Merujuk pada penelitian dari psikolog bernama Bertram Forer, salah satu alasan kebanyakan orang percaya zodiak adalah karena kita cenderung mempercayai hasil-hasil ramalan yang bernada positif. Namanya manusia memang selalu senang mendengar hal-hal positif tentang dirinya ketimbang yang bernada negatif. Itulah kenapa kebanyakan ramalan atau ulasan zodiak mengobral pernyataan-pernyataan yang akan membuat pembacanya merasa unik dan punya banyak kelebihan.

Masalahnya, kita harus adil sejak dalam pikiran. Dalam rangka campaign #kononkatanya, Hipwee ingin menguji kecil-kecilan teori Forer di atas dengan membuat seri #GanyangZodiakmu. Saya akan menjelma orang paling jujur dengan lidah paling pedas sedunia, mengungkap sisi negatif dari tiap-tiap zodiak. Kita lihat seberapa batinmu tahan mendengarnya. Sebagian dari kamu mungkin akan muak dan tidak lagi percaya zodiak, ya ndak apa-apa. Untuk yang tetap percaya, mudah-mudahan bisa jadi bahan introspeksi diri.

Advertisement

Setelah Leo, zodiak kedua yang kita ganyang kali ini adalah Pisces (19 Februari – 20 Maret). Beda 180 derajat dengan Leo yang haus perhatian, Pisces justru konon katanya zodiak paling introver. Makanya mungkin Pisces nggak terlalu suka diomongin. Agak nggak tega sih, untungnya mereka paling pemaaf dan toleran 🙂

Lagipula kadang-kadang mereka memang perlu disadarkan bahwasanya hidup nggak selalu seindah mimpi-mimpi mereka. Hidup itu kejam, Bung, seperti artikel ini.

1. Di dunia ini apa yang paling ditakuti Pisces? Realitas

God making pisces via id.pinterest.com

Sebagaimana ikan yang kebergantungan akan habitatnya begitu tinggi untuk sekadar bernapas, seorang Pisces seakan punya dunia yang berbeda dengan orang lain. Imajinasi dan pengembangan perasaan-perasaan mereka yang melanglang buana itu membuat mereka suka asyik dengan dirinya sendiri.

Advertisement

Sementara dunia nyata dan kenyataan-kenyataan pahit terlalu keras bagi Pisces. Alhasil, mereka kerap megap-megap jika harus singgah di dunia nyata. Itu kenapa seringkali mereka lari dari kenyataan, menghindari satu masalah ke masalah yang lain. Terkadang Pisces disebut penakut, bukan pada preman Tanah Abang, jumpscare film horor, atau suharto, tapi pada realitas.

Waduh, tapi bagaimana caranya hidup tanpa kenyataan? Pisces yang tahu, saya juga bingung.

2. Pisces mungkin tidak perlu ramalan cuaca, bagi mereka hampir tiap jamnya adalah mendung

Pisces to do list. via instagram.com

Gambaran stereotip Pisces:

Mudah ditemukan di pojok-pojok ruangan atau tempat remang-remang sedang menunduk murung sembari bergalau mendengarkan lagu-lagu Adele, My Chemical Romance, Armada, dan Didi Kempot. Kemudian mereka mengosongkan foto profil media sosialnya atau mengunggah potongan bait puisi yang sedu.

Oke, tidak seklise itu mungkin. Tapi Pisces dipercaya sangat emosional dalam ekpresi yang tertutup (beda dengan Cancer). Perasaan mereka dua langkah lebih depan dari logikanya. Mereka meratapi segalanya, menikmati itu (wow!) dan tidak ada yang peduli karena ia tidak cerita ke siapa-siapa.

Andai berlarut-larut, Pisces bisa kehilangan kontrol atas dirinya sendiri. Seumpama ikan-ikan yang menenggelamkan dirinya pada kesedihan dan mimpi-mimpinya lalu membiarkannya hanyut sampai entah kemana.

3. Sedih itu hak, tapi Pisces dalam banyak situasi sering terlalu keras meyakinkan dirinya sebagai korban atas kesalahan yang entah apa

Hubungan Pisces dengan zodiak lain~ via astrolovecosmos.com

Dibanding zodiak lain, kalau dipikir-pikir sisi negatif Pisces ini seharusnya tidak terlalu menganggu kita semua (lain dengan Gemini atau Aries misalnya). Kebanyakan dari mereka bermasalah dengan dirinya sendiri. Oh mereka berurai air mata, ya biarkan saja. Oh, mereka mulai men-deactive-kan media sosialnya, ya cukup tahu.

Tapi golongan Pisces yang terburuk adalah mereka yang terjerumus dalam logika playing victim dan melemparkan kesalahan pada orang lain. Kendati ia tidak mengungkapkannya dan melakukan apapun untuk membalasnya.

Karena kemampuan Pisces memendam luka itu luar biasa. Sayangnya, memendam tidak berarti melupakan. Jangan kaget jika seorang Pisces masih mengingat kesalahan yang pernah kamu lakukan di kelas dua SD, bahkan meski kamu saja lupa pernah mengenalnya.

4. Ini cukup pedas, tapi Pisces konon adalah zodiak paling mudah dikalahkan dalam kompetisi

pisces season via me.me

Terlalu menghakimi jika menyebutnya “lemah” (ingat, Pisces super-sensitif). Apalagi zodiak jelas tidak bisa menentukan tingkat talenta, IQ, atau kekuatan fisik.

Tapi Pisces punya kendala besar: mental. Kepercayaan diri mereka rentan dan pesimis. Mereka bisa saja dibuat kalah sebelum berperang lewat perang psikologi. Di depan mungkin mereka bisa balas menggertak, tapi mereka akan pulang, masuk kamar, dan dihantui “serangan” itu berhari-hari.

Jika kamu sedang sedih dan mencari teman sesenggukan, carilah Pisces. Tapi jangan berharap mereka memberi solusi atau sesuatu yang “membangun”. Naluri mereka lebih pada meratapi dibanding mencari solusi.

Oke, Albert Einstein selalu dipamerkan sebagai kebanggaan kaum Pisces. Sekali lagi, zodiak tak menentukan kecerdasan. Einstein pun pada riwayatnya pernah mengalami imposter syndrome, atau mental inferior yang merasa dirinya inkompeten dan minder atas talenta dan capaiannya. Para pengidapnya percaya bahwa dirinya tak layak di profesi yang sedang dijalani dan suatu hari akan dipecat.

5. Pisces disebut zodiak paling berpotensi menjadi seniman karena kemampuannya berimajinasi. Hmm, bagus deh kalau misal ada karyanya

Pisces

Konon katanya, Pisces adalah zodiak paling berjiwa artistik. Mereka dianugerahi insting estetis yang kuat, zodiaknya para seniman. Alasannya adalah mereka pandai berimajinasi dan berempati. Harus diakui dua kemampuan tadi memang yang pasti dimiliki oleh komposer besar, penulis novel Best Seller, pelukis ratusan juta, dan sebagainya.

Tapi itu ketika kita bicara karya (sialnya, tak semua Pisces benar-benar berkarya). Di wilayah yang lebih personal, dua hal ini kerap jadi duri.

Pertama, kemampuan berimajinasi membuat Pisces sukar membedakan fakta dan fiksi. Bila sudah sibuk dengan fantasi-fantasinya, lingkungannya akan menganggapnya mengalami delusi. Dalam kasus-kasus tertentu bisa sampai paranoid. Bagi pecinta musik rock, mungkin tak ada yang lebih representatif dari Kurt Cobain.

Kedua, empati itu amat penting, tapi kadang Pisces bisa sampai kehilangan dirinya sendiri. Iradat Ungkai, seorang kawan Pisces saya pernah mengeluarkan gurauan: “Aku bisa baca pikiran orang lain… tapi tak bisa baca pikiranku sendiri…” Piye toh??

6. Dan dalam mimpi-mimpi siang bolong mereka, Pisces ingin cinta sesuci ubin masjid

Pisces heartbreak via www.scoopwhoop.com

Dalam alam pikiran Pisces, cinta harus seideal mungkin: tulus, seadil-adilnya, romantis, saling berkorban, “kamulah satu-satunya”, dan tak bersyarat. Perempuan Pisces mendambakan pangeran berkuda yang tiba-tiba meminangnya dan happy ending. Pria Pisces mendambakan seorang putri yang seketika mau menemaninya seumur hidupnya hanya dengan dicium. Kadang keduanya lebih mencintai konsep pasangan yang ideal di kepala mereka dibanding pasangannya sendiri.

7. Pisces dengan segala ketertutupannya adalah orang-orang yang paling sulit dipahami

Astaga, Pisces mengira “sulit dipahami” itu keren, padahal kita tidak peduli.

Mau tahu bagaimana zodiak-zodiak lainnya diganyang dan kena cibir juga? Cek di sini!

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya