Ada yang bilang kalau masalah muncul dalam suatu hubungan jangan dihindari. Pada umumnya, problematika cinta dianggap dapat meningkatkan kualitas kalian sebagai pasangan untuk ke depannya. Terutama, bagi kamu yang hubungannya sudah akan sampai ke kenjang pernikahan. Namun, bukan suatu rahasia lagi kalau kamu sangat jengah harus menghadapi masalah saat hubungan sudah serius seperti itu.

Ketika hal tersebut terjadi, maka kamu perlu bersikap dewasa dalam menghadapinya. Kamu harus percaya bahwa masalah yang ada ini merupakan salah satu cara agar kalian lebih kuat menjalani berbagai momen yang bergejolak di kemudian hari. Untuk itu, simak lima hal berikut ini yang membuatmu semakin dewasa saat hubungan bermasalah, meski sebentar lagi menikah.

1. Bersabarlah saat pasangan sedang sangat menyebalkan. Jangan langsung marah atau menjauh

sabarlah. jangan langsung marah via unsplash.com

Advertisement

Hubungan yang sudah lama berjalan dan tinggal menunggu waktu menuju pernikahan membuatmu cukup mengenal kepribadian pasangan. Begitupun saat hubungan kalian bermasalah, kamu tentu sudah tahu kalau pasanganmu bisa menjadi sangat menyebalkan. Kesabaran setiap orang memang ada batasnya, tapi tak ada salahnya kalau kamu coba menjaga kesabaran. Kamu masih menanggapi pasangan dengan begitu sabar, meski dirinya sangat menyebalkan. Kamu tidak langsung marah atau langsung menjauh. Maka dari itu, secara perlahan masalah kalian bisa dibicarakan dengan baik-baik.

2. Tetap menjaga komunikasi seperti bertanya kabar, meski di dirimu masih ada rasa kesal dan enggan

tetap hubungi dia via www.pexels.com

Gengsi bisa menjadi penghalang terbesar ketika hubungan kalian sedang bermasalah. Namun, kamu dan dia tidak bisa mempertahankan sikap gengsi seperti itu untuk memulai komunikasi kembali. Mau bagaimanapun, kalian adalah pasangan yang sudah menjalani hubungan serius ke jenjang pernikahan. Untuk itu, tetaplah menjaga komunikasi seperti bertanya kabar, walau kamu sendiri masih menyimpan amarah di dalam hati. Lambat laun, hubungan kalian akan harmonis kembali.

3. Jadi pendengar semua uneg-unegnya dahulu, sebelum kamu jadi pembicara atas semua yang dirasa dirimu

jadilah pendengarnya dahulu via unsplash.com

Entah penyebab apa yang membuat hubungan kalian bergejolak, baik kamu atau dia pasti ingin mengungkapkan uneg-unegnya dahulu. Saat seperti ini, kamu harus pandai mengatur emosi untuk mempersilahkan dia menjelaskan segala hal yang ingin diungkapkan. Jadilah pendengar semua yang dia ucapkan dahulu, sebelum kamu menjadi pembicara atas semua yang dirasa dirimu. Sikap dewasa seperti ini sangat diperlukan ketika hubungan bermasalah.

4. Sedang bermasalah bukan berarti break berhubungan dengan teman atau keluarganya. Sempatkan waktu bersantai dengan mereka

tetap menjaga hubungan dengan kerabatnya via www.pexels.com

Advertisement

Komunikasi yang tidak berjalan bagus memang meregangkan kalian. Tapi, bukan berarti kamu menjadi break berhubungan dengan teman maupun keluarganya. Tetaplah menjaga komunikasi dengan mereka, apalagi kalau kamu dengan kerabatnya sudah cukup akrab. Sempatkanlah waktu untuk bersantai dengan mereka. Hal tersebut sekaligus sebagai bukti kepada pasangan kalau kamu tetap care dengan orang-orang terdekatnya.

5. Memberi waktu untuk kamu dan dia berpikir dengan tenang, sebelum kembali membicarakannya

berikan waktu sendiri via unsplash.com

Inginnya memang masalah yang ada di depan mata segera diselesaikan. Baik kamu atau dia bisa saja segera melakukannya, namun harus dipikirkan dengan baik-baik. Jika masih belum bisa mengendalikan emosi yang begitu bergejolak dalam hati dan dirimu yang masih belum bisa berpikir dengan jernih, maka bersabarlah. Silahkan berikan waktu untuk kamu dan dia berpikir dengan tenang, sebelum kembali membicarakannya.

Ikatan antara kamu dan dia untuk melaju ke jenjang pernikahan memang memiliki lika-liku yang kian rumit. Untuk itu, sikap dewasa perlu kamu tanamkan agar sewaktu-waktu bisa mengantisipasi seperti apa menghadapi hubungan yang sedang bermasalah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya