Suka Duka Jadi Karyawan Minimarket. Banyak Banget Rintangannya!

Sering jadi sasaran amarah pembeli hingga tugas yang menumpuk

Kalau di luar negeri mungkin sekarang ini keberadaan karyawan minimarket semakin sedikit karena banyak yang mulai beralih menggunakan mesin atau robot. Tetapi sebagian besar minimarket di Indonesia masih menggunakan bantuan para karyawan untuk menjalankan operasional toko.

Advertisement

Waktu masa kecil dulu, kamu pernah juga nggak sih pengin jadi mbak-mbak yang jagain kasir minimarket atau supermarket karena tertarik sama mesin kasirnya? Melihat mbak kasir pencet-pencet papan ketik komputer sambil menata uang kayak punya keseruan tersendiri waktu kecil. Tapi ternyata, jadi karyawan minimarket nggak selamanya mulus lo, ada suka dan dukanya juga!

1. Karyawan minimarket sering jadi sasaran amarah orang tua yang anaknya top up game sampai ratusan ribu

Karyawan minimarket

Suka duka karyawan minimarket | Credit via Wikimedia Commons

Beberapa waktu yang lalu sempat viral video seorang karyawan minimarket jadi sasaran amarah orang tua yang anaknya top up game online di minimarket. Orang tua tersebut memarahi karyawan minimarket karena memperbolehkan anaknya melakukan top up game sampai ratusan ribu. Padahal karyawan minimarket tersebut hanya berusaha untuk melayani pengunjung yang datang ke toko. Apes bener 🙁

Nikmati konten menarik seputar side job: Langkah Merintis Karier sebagai Freelance EO. Cara Seru Dapat Uang Tambahan

Advertisement

2. Harus menata display produk, jadi kasir dan mesti siap siaga untuk bersih-bersih toko. Salut!

Karyawan minimarket

Suka duka karyawan minimarket | Photo by Bernard Hermant on Unsplash

Biasanya di dalam satu minimarket cuma ada dua sampai tiga karyawan yang bertugas untuk menjalankan operasional toko. Mereka semua harus berjibaku mengurus tatanan produk, melayani pengunjung di kasir dan juga menjaga kebersihan toko. Beberapa waktu lalu juga ramai soal cuitan seorang karyawan minimarket yang terpaksa harus membersihkan ‘kotoran’ pengunjung di dalam toko.

Warganet di Twitter pun ikut ngakak tapi juga ikut memberikan semangat untuk si karyawan minimarket. Buat mbak dan mas yang bekerja di minimarket, kalian juga tangguh!

3. Belum lagi kalau ada barang yang hilang, karyawan minimarket biasanya harus mengganti dengan uang pribadi

Karyawan minimarket

Suka duka karyawan minimarket | Photo by Julia Avamotive from Pexels

Selain menjalankan operasional toko, para karyawan minimarket juga harus menjaga keamanan toko dari para pelaku tindak kriminal. Meski saat ini kebanyakan toko telah dilengkapi dengan CCTV, tetapi nggak menutup kemungkinan masih ada oknum yang nggak bertanggung jawab mengambil barang tanpa membayar. Kalau udah begini, pasti karyawan minimarket ikut mengganti uang kerugian toko. Huft 🙁

Advertisement

4. Meski begitu, mereka juga patut dinobatkan jadi deretan orang yang ramah karena selalu menyapa pengunjung yang datang ke toko

Karyawan minimarket

Suka duka karyawan minimarket | Photo by Nielson Caetano-Salmeron on Unspl

Meski mereka mengemban tugas yang cukup berat dan kadang ada kejadian yang bikin mereka sedih, mereka akan tetap menyapa para pengunjung yang datang ke toko dengan ramah. Mereka juga senang kalau pengunjung bisa menemukan semua kebutuhannya di minimarket tempatnya bekerja.

5. Apalagi kalau mereka bisa punya pelanggan setia yang selalu belanja di tokonya. Senangnya bukan main!

Karyawan minimarket

Suka duka karyawan miniamrket | Photo by Q. Hưng Phạm from Pexels

Di luar segala duka yang mereka alami dan rasakan, mereka bakal suka banget kalau bisa mendapatkan pelanggan setia yang selalu belanja ke tokonya. Ketika toko lagi sepi pengunjung, mereka masih bisa mendapatkan pemasukan dari para pelanggan setianya.

Semua pekerjaan memang ada risikonya dan jadi karyawan minimarket juga ternyata banyak banget ya rintangannya. Kalau kamu pernah punya pengalaman apa nih di minimarket? Coba share yuk di kolom komentar~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE