4 Alasan Teman yang Enak Diajak Main Belum Tentu Enak Diajak Kerja Bareng. Temenmu Ada yang Gini?

Kerja bareng teman

Punya teman banyak bikin hidup jadi lebih seru. Saat sedih, mereka bisa jadi sosok yang menghibur kita. Saat kita senang, mereka bisa jadi sosok yang ikut berbahagia. Saat bosan, mereka bisa menjadi pembangkit suasana. Setidaknya ada satu dari temanmu yang punya kapasitas di atas.

Advertisement

Namun ada fenomena unik yang terjadi dalam keseharian. Ada aja sosok teman yang enak cuma diajak berteman saja, sebab ketika diajak bekerja dia berubah menjadi seseorang yang nggak menyenangkan. Jika kamu pernah punya teman seperti itu, Hipwee Hiburan kali akan coba membahas itu. Mengapa sih teman yang enak diajak main, belum tentu enak diajak kerja bareng? Ini alasannya.

1. Boleh jadi temanmu belum bisa memisahkan urusan pribadi dengan pekerjaan. Diajak kerja bareng jadi sering salah paham

Nggak profesional. via www.independent.co.uk

Bekerja sama dengan teman sendiri secara teori memang mudah, karena sudah akrab. Namun kenyataan berkata lain, akrab dalam pertemanan bukan jaminan cocok saat bekerja. Kadang kala yang terjadi justru banyak terjadi salah paham. Ketika diminta melakukan sesuatu, ada yang nggak terima dan merasa disuruh-suruh. Hal ini membuktikan kalau mereka belum bisa membedakan mana urusan pribadi dan pekerjaan.

2. Kesalahpahaman bisa juga terjadi karena perbedaan cara kerjamu dan dia. Standarmu mungkin ketinggian buat dia

Standarnya beda. 😀 via otomania.gridoto.com

Setiap orang punya cara kerja yang berbeda-beda. Kesalahpahaman yang terjadi antara kamu dan temanmu barangkali karena cara kerja yang nggak sama. Misalnya begini, kamu menganggap datang tepat waktu itu penting, namun bagi dia datang kapan pun itu nggak penting selama tugas selesai dengan baik. Perbedaan cara kerja ini seharusnya bisa diselesaikan hanya dengan duduk bareng dan merumuskan aturan kerja yang disepakati bersama.

Advertisement

3. Sifat asli manusia akan kelihatan ketika sudah berurusan dengan uang. Barangkali ini yang bikin bisnis yang diramu dengan teman sering gagal

Dibutakan harta via www.viva.co.id

Setiap manusia punya sifat serakah pada diri. Sifat ingin menguasai dan menang sendiri. Yang membedakan antara satu dengan yang lain adalah bagaimana orang itu kuat untuk menahannya. Temanmu mungkin tergolong orang yang susah menahan hasrat itu. Saat diajak kerja bareng yang dipikirin cuma cuan semata. Padahal yang namanya bisnis itu proses, nggak bisa seinstan Indomi*. 🙁

4. Atau jangan-jangan temanmu memang orangnya bermasalah, hanya saja kamu nggak menyadarinya

Salah menilai orang. via bangka.tribunnews.com

Sifat orang bisa terlihat dalam keseharian, nggak terkecuali saat nongkrong. Dia yang curang di momen sepele—seperti saat main kartu—sangat mungkin curang dalam bekerja. Dia yang sering datang terlambat saat janjian, besar kemungkinan akan terlambat juga datang kerja. Kekecewaanmu pada teman yang ternyata nggak bisa diajak kerja bisa jadi karena kamu belum tuntas mengenalnya sebagai teman. Kamu salah menilai orang.

Pekerjaan dan pertemanan jelas dua hal yang berbeda. Pekerjaan mengandalkan profesionalitas sementara pertemanan kuncinya solidaritas. Maka kadangkala yang menyenangkan saat berteman belum tentu menyenangkan juga saat bekerja. Pijakannya aja udah beda.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

CLOSE