Ada sebuah misteri yang rupanya perlu kita ulas dari sebuah kata kerja “menikah”. Entah kenapa, semua orang di usia kita — terlepas dari seberapa ngebet mereka — akan terseret dalam perbincangan soal pernikahan. Soal teman yang tiba-tiba (dan gak disangka-sangka) nikah, soal mantan yang nikah duluan, soal bla-bla yang udah punya anak dua. Dan seterusnya.

Yang gak kalah menarik adalah fenomena cewek yang tiap habis ke kondangan selalu pengen ikut nikah. Gak semua cewek kayak gini sih, tapi teteup aja banyak jumlahnya. Jadi kali ini Hipwee bakal membahasnya: kenapa sih banyak cewek yang habis kondangan, selalu baper dan pengen ikutan jadi manten?

1. Mungkin cewek sudah merasa pantas untuk menikah di usianya yang sekarang. Apalagi, menikah itu momen indah yang emosional.

Sungkeman. Bahagia bertabur air mata haru. via lukihermanto.com

Advertisement

Tidak sedikit cewek yang pengin segera nikah ketika datang ke kondangan. Alasannya sederhana aja: usia yang dirasa sudah pantas dan pemikiran yang sudah dewasa. Terlebih, menikah bukan sekadar perkara mempertemukan dua insan yang saling cinta. Melainkan seremonial yang sunggung emosional. Melepas masa lajang dengan disaksikan para tamu undangan, dan lebih penting, orangtua turut dalam acara yang sakral itu.

2. Dekorasi cantik gedung pernikahan juga gampang bikin cewek berangan-angan. Kapan ya bisa duduk di pelaminan dengan dekorasi kayak gini?

Nuansa ciamik yang bikin cewek tertarik untuk menikah. via www.olawedding.xyz

Alasan dekorasi menjadi penyebab utama cewek iri untuk segera menikah. Bukan karena berapa biaya yang akan dikeluarkan untuk mendesain ruangan pernikahan, tetapi nilai estetis yang memanjakan para tamu undangan. Banyak cewek yang melihat ini dengan mata berbinar. Pertanyaan “Kapan ya aku juga bisa kayak gini?” terbayang-bayang

3. Cewek juga pengen didandanin dan dipuji cantik. Dan nggak ada yang mengalahkan aura cantik cewek saat pakai baju pengantin~

Tampil cantik banget, sekali seumur hidup. via delariz.com

Aku harus tampil cantik di hari H!

Advertisement

Menikah adalah momen di mana pasangan suami-istri harus tampil maksimal. Termasuk soal dandanan. Dan gak cuma cantik, semua pengantin pasti dipuji sama tamu yang datang. Iyalah, mana ada tamu yang tega bilang pengantin ceweknya nggak cantik? Dan cewek mana sih yang nggak suka terlihat dan dipuji cantik?

4. Bagi cewek, kondangan ke sahabat itu adalah ujian. “Duh, dia aja udah. Aku kapan?”

Bahagia sekaligus iri melihat sahabat udah nikah. via sposiamovi.it

Depan pengantin: “Yaampun. Selamat, ya!”

Dalam batin: “Aku kapan, Gustiiiiiiiii?”

Nggak perlu dipungkiri, pasti pertanyaan “Duh, dia aja udah. Aku kapan?” ini sering terbersit di benakmu. Meski kamu mencoba untuk berdusta di hadapan teman-temanmu atau bahkan tamu undangan, tapi batinmu nggak akan bisa menolak ujian itu.

5. Selain mengingat bertambahnya usia, cewek juga memperhitungkan berapa jumlah tamu yang kelak bisa datang ke pernikahannya. Karena belum tentu teman mereka masih tinggal di kota yang sama.

Untuk sahabatku: Eliza dan partner. via www.elegantweddinginvites.com

Tamu yang undangan menjadi perhitungan bagi cewek. Pernikahan juga menjadi bagian dari acara reunian bagi cewek. Sebab, setelah lama lulus dari masa pendidikan, mereka jarang bertemu. Dan pernikahan menjadi ajang buat mereka kumpul. Semakin lama cewek menunda pernikahan, semakin kecil juga kemungkinan teman-temannya bisa menghadiri acara pernikahannya.

6. Ada juga cewek yang selalu mengeluh lelah dengan kehidupan seorang diri. Ketika berkeluarga, di pikiran mereka, paling tidak ada suami yang menemani

Lebih enak ngurus anak di rumah daripada kerja di luar. – Istri. via www.sunnyskyz.com

Meskipun cerdas dan punya banyak potensi, banyak cewek (sekali lagi, GAK SEMUANYA) yang sering mengeluh capek kalau kerja. Mereka memimpikan hidup yang lebih santai, lebih nggak cepat lelah. Kalau memang masih harus kerja, paling nggak ada suami yang menemani. Jadi ketika dia pulang ke kost, dia gak galau sendiri. Hidup ini (‘kan katanya) memang lebih indah berdua. Hehehehe

7. Banyak juga yang jadi pengen nikah karena ngelihat temannya punya bayi. Rasanya terhibur dan nggak kesepian karena ada buah hati!

Oh, my God!!! via babyzzz.ru

Impianmu semakin jauh ketika kamu mulai memikirkan apa yang terjadi setelah kamu menikah. Yang menjadi targetmu selanjutnya adalah segera menimang bayi lucu dan menggemaskan. Buah hati yang kamu bina dengan suamimu akan melengkapi hari-harimu menjadi seorang istri. Hmmmmmmm.

8. Menikah itu bukan hanya antara dua insan yang berbahagia. Lebih dari itu, menikah itu ibadah.

Nikah itu ibadah. via twitter.com

Alibi berikutnya tentang pernikahan, cewek selalu memandang bahwa pernikahan itu ibadah. Meski sunah, itu tetap ibadah. Nggak salah kok kalau kamu beranggapan seperti itu. Menikah itu memang ibadah. Makanya, setiap kamu datang ke kondangan bawaannya pengin ibadah.

Daripada terus-terusan pacaran, mending langsung nikah sekalian, Mas!

9. Pacaran itu nggak masalah. Tapi, halal lebih enak dan lebih leluasa buat ngapain aja di rumah.

Mas… via buzzfed.com

Mas, matiin lampunya, ya?

Oke, istriku yang cantik.

Ini yang jadi masalah sekaligus bukan masalah. Kebanyakan orang pada umumnya mendambakan bisa hidup bersama dengan orang yang dia cintai selamanya dengan catatan mereka telah sah secara agama dan hukum. Bukan untuk justifikasi, kebanyakan cewek ngebet untuk segera menikah dengan alasan “yang halal lebih enak dan lebih bebas.” Hmm.

Wah, bawaannya pengin nikah aja deh. Nah, kurang lebih seperti itulah ‘keresahan’ cewek kalau datang kondangan. Sejatinya, kamu pasti akan nikah pada waktunya kok. Tak usahlah gusar menunggu waktu pernikahanmu tiba. Yang penting, persiapkanlah dirimu menjadi wanita yang siap mental dan finansial untuk membina keluarga dengan orang yang kamu cinta.

Kira-kira apa lagi ya yang kamu rasain ketika datang ke kondangan temanmu? Tulis ‘keresahanmu’ di kolom komentar, boleh?

Nikah, yuk! Eh.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya