Buku “A Man Called Ahok” akhirnya resmi difilmkan. Sebuah teaser yang dirilis di YouTube kemarin mencuri perhatian warganet. Banyak yang menunggu-nunggu film ini sejak lama. Sosok Basuki Tjahaja Purnama memang jadi kepala daerah yang sangat diidolakan karena ketegasannya. Namun bagi sebagian lain, sosok Ahok dianggap nggak pantas karena nggak segan-segan kasar, apalagi ketika tersandung kasus penistaan agama beberapa waktu lalu.

Kini, sosok Ahok yang lebih setahun mendekam di penjara itu akan muncul di film yang disutradarai oleh Putrama Tuta. Oleh karena itulah, hanya melihat teaser saja, warganet sudah heboh membicarakan hal ini.

Teaser film The Man Called Ahok yang ditayangkan kemarin langsung menyedot perhatian warganet di media sosial

Advertisement

Kemarin, film A Man Called Ahok menayangkan teasernya melalui YouTube. Film ini diadaptasi dari buku “A Man Called Ahok” karangan Rudi Valinka alias Kurawa. Buku tersebut berisikan kumpulan cuitan Kurawa lewat Twitter tentang kehidupan lampau Ahok di Belitung Timur. Dilansir dari laman cnnindonesia.com, sutradara film ini, Putrama Tuta, menjelaskan “A Man Called Ahok” fokus bercerita tentang kehidupan Ahok di Belitung Timur dari SMP sampai menjadi Bupati. Terutama akan bercerita tentang hubungan keluarga antara Ahok dengan Kim Nam. Sekitar 90 persen cerita ini berada di Belitung Timur, hanya sedikit yang menceritakan kisahnya di Jakarta. Beberapa artis yang terlibat dalam film ini antara lain Daniel Mananta sebagai Ahok, Deni Sumargo sebagai Kim Nam, Eriska Rein sebagai Buniarti, dan lainnya.

Perbincangan ini nggak jarang berujung pada pembahasan tokoh utama yang nggak diperankan oleh Reza Rahadian

pada bahas Reza Rahadian via www.twitter.com

Respons warganet tentu saja beragam. Ada yang nggak sabar menunggu film ini, ada juga yang malah membahas hal lain. Salah satu pembahasan yang ramai di media sosial adalah tentang pemeran utama dalam film ini. Sosok Ahok sendiri diperankan oleh Daniel Mananta. Dari segi penampilan dan cuplikan film dalam teaser yang dirilis di YouTube, Daniel memang cocok memerankan sosok Ahok.

Lucunya, warganet membawa-bawa nama Reza Rahadian. Di satu sisi, warganet mempertanyakan kenapa bukan Reza yang menjadi tokoh utama dalam film A Man Called Ahok ini (mungkin ini adalah bentuk sindiran). Namun di sisi lain warganet bersyukur kalau yang memerankan Ahok bukanlah Reza.

Sebenarnya Reza Rahadian nggak sesering itu “menggondol” tokoh utama di dunia perfilman nasional, hanya saja dia memang sering menjadi pemeran utama di film-film laris dan populer

sering membintangi film populer via bacaterus.com

Advertisement

Sindiran atau perbincangan warganet soal Reza Rahadian ini bukan tanpa sebab. Beberapa tahun terakhir, sosok Reza Rahadian memang kerap kali terpilih sebagai pemeran tokoh utama di dunia perfilman internasional. Apa pun genre filmnya, Reza Rahardian selalu bisa dijadikan tokoh utama. Seperti dalam film Habibie & Ainun, My Stupid Boss, Kapan Kawin?, Emak Ingin Naik Haji, Warkop DKI Reborn; Jangkring Boss, dan masih banyak lagi.

Tapi jika dibandingkan dengan produksi film nasional yang ada, sebenarnya Reza Rahadian nggak “melulu” jadi tokoh utama. Hanya saja, di film-film yang dia perankan, selalu mendapat atensi yang besar dari penonton. Film-filmnya tergolong sukses dan laris manis. Dia juga sering mendapatkan nominasi dan penghargaan di dunia perfilman.

Artiya, Reza memang memiliki kemampuan untuk menghidupkan sosok yang dia perankan di film-film tersebut. Jadi nggak heran sutradara memercayakan bintang utama dalam sebuah film kepada Reza. Tapi ada juga satu hal yang menjadi pertanyaan (atau mungkin realitas) di dunia perfilman saat ini. Apakah nggak ada lagi aktor yang “setara” dengan Reza ini? Atau apakah memang aktor lain nggak punya kesempatan untuk membuktikan bahwa mereka sebenarnya juga mampu seperti Reza Rahadian? Kita patut tunggu, film A Man Called Ahok yang nggak diperankan oleh Reza ini; apakah Daniel Mananta mampu memerankannya sebaik Reza? 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya