Sinetron Indonesia ini memang fenomena unik yang tiada dua. Keberadaannya sungguh merupakan bukti bahwa masyarakat Indonesia sangat beragam dan rupa-rupa pula pendapatnya. Di satu sisi, sinetron Indonesia dihujat di sana-sini, dan disebut sebagai tayangan tak bermutu yang nggak menyumbang apapun dalam pendidikan moral bangsa.

Tapi anehnya, sinetron Indonesia masih tayang dan semakin bertambah panjang ceritanya. Mulai dari tokoh utama yang tadinya masih remaja sampai-sampai udah tua dan punya anak cucu. Nah kalau masih tayang, berarti ratingnya tinggi ‘kan? Yak, dihujat sana-sini tapi masih banyak yang nonton, mungkin karena itulah satu-satunya yang bisa kita tonton di TV. Mau dialihkan ke channel lain, ya sama, programnya sinetron juga.

Advertisement

Tapi untuk sejenak, yuk kita coba menjadi pemerhati sinetron-sinetron Indonesia. Kalau kamu perhatikan, ada hal-hal khas yang hanya terjadi di sinetron Indonesia. Sedih atau bangga? Itu urusan belakangan! ;p

1. Si tokoh utama berhati baik bagai malaikat. Lugu, polos, pintar, miskin, dan sayangnya gampang dibegoin.

Tuh kan, baru poster aja udah sedih banget muka tokoh utamanya :(

Tuh kan, baru poster aja udah sedih banget muka tokoh utamanya 🙁 via www.sinemart.com

Sebagai cermin dari bangsa yang selalu menjunjung tinggi kebaikan, dan telah mendapat pelajaran menjadi manusia dan warga Negara yang baik sejak sekolah dasar, wajar kalau tokoh utama di setiap sinetron Indonesia adalah orang berhati malaikat. Mereka adalah orang-orang yang selalu berpandangan positif terhadap segala hal, dan percaya bahwa semua kejahatan akan cukup dibalas oleh Tuhan.

Tokoh utama sinetron Indonesia biasanya sosok lugu, polos, biasanya miskin, dan selalu nerimo sehingga gampang dibegoin dan sering jadi sasaran bully-an. Kalau udah dibully, cuma bisa menangis sendiri. Kemampuan menangis aktris sinetron memang nggak diragukan lagi. Mungkin hanya setingkat di bawah aktris Korea.

2. Sementara, tokoh jahatnya ya 100% jahat. Biasanya kaya, gaul abis, dan selalu punya akal buat menganiaya si tokoh baik.

Tokoh antagonis biasanya cantik, kaya, dan gaul gila

Tokoh antagonis biasanya cantik, kaya, dan gaul gila via azmitabalkis04.blogspot.co.id

Advertisement

Sebaliknya, tokoh antagonis di sinetron ini juga nggak diragukan lagi totalitas kejahatannya. Biasanya tokoh jahatnya ini orang kaya, cantik, gaul dan punya pengikut setia, serta super cerdas dalam memutar otak untuk berbuat jahat. Oh ya, mereka juga selalu beruntung dengan segala kejahatannya. Meski ceritanya sampai di bawa ke polisi, entah gimana, dia selalu menang. Kecuali kalau ceritanya udah mau tamat.

3. Tokoh utama juga selalu pasrah pada Tuhan Yang Maha Esa. Tapi entah kenapa, mereka nggak pernah berusaha….

Tokoh utama selalu pasrah kepada Tuhan

Tokoh utama selalu pasrah kepada Tuhan via www.nyunyu.com

Sebagai layaknya orang baik, tokoh utama di sinetron biasanya selalu pasrah kepada Tuhan yang Maha Esa. Tapi kalau dilihat-lihat lagi mereka memang nggak berusaha dengan cukup untuk keluar dari kemalangannya. Dibully, diam aja. Dimarahin padahal nggak salah, iya-iya aja, kadang malah mengakui kesalahan orang lain. Ditinggalin pacar? Ya udah. Mereka adalah tokoh-tokoh selow, yang meski hidupnya selalu ngenes, tapi selalu bisa bilang ya-udah. Salut.

4. Cerita yang diangkat dalam sinetron Indonesia itu seringkali soal rebutan warisan!

mayoritas cerita soal rebutan warisan

mayoritas cerita soal rebutan warisan via lucuonly.blogspot.co.id

Sebagian besar cerita sinetron kita memang didominasi dengan cerita rebutan warisan. Rebutan warisan bisa terjadi antara orang  kaya dan orang miskin yang ternyata cucu kandung neneknya, yang tertukar waktu di rumah sakit dulu. Tapi bisa juga rebutan warisan antara antar saudara, di mana yang satu ngebet banget pengin warisan, sementara yang baik selow aja – tapi karena itulah saudaranya yang serakah jadi tergoda menguasai semuanya.

5. Kisah percintaan didominiasi oleh si miskin yang dapat pacar orang kaya. Dan selalu ada yang nggak setuju dengan hubungan mereka.

kisah cinta si miskin dan si kaya

kisah cinta si miskin dan si kaya via blogjelekanaksekolah.blogspot.co.id

Selain rebutan warisan, sinetron juga diisi oleh kisah percintaan antara si miskin dan si kaya. Si miskin ini (biasanya cewek) selain cantik dan baik hati, juga seorang pekerja keras. Sehingga si cowok kaya tergila-gila padanya. Tentu saja kisah cinta mereka nggak berjalan lancar. Selalu ada orang yang nggak setuju dengan asmara mereka. Entah itu orang tua si kaya, atau geng cewek yang merasa lebih pantas memiliki si cowok kaya.

6. Misal sinetronnya tentang anak sekolah, selalu aja ada anggota geng cewek/cowok yang lemot…

Di antara mereka, pasti ada yang lola...

Di antara mereka, pasti ada yang lola… via jadiberita.com

Nah, soal geng, kalau misalnya cerita berada di setting sekolahan, selalu ada anggota geng yang memiliki sifat lola, alias loading lama, alias lemot. Mungkin karakter ini terinspirasi dari tokoh Mili di film AADC. Entahlah.

7. Tokoh antagonis kalau marah ekspresinya langsung ketahuan, melotot sambil mulutnya komat-kamit. Tapi entah kenapa lawan main pasti nggak nyadar kalau dia lagi marah.

Marah-marah sambil melotot

Marah-marah sambil melotot via showbiz.liputan6.com

Coba deh perhatikan ekspresi tokoh antagonis saat marah. Lebih seram daripada Ny Blorong. Mata melotot sampai ngeri bola matanya jatuh, lalu bibirnya akan mencebik-cebik kesal. Harusnya bikin penonton ikutan marah ya? Tapi kok jadinya lucu.

8. Eits, jangan lupakan soal monolog tiap-tiap tokoh yang sungguh luar biasaaaaa…

Monolog tokoh membeberkan semua rahasa

Monolog tokoh membeberkan semua rahasa via jointkopi.blogspot.co.id

Nah, ini yang paling khas. Saat nonton sinetron kita nggak perlu mati penasaran menebak jalan cerita atau jalan pikiran tokoh. Karena tokoh-tokoh di sinetron ini akan mengungkapkan isi pikirannya melalui monolog-monolog yang diiringi mimik wajah yang super ekspresif.

9. Dalam sinetron kita, pasti bakal banyak adegan makan bersama.

Adegan makan bersama itu wajib

Adegan makan bersama itu wajib via www.popmagz.com

Adegan yang nggak pernah ketinggalan di sinetron adalah adegan makan bersama. Kalau di rumah pas pagi hari, menunya pasti sudah ditebak. Roti tawar dan jus jeruk atau susu. Kalau makan malam, nasi goreng.

10. Leukimia dan kanker adalah penyakit yang paling sering muncul dalam kisah sinetron!

"Jangan tinggalkan aku deeeeekk...!"

“Jangan tinggalkan aku deeeeekk…!” via www.idntimes.com

Kisah di sinetron biasanya juga tragis-tragis. Yah, lagi-lagi menyangkut tokoh utama. Penyakit Leukimia dan kanker otak adalah penyakit yang paling sering muncul. Biasanya ditandai dengan adegan batuk-batuk lalu muntah darah. Bukannya minta tolong, dia akan pura-pura nggak terjadi apa-apa, lalu besoknya meninggal dunia. Atau masuk ICU dan tokoh dokter muncul dengan dialognya yang khas,

Kami sudah berusaha sebaik-baiknya, tapi…

11. Ada juga adegan tabrakan/ketabrak yang super aneh. Mobil masih jauh, bukannya lari, malah teriak. Ya ketabrak lah, Mbak!

"mbak bangun mbak, jangan tidur di jalan..."

“mbak bangun mbak, jangan tidur di jalan…” via www.kaskus.co.id

Kalian sempat memperhatikan nggak sih kalau ada adegan ketabrak di sinetron, sebenarnya masih ada kesempatan bagi korban untuk menyelamatkan diri? Itu kalau dia memang berniat menyelamatkan diri. Jarak mobilnya masih agak jauh, tapi bukannya lari, dia malah teriak dan menunggu ditabrak. Begitu juga dengan supir kendaraan yang nabrak. Masih sempat ngebel-ngebel panik, tapi kok nggak mencoba menghindar gitu lho. Jangan-jangan si supir yang nabrak SIMnya hasil nembak. Hahaha.

12. Setelah ketabrak, biasanya dia hilang. Lalu muncul lagi tapi dalam kondisi amnesia.

Minimal satu tokoh di sinetron wajib amnesia

Minimal satu tokoh di sinetron wajib amnesia via osmorsa.com

Kamu siapa? Apa kita pernah kenal sebelumnya?

Kisah amnesia atau hilang ingatan ini sepertinya juga jadi favorit di sinetron Indonesia. Mungkin ini menggambarkan psikologis masyarakat, yang kadang ingin melupakan semua masalah dengan lari dari kenyataan *ups

13. Ini nih yang juara. Adegan cewek kepleset terus jatuh ke pelukan cowok, lalu mereka saling bertatapan mesra dalam adegan slow motion lengkap dengan backsound lagu romantis.

ea...eaa...eaaaaa...

ea…eaa…eaaaaa… via www.kaskus.co.id

Adegan so sweet yang khas juga ada. Karena kurang hati-hati, atau kebanyakan melamun, si cewek kepleset dan jatuh. Tapi tenang, karena tokoh cowok biasanya sigap. Sebelum si cewek nyungsruk ke tanah, dia peluk dulu. Akhirnya malah peluk-pelukan sambil liat-liatin dalam adegan slow motion dengan iringan lagu romantis. Maka seluruh kisah cintanya berawal dari sini.

14. Selalu aja ada ibu-ibu yang nggak ngapa-ngapain di rumah tapi rambutnya disanggup plus make-up full. Bahkan pas mau tidur! Rumahnya istana negara, ya?

Dandanan sehari-hari ibu-ibu sinteron

Dandanan sehari-hari ibu-ibu sinteron via serbaserbi-rafha.blogspot.co.id

Ketidaksesuaian setting dengan make-up juga sudah hal biasa. Kalau di dunia nyata, ketika ada di rumah paling kita cuma pakai kaus oblong dan celana pendek. Mending pakai make up, mandi juga kadang enggak. Tapi kalau di sinetron, meski sedang di rumah, nggak mau pergi ke mana-mana, mereka tetap full make up. Rambutnya disanggul, kostumnya juga hits banget, dan wajahnya cantik berkilau dengan gincu tebal. Biasanya sih ibu-ibu. Tapi positif thinking saja. Mungkin dia ibu Negara. Makanya nggak bisa sembarangan nggak dandan meski di rumah.

15. Duh, ngitung duit kok di jalanan sih? Sepi pula. Nggak heran deh kalau endingnya dirampok.

dirampok karena ngitung duit di jalan

dirampok karena ngitung duit di jalan via faqih911.blogspot.com

Sebenarnya ini scene yang sedih. Ketika ayah/ibu sakit, dan mereka tidak punya uang untuk berobat. Akhirnya si anak akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan uang untuk membeli obat. Saking senangnya, waktu pulang kerja, dia menghitung hasil jerih payahnya kerja seharian, sambil bersyukur dan merencanakan untuk membawa Ayah/Ibu ke dokter. Menghitungnya di tempat gelap dan sepi pula. Dan endingnya, perampok tiba-tiba muncul entah dari mana dan merampas uang calon berobat itu. Sedih sih. Lebih sedih lagi karena kita jadi bertanya-tanya, kenapa ngitung uangnya nggak nanti di rumah? 🙁

16. Cerita nggak akan berakhir dalam satu generasi. Kalau tokohnya udah mati, akan dilanjutin oleh anak atau cucunya dan dengan cerita yang kurang lebih sama.

Ceritanya super panjang sampai bisa beda generasi

Ceritanya super panjang sampai bisa beda generasi via kotakmungil.wordpress.com

Cerita Indonesia juga bisa begitu panjang dan turun temurun. Setelah si tokoh baik dan tokoh buruk akhirnya bersatu, cerita akan dilanjutkan oleh anak cucunya, dengan kisah kasih yang kurang lebih sama. Kalau kamu menemukan cerita yang sad ending, misalnya cowok/ceweknya akhirnya meninggal setelah terkena leukemia, jangan sedih. Nggak lama dari itu, akan muncul tokoh baru yang persis dengan tokoh yang sudah meninggal. Lalu asmara dimulai lagi dari awal.

Itulah beberapa kejadian yang hanya terjadi di sinetron Indonesia. Sekarang silakan kamu putuskan untuk sedih atau malah bangga. Tapi apapun yang terjadi, toh sinetron masih banyak penontonnya. Eh, masih ada lagi nggak ciri khas sinetron yang belum disebutkan? Yuk, tambahkan di kolom komentar! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya