5 Perbedaan Pemeran Pelakor di Sinetron Indonesia dan Drama Korea. Gini Banget, Ya :(

Pelakor sinetron Indonesia dan drama Korea

Sebagai penikmat hiburan ala-ala Korea, tentu kamu udah familiar banget dengan drama serial berjudul The World of The Married. Ya, karena drama tersebut, hampir seluruh orang di Indonesia heboh banget ngomongin tentang pelakor. Mau gimana lagi, lha wong serial yang satu itu memang menceritakan tentang pelakor dan lika-liku perselingkuhannya kok. Wkwk.

Advertisement

Tapi ngomongin tentang pelakor nih, ternyata ada perbedaan yang mencolok di antara pemeran pelakor sinetron Indonesia dengan drama Korea lo. Kalau kamu udah pernah memperhatikan keduanya, pasti paham bangetlah gimana kocaknya pemeran pelakor yang ada di sinetron Indonesia. Coba simak ini deh~

1. Kamu sadar nggak sih, pelakor di sinetron Indonesia itu kadang dramanya lebay? Beda dengan drama Korea yang nggak bertele-tele

Ilustrasi sinetron Indonesia. via www.merdeka.com

Jika kamu perhatikan, drama pelakor di sinetron Indonesia itu lebay banget. Dari awal cerita udah kelihatan mana yang punya niat jahat dan mana yang orang baik. Udah gitu paling males kalau scene ngomong di dalam hati sambil melirik-lirik sinis. Itu belum apa-apa, bahkan di awal cerita biasanya udah disuguhin adegan perselingkuhan dengan mesra-mesraan. Nggak seru banget!

2. Pelakor lokal sering banget digambarkan sebagai sosok yang urakan, dan bukan perempuan baik-baik. Padahal pelakor di drama Korea malah kalem dan nggak tertebak sifatnya

Pelakor di drama Korea. via kdramacrazy.com

Persoalan yang satu ini juga menjadi perbedaan yang begitu mencolok di antara pemeran pelakor sinetron Indonesia dengan drama Korea. Kenapa sih, selalu aja digambarkan sebagai sosok perempuan yang beralis tebal urakan, bandel, keras kepala, norak, dan banyak tingkah. Padahal bisa juga lo dihadirkan sebagai sosok yang sebaliknya, kan, malah nggak ketebak~

Advertisement

3. Biasanya sih kalau pelakor sinetron Indonesia orientasinya melorotin duit, tapi kalau drama Korea emang benar-benar jatuh cinta

Senyuman jahat. via www.youtube.com

Nggak paham gimana tujuannya, tapi biasanya sosok pelakor di sinetron Indonesia itu satu pikiran jahat yang pasti terjadi di semua sinetron. Kalau nggak melorotin duit selingkuhannya, ya, udah pasti ngincar harta benda milik keluarga besarnya. Begitu aja terus nggak ada perubahannya, memangnya ada nggak sih jadi pelakor karena benar-benar jatuh cinta? Hmmm~

4. Di drama Korea, pelakor punya cara yang elegan buat nyelingkuhin pasangannya. Beda sama di sinetron Indonesia pastinya~

Cara yang dipakai bukan recehan. via www.shopback.co.id

Buat jadi orang yang jahat pun terkadang butuh cara-cara yang cerdik. Kira-kira begitulah yang dilakukan pemeran pelakor di drama Korea, mereka punya cara-cara unik biar nggak gampang ketahuan, gimana mempertahankan cinta gelapnya agar bisa tahan lama.

Nggak kayak di Indonesia, ceritanya cuma muter aja nggak ada habisnya. Udah gitu, teknik selingkuhnya juga receh banget, yang kalau dilakukan bahkan anak SD pun bisa mencurigainya. 🙁

Advertisement

5. Pelakor di drama Korea juga jarang ada adegan mainstream seperti ketahuan selingkuh di tempat makan atau ada kejadian tabrak lari

Adegan khas sinetron Indonesia. via 1cak.com

Dua hal yang nggak bisa dipisahkan dari sinetron Indonesia adalah kejadian tabrak lari dan ketahuan selingkuh di tempat makan. Persoalan itu kayaknya jadi cuplikan wajib yang harus ada di sepanjang ceritanya. Udah gitu, jadi korban tabrak lari, tapi make up si perempuan masih on point banget tanpa berubah. Maunya gimana sih? 🙁

Sebenarnya kalau mau lebih masuk akal, sinetron Indonesia ini bisa banget dan nggak kalah sama drama-drama luar negeri kok. Coba deh hilangin hal-hal konyol dan mulai berbenah ke arah yang lebih baik. Satu hal yang perlu diingat, yang berpotensi merusak hubungan itu nggak cuma perempuan, ya, tapi laki-laki juga bisa!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE