5 Unek-Unek Tentang Guru dari Anak SD. Kamu Dulu Suka Bertanya-Tanya Tentang Hal ini Nggak sih?

Unek-unek anak SD

Mengingat kembali masa-masa di zaman kita dulu masih SD, rupanya nggak hanya hal-hal manis dan lucu aja yang terlintas di benak kita. Ada banyak lagi hal lainnya yang mungkin jika diingat kembali malah bikin kita semakin penasaran tentang hal tersebut. Beberapa di antaranya adalah unek-unek dan pikiran anak SD tentang guru-guru di sekolahnya yang mungkin bagi anak seusia kita dulu menimbulkan banyak banget pertanyaan.

Advertisement

Bukan anak SD namanya kalau hidup nggak penuh dengan rasa ingin tahu dan penasaran yang tinggi, kan? Tapi terkadang, pikiran-pikiran tersebut sampai kita dewasa rupanya masih aja belum bisa terjawab. Kalau udah begitu ceritanya, bukannya merasa tenang, malah semakin menghantui kita untuk mencari jawabannya. Simak deh, kamu pasti pernah merasakan unek-unek ini ketika dulu masih SD~

1. Ingat nggak sih ketika dulu kita dipulangkan lebih awal pas guru bilang ada rapat? Memangnya rapat apa sih kok tiap minggu ada rapat?! Kok selama itu sih?

Bahagianya kalau pulang pagi. via www.kompasiana.com

Bagi anak-anak SD, tentunya pernah dan sering banget mengalami kejadian yang satu ini, biasanya kalau nggak hari Kamis ya hari Jumat. Tentunya hal ini jadi surga tersendiri, karena dengan pulang lebih awal kita bisa pergi bermain sepuas-puasnya dengan teman satu geng. Tapi di balik semua itu, momen ini ternyata juga mengundang rasa penasaran lo, kira-kira dulu para guru itu pada rapat ngomongin apa sih ya? Masalahnya nih nggak cuma sekali atau dua kali, malah terkadang setiap minggu. Padahal kan cuma ngadepin kita-kita ini yang masih bocil, ya? 🙁

2. Kalau kamu perhatikan lagi, guru SD kayaknya pinter banget, paham semua mata pelajaran. Sebenarnya mereka ini ngajar apa sih?

Ilustrasi guru SD. via www.wartanasional.com

Di masa SD, apalagi yang untuk angkatan 90-an ke atas, tentunya nggak asing lagi dengan guru SD yang merangkap jabatan mengajar. Misalnya di hari Senin beliau mengajar baca tulis, hari berikutnya mengajar matematika, ternyata di akhir pekan ganti lagi mengajar olahraga. Ini kita yang nggak paham atau memang guru SD itu semuanya pada pinter banget, ya? Kalau biasanya guru wajib mengasai satu mata pelajaran, giliran guru SD semua dikuasi. Hmmm, mind blowing sekali~

Advertisement

3. Buat guru SD kelas 1, mereka kerja cuma sampe jam 11 dong, ya? Kan, muridnya jam 11 juga udah pulang 😀

Rasanya jadi guru kelas 1 SD. via www.borneonews.co.id

Namanya juga rasa penasaran khas anak SD kan, pasti kalau nggak terlalu polos bisa jadi di luar logika kayak gini. Hampir semua Sekolah Dasar di seluruh Indonesia punya sistem yang sama. Bagi anak kelas satu, tentunya mereka menjadi kaum-kaum yang setiap harinya punya previlese untuk pulang lebih awal. Nah, di situlah pertanyaan itu hadir menghantui. Kira-kira guru anak kelas satu SD ini kerja sampai jam 11 aja apa gimana ya? Kan ngikutin anak-anaknya tuh. 🙁

4. Kenapa guru-guru SD terlihat lebih serem dibanding emak sendiri? Ada yang punya pikiran sama!?

Kalau marah lebih horror daripada emak. via mediaindonesia.com

Pertanyaan selanjutnya yang kerap datang dan membuat masa kecil kita penuh dengan rasa penasaran adalah kenapa guru SD bisa terlihat lebih seram dibanding emak sendiri. Padahal kalau dipikir-pikir, kita pulang ke rumah ketemunya juga emak, tidur dan dimarahin juga sama emak sendiri. Gimana bisa-bisanya guru SD citranya malah lebih serem sih? Apalagi kalau ada apa-apa di rumah, emak malah masrahin kita pada guru SD, yang ada makin takut!

5. Kalau lagi pas lagi jam istirahat terus kita iseng masuk ke kantor guru. Pasti ada salah satu guru yang lagi main Zuma sama Solitaire, memangnya nggak ada game lain apa ya?

Advertisement

Game ikonik para guru. via zuma.id.softonic.com

Gim komputer lawas bernama Zuma dan Solitaire ini rupanya nggak cuma ngetren di kalangan PNS, tapi juga di lingkup guru SD. Hampir di setiap waktu luang, pasti ada aja salah satu dari mereka yang serius banget mantengin monitor komputer buat mainan game tersebut. Tiap hari kalau nggak main Zuma, ya, cuma main Solitaire. Berasa nggak ada game lainnya apa gimana sih, ya? Penasaran banget deh!

Ternyata beban pikiran anak SD itu nggak cuma sebatas kalau kalah main layang-layang aja ya, tapi juga rasa penasaran kayak gini yang mengganjal banget di kepala. Nggak perlu khawatir kok, memang begitulah siklusnya, anak-anak sudah seharusnya penuh dengan rasa penasaran. Meski terkadang keingin tahuannya tersebut nggak masuk akal~

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE