Hal-Hal Absurd yang Ngetren Pada Masa Keemasan SMS. Pernah Ngalamin? Berarti Kamu Udah Tua~

Sebelum memasuki zaman yang lebih modern seperti saat ini, dulu kita sempat berada pada era di mana perkembangan teknologi menjadi sesuatu yang benar-benar dinantikan. Jika kita sekarang bisa berkomunikasi dengan banyak orang dalam satu waktu melalui aplikasi-aplikasi chat, era tahun 2000-an awal kita hanya bisa menggunakan yang namanya SMS. Tapi jangan salah, di masa tersebut SMS menjadi salah satu teknologi komunikasi yang benar-benar canggih dan mumpuni.

Advertisement

Meski begitu, fitur-fitur yang berkembang pada zaman tersebut tentunya jauh berbeda dengan sekarang. Jangankan ngomongin grup chat, di era itu kita bahkan masih kepikiran mahalnya biaya sms yang hendak dikirim, apalagi jika beda operator. Kalau kamu pernah melewati momen-momen di bawah ini, tandanya kamu sudah tua.

1. Harus putar otak gimana caranya agar hemat pulsa saat SMS-an dengan orang lain

Esia 1 karakter / Credit: Hitekno

Jika sekarang kita bisa merasakan gampang dan murahnya bertukar pesan lewat internet, di masa kejayaan SMS beda lagi ceritanya. Bahkan, pulsa lima ribu rupiah pun mungkin hanya bisa untuk bertukar pesan beberapa kali, terlebih jika belum ada paket SMS dan digunakan untuk saling bertukar pesan dengan operator lain. Kocaknya lagi, di zaman tersebut muncul layanan-layanan unik seperti 1 rupiah untuk 1 karakter SMS. Udah kebayang gimana absurdnya, kan? Kita harus pintar-pintar menyingkat pesan demi bisa menghemat pulsa.

2. Kemunculan program layanan SMS premium yang benar-benar konyol. Tapi, tetap ada aja orang-orang yang pakai 🙁

Reg Barokah / Credit: YouTube

Masih ingat dengan program “Ketik SMS spasi Reg”? Layanan ini biasanya menyediakan program tentang ramalan masa depan, jodoh, karir, dan lain sebagainya. Harganya pun nggak murah, jika SMS biasa mungkin hanya mematok tarif sekian ratus rupiah, layanan SMS yang satu ini bahkan bisa mencapai dua ribu rupiah untuk satu kali pengiriman. Walaupun absurd, nyatanya zaman tersebut ada aja orang-orang yang rela mengeluarkan banyak pulsa demi bisa meramal masa depan. Rispek!

Advertisement

3. Teks SMS yang tidak terkirim sepenuhnya saat kita menulis terlalu panjang. Bikin kepikiran!

Sebagian teks hilang / Credit: Rancahpost

Cobaan yang satu ini hampir dirasakan oleh anak-anak muda di era kejayaan SMS, terlebih bagi kaum-kaum bucin. Bayangkan, kamu udah ngetik panjang lebar untuk dikirim ke pasanganmu, tapi teks yang kamu kirimkan nggak sepenuhnya terkirim akibat keterbatasan teknologi. Suasana udah pasti jadi semakin runyam, apalagi jika saat itu kita sedang membicarakan hal-hal penting. Malesin banget nggak sih?

4. Pesan nggak jelas sebenarnya juga udah mulai merebak sejak era SMS

SMS absurd / Credit: Twitter

Saat ini kita mungkin dipusingkan dengan persoalan chat broadcast yang dikirim oleh para pinjol, situs permainan online, dan sumber nggak jelas lainnya. Ternyata, hal-hal ngeselin seperti itu udah ada sejak zaman kejayaan SMS, lo. Mulai dari pesan yang isinya tentang info-info horor, orang ngaku-ngaku dari institusi buat minta duit, dan lain sebagainya. Masalahnya, di zaman tersebut orang-orang akan lebih percaya begitu saja dengan info-info yang tersebar secara sporadis dan nggak jelas.

Kalau mengingat masa-masa tersebut, rasanya begitu banyak nostalgia yang membawa kita balik ke beberapa tahun lalu. Masa di mana berkirim 10 pesan bisa mendapatkan 10 pesan gratis, paketan 200 SMS ke semua operator, hingga kemampuan nija di mana semua orang bisa mengetik pesan tanpa harus melihat keypad pada HP. Bisa dipastikan bahwa orang-orang seperti itu setiap harinya pasti hobi banget SMS-an. Kamu pernah mengalaminya? 😀

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE