Percayakah kamu tentang adanya kehidupan di alam lain selain yang dihuni oleh manusia biasa seperti kita? Pembahasan tentang alam lain memang tak ada habisnya, dunia gaib yang konon menjadi tempat tinggal setan dan jin selalu menarik untuk diperbincangkan. Alasannya tentu karena alam tersebut masih menyimpan sejuta misteri yang tak semua orang ketahui. Berbagai macam mitos pun tersebar di kalangan masyarakat kita untuk menjelaskan berbagai macam fenomena tidak masuk akal yang dipercaya terjadi karena eksistensi dunia lain. Salah satunya adalah mitos tentang waktu kedatangan mereka, para setan dan jin.

Tapi tahukah kamu, kalau sebenarnya ada penjelasan ilmiah yang logis terkait waktu kedatangan para jin dan setan, seperti video yang dilansir YtCrash. Bagaimana penjelasannya? Langsung saja simak uraian Hipwee di bawah ini ya!

Munculnya setan menjelang petang bukan karangan ibu-ibu kita saja, karena saat itu muncul gelombang elektromagnetik yang …

jelang maghrib.

jelang maghrib. via www.harianaceh.co.id

Advertisement

“Sari pulang sudah maghrib! Masuk rumah!”
“Enggak Mak, nanggung masih main.”
“Kamu mau digondol sundel bolong?”
“Maaaaaaaaaaaak….”

Percakapan di atas mungkin pernah kamu alami sewaktu kecil. Orang-orang jaman dulu selalu mengatakan kalau saat menjelang petang atau maghrib merupakan waktu di mana banyak setan berkeliaran. Berangkat dari alasan itulah makanya saat kamu kecil dulu, ketika maghrib hampir tiba, kamu harus segera pulang dan masuk ke dalam rumah. Kalau kamu masih saja bermain di waktu itu, katanya kamu akan diculik kalong wewe, sundel bolong, ataupun mahluk lainnya.

Dan ternyata itu bukan cuma mitos! Saat menjelang petang sejatinya adalah waktu di mana warna alam berubah jadi kemerahan. Warna itulah yang kemudian memiliki resonansi serupa dengan jin dan setan.

Advertisement

Resonansi merupakan dengungan suara atau peristiwa turut bergetarnya suatu benda yang disebabkan oleh gelombak elektromagnetik luar.

Oleh karena itulah setan dan jin seperti memiliki tenaga yang lebih kuat. Makanya saat jelang maghrib akan sangat lebih baik kalau kamu berada di dalam rumah.

Pukul 00.00 jadi waktu kedatangan jin dan setan karena saat itu emosi manusia berada di titik nol, lalu…

tengah malam~

tengah malam~ via www.summitpost.org

Waktu tengah malam selalu identik dengan kedatangan para hantu untuk berkeliaran. Hal ini juga selalu digambarkan dalam film-film horror yang memilih puncak adegan di waktu tersebut dengan bunyi dentingan jam yang khas. Ternyata pendapat ini nggak sebatas mitos, sebab ada penjelasan ilmiah yang bisa menjadi penawarnya.

Malam hari selalu identik dengan kegelapan dan langit yang menghitam, karena itulah apa yang ada menjadi terlihat seperti bayang-bayang. Alasan inila yang secara nggak langsung membentuk anggapan kalau hantu akan muncul pada waktu tersebut.

Selain itu, pukul 12 malam merupakan waktu pergantian hari yang menunjukkan posisi waktu dan emosi manusia sedang berada di titik nol. Emosi manusia saat itu ada pada keadaan yang begitu rendah, sehingga begitu mudah membentuk sebuah sugesti. Makanya nggak heran kalau kesan misteri saat pukul 12 malam menjadi nggak bisa dihindarkan karena adanya sugesti menyeramkan, mungkin secara nggak sadar.

Waktu sepertiga malam yang terakhir, sekitar pukul 3 pagi, menjadi gerbang kedatangan arwah gentayangan, benar?

sepertiga malam.

sepertiga malam. via spacewallpapers.org

Ujung sepertiga malam atau sekitar pukul 3 pagi juga sering kali dianggap menjadi gerbang kedatangan bagi mereka. Saat manusia tengah berada di puncak tidurnya atau cecara psikologis dikenal sebagai tahap REM atau Rapid Eye Movement. Dalam tahap tersebut manusia sedang ada di dalam mimpinya.

Rapid Eye Movement adalah kondisi normal dari tidur yang ditandai dengan gerakan cepat dan acak dari mata.

Nah, bagi orang yang suka begadang itu bisa menjadi sebuah masalah karena secara nggak langsung akan membuat otak memproses lingkungan yang berbeda. Hal itu terjadi karena kekuatan otak yang menurun tetapi tubuh masih dipaksakan untuk terus terjaga. Itulah yang kemudian menyebabkan sensasi di dalam tubuh dankamu bisa saja mengalami Sleep Paralysis.

Sleep paralysis atau kelumpuhan tidur merujuk pada keadaan ketidakmampuan bergerak ketika sedang tidur ataupun ketika bangun tidur. Seorang yang mengalami kelumpuhan tidur biasanya akan mengalami masalah untuk menggerakkan anggota badan, tidak bisa mengeluarkan suara, dan sebagainya yang biasanya juga disertai dengan halusinasi seram atau mimpi buruk. Di Indonesia kejadian seperti ini pun sering disebut dengan istilah rep-repan.

Di tahapan inilah kemudian tubuh seperti menjadi bisa merasakan beberapa sensasi seperti reaksi teror atau panik, halusinasi pendengaran atau visual, dan juga perasan. Sensasi tersebut yang lantas sering dikaitkan dengan adanya roh-roh jahat dan mengganggu.

Jadi, sebenarnya kemunculan makhluk halus itu berasal dari kekuatan pikiran kita sendiri yang akhirnya mampu menciptakan segala bentuk jin, setan, hantu, ataupun roh jahat. Nah, daripada menciptakan pikiran-pikiran tersebut, mending menciptakan pikiran lain yang manis dan membahagiakan, ‘kan? Toh, semua bisa kamu kontrol dengan pikiranmu sendiri. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya