3 Kelakuan Resek Soang pada Umat Manusia, Binatang yang Citra Barbarnya Melebihi Kucing Oren!

Penindasan soang kepada manusia

Selama ini, publik menganggap bahwa kucing oren adalah satu-satunya hewan luar angkasa yang dikirim ke bumi oleh Tuhan karena suatu hal. Makanya nggak heran kalau jenis kucing yang terkenal dengan sifat barbar dan konyolnya ini hadir sebagai cobaan yang lumayan sulit bagi kita sebagai manusia.

Advertisement

Tapi, rupanya kita nggak sadar kalau ternyata ada juga hewan lain yang nggak kalah barbar. Ya, dialah soang! Angsa dengan leher panjang yang selalu mengganggu siapapun yang melintas di sekitarnya. Mulai dari dikejar sampai disosor, pokoknya jailnya nggak kira-kira. Nah, inilah bentuk keresean soang terhadap peradaban umat manusia.

1. Protektif banget saat jaga daerah kekuasaannya, apalagi kalau di situ ada anak-anaknya yang masih kecil. Jangan coba-coba berani lewat pokoknya!

Gerombolan soang. via www.facebook.com

Salah satu hal yang wajib diwaspadai dari keberadaan soang adalah ketika mereka udah bergerombol membentuk koloni dan bikin area kekuasaan tersendiri. Lebih bikin jengkel lagi karena mereka sering banget kumpul-kumpul di pinggir jalan berasa lagi kopdaran sama soang komplek sebelah. Kalau udah nonton pemandangan kayak gitu, lebih baik kamu menghindar aja, preman kampung pun juga mikir-mikir lagi kalau mau lewat.

Daerah kekuasaan soang ini biasanya bener-bener nggak terdeteksi oleh umat manusia. Pokoknya, jarak beberapa meter dari gerombolan mereka biasanya menjadi hak milik. Siapa pun yang melewatinya bakal disikat habis-habisan. Ngeselin banget, kan?

Advertisement

2. Pernah dengar mitos kalau misalnya kamu dikejar anjing atau soang lebih baik jongkok biar dibebasin? Please, langkah itu nggak bakalan berhasil kalau diterapkan pada gangster yang satu ini!

Kenakalan soang udah nggak bisa dimaklumi lagi. via jualayamhias.com

Sebenarnya, pernah ada mitos yang mengatakan bahwa hal yang menyelamatkanmu dari kejaran anjing dan soang adalah jongkok secara tiba-tiba. Kira-kira siapa sih yang bikin langkah menyesatkan ini? Giliran dipraktikkan ke soang ternyata hasilnya malah lebih menyakitkan. Kamu harus tahu bahwa mitos itu benar-benar nggak berlaku sama hewan jahanam ini.

Masalahnya, kamu jalan pelan di sekitarnya aja bakalan dikejar dan disosor. Giliran lari, ya, malah semakin dikejar sampai ke mana pun hingga dia mendapatkan salah satu bagian tubuhmu. Nah, kalau nggak percaya, coba aja kamu berhenti dan jongkok ketika dikejar soang. Kemudian rasakan dan saksikan sendiri dengan kedua matamu, apa yang bakal terjadi selanjutnya. Dia akan mengirimmu dalam rasa sakit yang nggak pernah kamu bayangkan.

3. Sekalinya disosor, ngincernya pasti bagian paha dan bokong. Mentang-mentang lehernya kalau dipanjangin bisa sampai 15 meter. Hah!!1!

Advertisement

Si Jahanam lagi ngajarin anaknya buat membantai umat manusia. via www.berwirausaha.net

Kalau suatu saat kamu melewati gerombolan soang dan melihat salah satu dari mereka udah membuka sayapnya, alangkah baiknya kalau kamu putar balik. Membuka sayap adalah salah satu tanda bahwa sifat jail mereka udah keluar. Mereka nggak bakal ngasih ampun dan mengincar bagian paha serta bokongmu sebagai sasarannya!

Mending kalau cuma nyosor biasa, masalahnya mereka ini nyosor dengan posisi setengah terbang dan mengepakkan sayapnya berkali-kali. Udah gitu, kamu juga bakal ditarik-tarik dengan leher yang panjangnya seolah nggak terbatas itu. Tapi memang begitulah, di balik kecantikan suatu hal, pasti ada aja sesuatu yang bikin kita merasa sakit. Kayak jatuh cinta. 🙁

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE