6 Ragam Perasaan Saat Ditinggal Mati Hewan Peliharaan. Sedih Banget Lihat Makhluk Selucu itu Pergi! :(

peliharaan mati

Punya hewan peliharaan itu nggak sama kayak punya baju baru, atau punya motor baru, beda banget. Punya hewan peliharaan itu seolah punya teman baru yang setia dan nggak ada gantinya. Karena mereka adalah seekor hewan, yang nggak diliputi dengki, yang nggak banyak maunya dan tulus.

Advertisement

Itulah sebabnya kehilangan hewan peliharaan yang mati itu rasa sedihnya nyata. Bahkan rasanya nggak bisa digambarkan dengan kata-kata. Tapi sebisa mungkin Hipwee Hiburan akan memberikan gambaran betapa abstraknya kehilangan hewan kesayangan. Simak, ya!

Rasanya terpukul banget, makhluk yang biasanya menemani kita saat melepas penat tiada lagi

Selamat tinggal, sayang. via iheartdogs.com

Pulang sekolah, pulang kuliah, atau pulang kerja, kita biasa ditemani oleh kucing, anjing, bahkan marmut kesayangan kita. Hidup yang nggak adil terkdang bikin kita ingin terlepas dari ingar bingar peliknya masalah manusia. Hewan peliharaan inilah penyelamat kita, selalu menemani menghilangkan penat. Sayang banget kini sudah nggak ada lagi.

Meski rewel dan merepotkan, mereka selalu ada dan setia sama pemiliknya. Emangnya ada hewan peliharaan selingkuh sama manusia lain?

Kekompakan kita terkenang selamanya. via www.youtube.com

Nggak ada kisahnya, kan, kucing selingkuh sama manusia lain. Nggak ada ceritanya juga anjing tiba-tiba pindah ke rumah tetangga dan nggak mau pulang lagi. Tentu mereka adalah setulus-tulusnya makhluk yang mencintai pemiliknya dengan apa adanya. Meski kadang imbalannya kita harus bekerja ekstra buat kasih makan mereka sih. 😀

Advertisement
Kangen yang nggak bakal bisa diobati ini konyol, tapi setelah kepergiannya, sungguh nyata!

Kita nggak bisa ketemu dan main bareng lagi. via homesteading.com

Setelah hewan peliharaan kita mati, rasa kangen pasti bakal ada. Kalau pagi-pagi ada yang meang-meong minta makan, sekarang udah nggak ada lagi. Konyol banget sih memang, jadi kayak bucin. Tapi bagaimanapun perasaan rindu akan hewan peliharaan yang sudah mati itu nyata kok.

Meski hanya seekor hewan, tapi mereka sudah kayak adik dan keluarga sendiri. Ketika mereka pergi rasa kehilangan nggak terbendung lagi

Sedih nggak terkira. via barkpost.com

Meneteskan air mata itu wajar, artinya kita sedang berduka dan merasa kehilangan. Nggak salah kalau kita sudah menganggap hewan peliharaan sebagai bagian dari keluarga kita, tentu kehilangan mereka bakal bikin ruang kosong di hati kita. Yang tegar, ya.

Rasanya sakit hati banget nggak bisa menyelamatkan dan membuat mereka hidup lagi. Tapi apa boleh dikata kalau semua ini sudah terjadi

Menyesal seribu kali. via www.shutterstock.com

Ketika hewan peliharaan kita mati karena sakit, kecelakaan, atau sebab lainnya yang rasanya bisa kita cegah, ada penyesalan yang nggak kunjung bisa diobati. Ingin rasanya kembali ke masa lalu dan mencegah itu semua terjadi. Tapi lagi-lagi, kita nggak bisa berbuat apa-apa karena semua sudah jadi kehendak yang kuasa. Kita cuma perlu lebih ikhlas untuk menerimanya.

Advertisement

Nggak adil rasanya kalau melupakannya begitu saja, menguburkannya sebaik mungkin adalah bentuk penghormatan terakhir

Beristirahat dengan senang, ya! via www.lohud.com

Nggak ada lagi yang bisa kita lakukan untuk mengembalikan makhluk imut itu ke pangkuan kita lagi. Mau nggak mau, kita harus merelakannya. Maka menguburkan mereka sebaik mungkin dalam keadaan yang baik adalah bentuk penghormatan terakhir. Jangan lupa, kalau kamu punya foto mereka, pajang di kamarmu sebagai tanda mereka pernah mengisi hari-harimu.

Bukan hal aneh kok kalau kita berduka atas kematian hewan peliharaan kita. Justru ini menandakan kalau kita benar-benar punya hati nurani meskipun kepada hewan sekalipun. Tetap tegar dan jangan berlarut, ya, kesedihannya. Semoga mereka yang meninggalkanmu beristirahat dengan tenang.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

Editor

Senois.

CLOSE