Membedah Rahasia Kenapa Orang Tua Zaman Dulu Lebih Pinter Main “Nomor” daripada Matematika~

Pinter main nomor

Baru-baru ini banyak beredar foto tentang bapak-bapak yang seolah tengah serius mempelajari sesuatu sambil menatap kertas berisi deretan angka dengan lekat. Belakangan diketahui bahwa foto-foto tersebut rupanya bukan orang yang benar-benar lagi mempelajari sesuatu, melainkan sedang menghitung peluang munculnya nomor yang biasanya disebut dengan togel. Bagi orang zaman dulu tentunya udah nggak asing lagi dengan istilah yang satu ini.

Advertisement

Uniknya, sama-sama berkutat dengan angka dan memiliki keribetan yang sama pula, orang tua zaman dulu lebih pinter mempelajari togel daripada matematika. Alih-alih suruh ngajarin anaknya pelajaran yang kerap jadi momok itu, wong mereka aja kadang udah pusing sendiri. Tapi, kalau urusan togel mah tetep nomor satu dan dipelajari bab demi bab sampai mengelupas!

Pendidikannya mungkin nggak seberapa, apalagi sampai belajar matematika yang katanya nyusahin itu. Tapi, mereka ini dulu sejak sore setiap harinya udah sibuk menghitung angka

Ilustrasi main nomer / Credit: Twitter Belencuyski via twitter.com

Nggak dimungkiri lagi kalau zaman dulu yang namanya menempuh pendidikan layak dan sampai tingkat tinggi itu bukan urusan yang gampang. Selain biayanya yang cukup mahal, akses untuk mendapatkan kemudahan dalam pendidikan pun nggak seperti zaman sekarang. Meski begitu, kemauan mereka buat balajar matematika dalam bentuk lain ini nggak ada menyerah-menyerahnya.

Buat yang belum tahu, biasanya pengumuman judi nomer itu akan diumumkan pemenangnya pada malam hari, makanya nggak heran jika orang tua zaman dulu setiap sore menjelang udah sibuk cari kertas, pulpen, terus menyendiri kayak remaja lagi butuh me time gitu.

Advertisement

Nah, kalau udah ngadep kertas kayak gini nih biasanya bikin mereka lupa segalanya. Gayanya aja udah kayak orang lagi nulis dan baca buku, pokoknya berasa jadi kutu buku dan pecinta matematika banget deh.

Kalau udah mulai mau hitung-hitungan pasti peralatan tempurnya beragam, mulai dari pensil, kertas, buku ‘pelajaran’, dan tentunya otak yang cemerlang. Belum lagi ada tambahan buku tentang tafsir mimpi!

Perjuangan orang tua / Credit: Twitter miripmiripjii via twitter.com

Nggak cuma sekadar buku, kertas, dan pulpen aja yang berada di depannya kalau udah sibuk beraktivitas kayak gini. Pasalnya, kegiatan belajar ala orang tua zaman dulu ini juga butuh otak yang cemerlang dengan berbagai terobosan. Kalau kamu cuma mengandalkan keberuntungan, dijamin nggak bakalan menang dengan jitu, apalagi kalau cuma asal tebak. Bahkan, terkadang mereka juga sampai bawa buku tafsir mimpi. Katanya sih, bisikan tentang bocoran nomer berapa aja yang bakal menang dan keluar itu bisa lewat berbagai cara, salah satunya lewat mimpi. Makanya jangan heran kalau orang zaman dulu repot-repot mencari arti mimpi mereka.

Metode yang dikuasai pun beragam, kayak misalnya ilmu peluang, metode deret, sampai baris aritmatika. Nggak paham lagi!

Serius banget kayaknya / Credit: Twitter Rhinoxeros_ via twitter.com

Dalam mempelajari ilmu permainan haram yang satu ini, orang zaman dulu totalitasnya nggak nanggung-nanggungnya sama sekali. Kelihatannya aja yang dipelajari cuma barisan angka nggak jelas, tapi di balik itu mereka harus memahami bab-bab yang mungkin terkait sama peluang, metode deret, logika, hingga baris artimatik. Sesuatu yang mungkin sebagian besar baru kita kenali di zaman SMA, tapi orang zaman dulu udah punya kemampuan-kemampuan sejak dini. Belum lagi kalau misalnya dihubungkan dengan arti mimpi mereka, atau ketika mereka secara nggak sengaja menemukan petunjuk terkait nomor yang bakal keluar dengan cara yang absurd. Suruh ngajarin cucunya soal matematik? Nggak sanggup~

Tapi di sisi lain, yang namanya judi itu memang bikin banyak orang jadi gila, termasuk judi nomor yang satu ini. Kalau udah benar-benar sampai ketagihan, biasanya penggemar judi nomor bakal rela berdiam diri di kuburan buat cari petunjuk, cari-cari info kecelakaan kendaraan terus dicatat plat nomornya, sampai dengan cara-cara aneh lainnya yang bahkan nggak masuk di akal sehat. Mau gimana lagi, namanya juga orang udah ketagihan pasti susah banget. Udah cukup buat nostalgia aja, ya, jangan lagi diterusin hal-hal kayak begini, kasihan anak istri kalau makan duit nggak berkah. 🙁

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE