususnya ketika tengah membayar di kasir, karena di momen seperti inilah harganya ketahuan. Di sanalah cewek akan merasa bangga akan dirinya sendiri.

Sementara cowok, beli celana dalam itu hal yang memalukan. Meski nggak nyolong, tapi ke supermarket untuk membeli sekotak celana dalam ini bikin cowok malu atau minimal agak kurang nyaman. Dan nggak mungkin cowok akan mengajak ceweknya untuk terlibat dalam proses belanja ini. Selain itu, cowok juga pasti jijik kalau melihat celana dalam bercampur jadi satu dalam satu keranjang atau etalase begitu. Percaya deh, cowok nggak bangga sama sekali ketika dia beli daleman.

Nah, begitulah alasannya kenapa celana dalam cowok dan cewek dijual dengan cara berbeda. Pada dasarnya memang cowok dan cewek selalu ditakdirkan berbeda, bukan? Maka dari itu, rupanya memang susah kalau mau menyamakan antara cowok dan cewek dalam berbagai aspek. Dalam hal celana dalam saja sudah beda.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya