Persoalan asmara memang nggak pernah mudah. Terlebih ketika kamu tengah dalam masa putus cinta. Tapi bukan pula susah untuk dihadapi, selama kamu punya keyakinan untuk bisa menghadapinya. Sebagai seorang sahabat atau teman dekat, tentu dia akan menguatkanmu untuk melewati masa-masa sulit itu. Entah dengan perbuatan atau dengan pernyataan, seperti kalimat-kalimat motivasi.

Berbicara mengenai kalimat yang bisa memotivasi seseorang tentang cinta, nggak sedikit cowok yang menganggap semua itu hanya klise dan omong kosong belaka. Putus cinta, nggak akan mempan cuma dengan kalimat-kalimat motivasi.

Menilik ketulusan hati, kadang cinta memang nggak harus bersama. Merelakan dia yang berbahagia dengan cowok lain? WTF!

Yasalam. Sakit. :(

Yasalam. Sakit. 🙁 via www.wowkeren.com

Advertisement

Mungkin suatu saat nanti
Kau pun akan mengerti
Bahwa cinta memang tak mesti
Harus bersama
– Ungu feat Chrisye

Kalau boleh jujur, cowok mana pun nggak setuju dengan kalimat motivasi yang seperti ini. Klise! Apa iya, cowok akan rela menahan rasa cintanya kepada seorang wanita, yang mana ia akhirnya jalan sama cowok lain, dan kita bahagia karena dia bahagia? Merelakan dia jalan dengan cowok lain dan kita bahagia? Cinta seperti apa itu? 😐

Hari gini masih percaya cinta sejati? Itu cuma ada di film Romeo and Juliet!

Cuma ada di kisah Romeo and Juliet!

Cuma ada di kisah Romeo and Juliet! via mariansw.catholic.libguides.com

Cinta sejati itu memang ada. Tapi, cuma beberapa orang saja yang bisa merasakannya. Seperti sepasang keberuntungan kisah cinta Habibie dan Ainun. Selebihnya, cuma ada di film Romeo and Juliet. Boleh kok kamu percaya begitu saja dengan cinta sejati. Tapi, setelah kamu putus dengan pacarmu, masih percayakah kamu dengan istilah motivasi ‘cinta sejati’ ini? Hmm.

“Habis ini kita masih bisa temenan kok.” Temen ya temen, mantan ya mantan

Aku mencintaimu, tapi dulu.

Aku mencintaimu, tapi dulu. via www.pinterest.com

Advertisement

Yaelah, tapi kalian masih bisa temenan kok.
Hah! Mantan, ya mantan! Nggak bisa jadi teman!

Kalimat ini memang nggak bisa diterima di logika beberapa cowok. Tapi ada juga, kok, yang percaya bisa menjalin pertemanan setelah putus dengan ceweknya. Memang susah sih menerima kenyataan seperti itu. Bahkan beberapa dari mereka menyatakan, “Kalau temen, ya, temen, mantan, ya, mantan!”

Cowok bakal pengen muntah kalau ada sepasang kekasih yang bilang, “Aku rela mati demi kamu!”

Hih! via www.123rf.com

Ketika kamu sedang berada di sebuah taman, dan di depanmu ada sepasang kekasih yang tengah memadu kasih … dan si cewek bilang ke cowoknya, “Aku rela mati demi kamu, Mas!” Seketika juga rasanya kepalamu pengen pecah dan ngebakar itu taman. Sebuah kalimat pernyataan cinta yang sangat kontradiktif dengan kenyataan.

Banyak orang bilang, kunci untuk LDR adalah saling percaya. Beberapa cowok bilang, lebih baik cari cewek yang lima langkah sampai rumah

LDR itu percuma!

LDR itu percuma! via relationshipgoalz.com

Untuk kali pertama cowok mengalami LDR, cowok pasti yakin dengan kunci keberhasilan menjalani hubungan jarak jauh dengan saling percaya. Itu hanya berlaku untuk awal-awal pacaran dengan jarak. Nah, setelah cowok atau cewek mulai lelah berhubungan dengan jarak, muncullah motivasi-motivasi tentang LDR buat mereka agar terkuatkan.

Kunci sukses dalam hubungan jarak jauh adalah saling percaya. – Anonim

Cowok mana yang bisa bertahan dengan jarak yang begitu jutaan tahun cahaya? Mustahil~

Pernah dengar petuah dari orang tua dulu, bahwa cowok nggak usah ngejar cewek, nanti juga datang sendiri. Laaah, mau sampai kapan kamu menjomblo?

Kerja mulu, sampe tua.

Kerja mulu, sampe tua. via educa.net

Ya, kalimat ini pasti sering banget kita dengar dari orangtua kita. Jadi cowok itu nggak perlu ngejar-ngejar cewek mulu. Maksudnya bener sih, cowok disuruh ngejar pendidikan dan kariernya dulu. Setelah kita sukses, baru deh banyak cewek yang ngejar kita. Tapi, kalau kita keasyikan ngejar pendidikan dan karier kita, kapan sempat nyari ceweknya? Mau ngejomblo sampai kapan? 🙁

Sejatinya, seberapa kuat pun motivasi tentang cinta pada cowok, itu nggak akan banyak berpengaruh. Sebab cowok hanya mempercayai apa yang bisa dia lihat, dia rasakan, dan dia lakukan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya