Mempercayakan barang yang dititipkan dan diantarkan oleh ojek online memang bukan hal baru. Pilihan ini selalu jadi alternatif pengiriman barang di dalam kota ketika kita nggak lagi ada waktu mengirimkannya sendiri. Tentu karena pertimbangan praktis dan cepat, banyak banget yang menggunakan jasa ini.

Namun dalam praktiknya tentu saja pengiriman ini nggak luput dari kendala yang dialami pelanggan. Seperti pengalaman yang dibagikan oleh akun @dutaindomie di Twitter, kakaknya kehilangan sepatu sneakers senilai sembilan juta rupiah karena pakai jasa kirim barang ojol. Simak lengkapnya di uraian Hipwee Hiburan berikut!

Awalnya, kakak pemilik akun @dutaindomie atau Nyaw membeli sepatu dari kawannya dan menggunakan jasa kirim ojol untuk mengantar barang

Sneakers Off White. via thesolesupplier.co.uk

Advertisement

Kakak Nyaw yang sudah biasa menggunakan jasa kirim ojol ketika itu baru saja membeli sepatu sneakers Vapormax Offwhite senilai sembilan jutaan. Niatnya, barang ini memang akan dijual lagi karena sang kakak memang bergelut di bidang sepatu sneaker. Pengirim sepatu tersebut pun menuliskan keterangan barang dengan lengkap termasuk nilai dan harga barang.

Sayangnya driver ojol yang nakal justru kabur dan nomornya nggak bisa dihubungi. Wah, langsung deg-degan pasti!

Unggahan di medsos @dutaindomie. via twitter.com

Saat barang belum juga sampai, pelanggan sempat curiga karena notifikasi di aplikasi mengatakan kalau barang sudah sampai dan diterima oleh dirinya. Padahal, dia masih menunggu barang datang. Ketika itu juga, pelanggan berusaha menghubungi nomor driver ojol yang tertera di aplikasi. Namun nomor justru nggak aktif dan makin bikin ketar-ketir.

Hampir segala hal dilakukan pelanggan, mulai dari mengirim email kepada customer service hingga memviralkan kejadian ini media sosial

Jawaban surel. via thesolesupplier.co.uk

Tentu saja pelanggan yang ketar-ketir langsung menghubungi pihak ojol untuk mendapat konfirmasi dan menginginkan barangnya untuk kembali. Mulai dari mengirimkan surel, hingga protes lewat media sosial. Namun surel balasannya justru tampak nggak menjawab permasalahan. Berkat retweet dan mention warganet di Twitter, pihak ojol akhirnya menghubungi @dutaindomie untuk mengirimkan DM terkait detail nomor laporan. Hingga artikel ini ditulis, belum ada kepastian apakah pelanggan mendapatkan kembali barangnya atau ganti rugi dari pihak ojol.

Advertisement

Kayaknya kita memang perlu ekstra hati-hati untuk mencegah kasus yang sama kembali terjadi. Banyak yang mengusulkan perbaikan sistem buat ojol, mulai dari konfirmasi barang sampai dengan foto, hingga pencegahan jual beli akun yang bisa dijadikan celah kecurangan driver. Namun sembari menunggu sistemnya jadi lebih baik, mendingan untuk barang-barang yang menurutmu berharga dan bernilai mahal diambil oleh pihak yang sudah kamu percaya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya