5 Hal yang Biasa Dilakukan Anak Kecil Ketika Marah pada Orang Tua. Serba Salah, Jadi Makin Kesel :(

Ketika anak kecil marah

Pada dasarnya, yang namanya emosi itu ada berbagai macam bentuk. Mulai dari bahagia, sedih, kecewa, hingga yang paling populer dikaitkan dengan istilah emosi, yaitu marah. Semua orang nggak terkecuali dapat merasakan bentuk emosi yang satu ini, bahkan sekalipun pada orang tuanya sendiri. Kamu juga pernah marah dengan kedua orang tuamu, kan?

Advertisement

Masalahnya, perasaan marah dengan kedua orang tua ini benar-benar bikin bingung dan serba salah. Banyak yang akhirnya bingung gimana mengekspresikan amarahnya hingga kemudian semakin kesal sama diri sendiri karena mau marah pun nggak bisa. Nah, biasanya kalau udah mentok pengen banget marah, hal-hal di bawah inilah yang sering dilakukan~

Kalau marahnya sama ayah, ngadunya ke ibu. Begitu juga sebaliknya, kalau marah sama ibu, ngadunya ke ayah. Tergantung mana yang lebih dekat~

Ilutrasi marah dengan orang tua. via id.pinterest.com

Persoalan ini, rasanya udah kayak menjadi rutinitas yang selalu dilakukan jika emosi marah sedang berada di ujung kepala. Biasanya, jika kita lagi marah sama ibu, pasti ngadunya ke ayah. Begitu pun sebaliknya, jika ayah yang bikin kesel, udah dapat dipastikan bakal ngadu ke ibu.

Semua hal tersebut biasanya tergantung tentang siapa yang lebih dekat. Bahkan, kalau di ilmu Psikologi sendiri memang disebutkan kok jika seorang anak perempuan ada kecenderungan lebih dekat dengan ayahnya, sebaliknya dengan anak laki-laki yang lebih dekat dengan ibunya.

Advertisement

Nah, kalau marahnya pada keduanya, pasti ngadunya ke nenek atau ke kakek. Ini udah berasa kayak hukum wajib nggak sih?

Sosok istimewa: nenek~ via sixtyandme.com

Bagi sebagian orang, sosok nenek dan kakek itu begitu istimewa. Nggak jarang mereka hadir sebagai pahlawan buat keseharian kita. Sering nggak sih kalau kamu lagi merasa jengkel dan marah sama orang tua, pasti larinya ke kakek dan nenek? Karena sering kali cuma mereka yang kita anggap bisa bikin tenang. Apa pun masalahnya, biasanya bisa berakhir ayem kalau udah ngadu sama mereka. Makanya, kalau kakek dan nenekmu masih ada, jangan lupa disayangi sepenuh hati, ya!

Mengurung diri di kamar seharian, kalau nutup pintu dikenceng-kencengin biar kelihatan lagi marah~

Menyibukkan diri di kamar. via www.generationnext.com.au

Sering kali orang tua nggak paham kalau anaknya lagi marah, bahkan bisa dibilang kalau mereka kadang nggak peka. Nah, kalau udah begini, biasanya apa pun dilakukan agar ayah sama ibu paham kalau kita lagi marah. Salah satu cara andalannya, ya, mengurung diri di kamar seharian. Udah gitu, kalau nutup atau buka pintu kamar dikeras-kerasin, kalau perlu pakai acara dibanting juga biar makin kelihatan. Ngaku deh~

Sengaja makan di luar padahal di rumah udah dimasakin. Biasa, biar ditanyain~

Marah nggak marah, yang penting jajan. via www.insightguides.com

Kalau pakai cara mengurung diri di kamar udah nggak mempan, hal yang biasanya dilakukan pada tahap berikutnya, ya, beraktivitas di luar rumah. Salah satunya adalah makan, meskipun orang rumah udah nyiapin banyak masakan. Kamu juga pasti pernah ngalamin hal ini, kan? Soalnya, kadang orang tua mau bagaimanapun kita mencoba buat berekspresi marah, terkadang tetap aja nggak mempan. 🙁

Advertisement

Dengerin musik kenceng-kenceng, pas ditegur pura-pura nggak dengar. Auto budek baru tahu rasa nih 😀

Cara terakhir. via www.nulife.sk

Langkah terakhir yang merupakan cara pamungkas, jika dari semua cara sebelumnya udah nggak mempan, pasti larinya ke musik. Kalau kamu tipe orang yang masih bisa kalem, biasanya dengerin musik lewat earphone. Tapi kalau udah nggak bisa ngontrol emosinya lagi, pasti muter musik lewat speaker dan volume maksimal. Jadi semua orang di rumah paham kalau ada yang nggak beres sama kamu. Gitu, kan?

Sebenarnya nggak masalah kok, marah sama orang tua itu juga hak sebagai seorang anak. Toh yang namanya emosi setiap menusia pasti bakal punya, entah apa pun bentuknya. Lagian, orang tua nggak selamanya benar dalam segala hal. Tapi tetep ingat, jangan sampai marahmu jadi sesuatu yang merugikan, ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Senois.

CLOSE