6 Lomba Asyik yang Sebenarnya Lebih Dibutuhkan Orang. Emang Nggak Bosen Makan Kerupuk Terus?

Lomba asyik

Bulan Agustus sebentar lagi usai. Satu hal yang akan terus diingat dari bulan ini tentu saja 17 Agustus-an, momen di mana bangsa ini merayakan hari kemerdekaan. Selain upacara, ada juga lomba-lomba yang mendekatkan kita dengan tetangga. Sebut saja makan kerupuk, panjat pinang, sampai yang kekinian semacam lomba selfie. 😀

Advertisement

Ngomongin soal lomba, secara umum hampir gitu-gitu aja setiap tahun. Padahal orang Indonesia itu membutuhkan banyak revolusi pada mentalnya. Nah, maka dari itu Hipwee Hiburan kali ini akan merekomendasikan lomba baru yang layak untuk merevolusi mental warga negara ber-flower ini. Nggak cuma buat Agustus-an, lomba ini bisa buat kapan aja!

1. Banyaknya orang galau di medsos, jadi bukti bahwa kita butuh lebih dari sekadar lomba makan kerupuk. Adain dong lomba ‘menahan diri untuk nggak berharap lebih’ 😀

Biar nggak pada gampang sakit hati. via www.wajibbaca.com

Warganet Indonesia itu hatinya rapuh. Buktinya, linimasa isinya ngeluh tentang chat-nya yang cuma dibaca, sampai nggak diajak jalan gebetan malam mingguan. Udah deh, bikin aja lomba ‘menahan diri biar nggak terlalu berharap lebih’.

2. Mental suka ngomongin orang nggak akan bikin bangsa maju. Boleh tuh adain lomba ‘menahan hasrat gibah di tongkrongan’

Hilangkan kebiasaan gibah. via parenting.orami.co.id

Sadar atau nggak banyak orang kalau nongkrong isinya gibahin temennya. Padahal banyak hal penting yang bisa dibahas, isu sosial politik negara misalnya. Fix, tahun depan adain lomban menahan hasrat gibah!

Advertisement

3. Lomba ‘menahan hasrat rebahan’ perlu diadain untuk mereka yang banyak rencana, tapi niraksi

Gimana mau sukses kalau rebahan terus. via www.theodysseyonline.com

Sadar nggak sih, kalau kata mager semakin lama jadi hambatan orang untuk maju? Ide udah cemerlang, sumber daya ada, eh, giliran disuruh gerak, malah males-malesan. Gimana mau sukses?

4. ‘Mengungkapkan perasaan’ juga patut dijadiin lomba nih. Biar mereka yang sering ditolak terhibur dapet hadiah

Keberanian yang layak diapresiasi. via www.unsplash.com

Jujur aja, kamu juga sering ditolak, kan? Tenang banyak orang yang bernasib sama. Nah, biar nggak banyak orang depresi, kayaknya perlu ada apresiasi bagi mereka yang berani mengungkapkan perasaannya meski ujung-ujungnya ditolak. :’)

5. Lomba ‘mengikhlaskan duit yang dipinjam teman’ juga perlu diadain. Saolnya teman jarang banget ada yang mengembalikan

Ikhlas meski ngenes nggak punya duit. -_- via www.brilio.net

Masalah utang-piutang ke teman sungguh pelik. Mau nagih nggak enak, nggak ditagih kelaperan. Giliran udah berani nagih, malah diomelin balik. Ujung-ujungnya disuruh ikhlas. Nah, orang-orang nggak enakan ini perlu diperhatikan. Kasih reward buat pelipur lara.

Advertisement

6. Siapa yang kerap khilaf diskonan? Perlu nggak sih diadain lomba ‘menahan hawa nafsu belanja’, biar ada motivasi berhemat gitu? 😀

Tahaan tahaan!!! via www.merdeka.com

Penyakit hedon kian marak, semenjak lahirnya budaya belanja online. Ada diskonan dikit, belanja—adahal urusan perut belum aman. Agaknya emang kita semua butuh motivasi dari luar deh. Mungkin dengan adanya hadiah buat mereka yang berhasil berhemat, orang-orang jadi termotivasi.

Sepertinya itulah lomba-lomba yang perlu diadain di negara ber-flower ini. Bosen kali, lomba makan kerupuk atau selfie cantik mulu. Sekali-kali dong yang out of the box.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Fiksionis senin-kamis. Pembaca di kamar mandi.

Editor

Senois.

CLOSE