Bulan puasa tengah kamu jalani. Sebentar lagi kamu juga akan menyambut datangnya Hari Raya nan Fitri. Kalau yang lain menyambut kedatangan momen Lebaran ini dengan suka cinta bahkan sampai nggak sabar menunggunya, kamu berbeda lagi. Kamu seperti ada ‘beban’ tersendiri menjelang detik-detik momen Lebaran seperti ini. Apalagi dengan status hubungan yang masih sama semenjak beberapa tahun terakhir. Sementara teman-teman dan beberapa saudaramu udah pada melangkahimu membina keluarga baru.

Bagimu yang masih belum dihalalkan, menjelang momen Lebaran ini justru pikiran rasanya semakin berat aja. Ada saja hal-hal yang tak sengaja lewat dan buatmu jadi berpikir berulang kali. Mungkin salah satu hal yang kamu pikirkan ada di bawah ini.

1. Ada rasa khawatir kalau ditanya soal ‘kapan menikah’ lagi sama saudara. Template jawaban pun mulai kamu pikirkan dari sekarang

Saking khawatirnya, jawaban pertanyaan kapan nikah udah kamu pikirin dari sekarang via unsplash.com

Advertisement

Momen Lebaran berarti saatnya berkumpul dengan keluarga besar. Meski momen ini dinanti-nanti tapi bagimu juga merupakan salah satu hal yang perlu diantisipasi. Sebab dalam momen kumpul keluarga tersebut, nggak hanya keriaan yang bakalan ada. Namun juga pertanyaan-pertanyaan menjurus yang buatmu tak berdaya. Pertanyaan tersebut apalagi kalau bukan yang menyangkut tentang pernikahan? Bukannya tak mau menjawab atau bahkan menghindari, tapi kamu hanya bosan ketika para saudara seperti menanyaimu tiada henti.

Pun dengan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan menjurus tersebut. Dari sekarang udah kamu siapkan biar nggak samaan dengan jawaban tahun lalu. Maklum, beberapa tahun terakhir ini statusmu belum juga berganti.

2. Nggak enak sama bapak ibu juga kalau nanti pacar datang ke rumah untuk silaturahmi tapi status masih belum berganti

Nggak enak sama orangtua via unsplash.com

Tak hanya saudara yang bakalan berkunjung ke rumahmu nanti. Namun pacarmu pun tak pernah absen untuk bersilaturahmi meski hanya satu tahun sekali. Memang sih nggak ada yang salah dengan berkunjung ke rumah. Hanya saja ada sedikit rasa nggak enak sama bapak dan ibu soal hubungan kalian yang begini-begini melulu. Dari tahun-tahun lalu cowokmu hanya datang berkunjung sebagai pacar. Sampai ibumu bertanya apakah hubungan kalian baik-baik saja sebab dia tak kunjung juga ada niatan untuk melamar.

3. Kadang kamu sampai berandai-andai, bagaimana ya rasanya Lebaran dengan status udah jadi istri. Bakalan lebih seru sih pasti~

Seru kali ya kalau jadi istri nanti~ via unsplash.com

Advertisement

Saking udah lama menjalani Lebaran dengan status masih pacaran, kamu sampai mulai berandai-andai tentang rasanya jadi seorang istri. Apalagi ketika menjelang momen Lebaran seperti ini. Pasti seru belanja baju Lebaran bareng suami, masak-masak dan beberes rumah untuk menyambut para tamu nanti, sampai pembagian mudik ke keluarga suami atau keluarga sendiri. Namun apa daya, hal-hal semacam ini baru bisa kamu pikirkan dulu di kepala.

4. Ada kalanya kamu merasa ketakutan sendiri. Lebaran tahun depan sudah benar-benar jadi istri atau masih jalan di tempat kayak begini?

Lebaran tahun depan gimana ya? via unsplash.com

Sebagai cewek, kamu pasti pernah merasa ketakutan sendiri soal hubungan ini. Penyebabnya apalagi kalau bukan cowokmu yang masih nyantai tapi kamu udah ingin segera dihalalin. Saat menjelang momen Lebaran ini, ketakutanmu tumbuh semakin besar. Kamu pun mulai bertanya-tanya apakah di momen Lebaran tahun depan kalian masih bersama dengan ikatan yang lebih serius lagi? Atau malah pupus karena salah satu di antara kalian menyerah dan memilih pergi?

Semakin dipikirkan, ketakutan ini semakin terasa mencekam. Namun kalau tak dipikirkan, ketakutan ini akan terus menyusup di dalam pikiran.

5. Kamu juga mulai bertanya pada diri sendiri. Sampai kapan mau bertahan dengannya meski belum juga ada tanda-tanda dilamar~

Sampai kapan bertahan seperti ini? via unsplash.com

Lebaran tahun pertama bersama pacar terlihat menyenangkan. Lebaran tahun kedua kamu mulai agak was-was dengan serbuah pertanyaan menjurus ke pernikahan. Lebaran tahun ketiga kamu mulai menebar kode ingin segera dihalalkan. Lalu Lebaran tahun-tahun berikutnya, kamu mulai bertanya pada diri sendiri: sampai kapan mau bertahan dengan status seperti ini? Ada kalanya kamu merasa lelah dan ingin udahan. Namun kalau melihat perjalanan kalian ke belakang, niat tersebut lagi-lagi diurungkan. Alasannya apalagi kalau bukan terlalu sayang dengan kebersamaan yang selama ini udah terjalin erat.

6. Ini nih yang buatmu makin bertanya-tanya, pacaran sudah lama, pekerjaan sudah ada, umur juga sudah matang. Lalu dia menunggu apa lagi ya?

Nunggu apa lagi sih, Yang? via unsplash.com

Meski bukan pekerjaan impian, tapi paling tidak kamu udah punya pemasukan sendiri. Pun dengan pacarmu yang justru udah settle dengan pekerjaannya. Lalu beralih ke lamanya kalian bersama. Saking lamanya, jumlah jari di tangan sampai tak bisa menghitung berapa tahun kalian bersama. Umur masing-masing jangan ditanya lagi. Kalau kata orangtua sih udah waktunya menikah. Punya pekerjaan, pacaran udah lama, serta umur udah matang, ketiga hal tersebut belum juga membulatkan tekad cowokmu untuk melamar. Menjelang momen Lebaran ini kamu jadi berpikir keras. Kalau hal-hal tersebut udah kalian punyai, lalu apa sih yang sebenarnya cowokmu tunggu lagi?

Bukannya menuntut macam-macam, tapi momen menjelang Lebaran ini buatmu berpikir tentang apa lagi yang membuat cowokmu belum juga melamar. Sebab menunggu pun perlu alasan. Jangan sampai kamu menunggu dalam kesia-siaan. Buat cowok-cowok, semoga tulisan ini bantu kalian lebih memahami pikiran cewek ya! Ternyata di balik senyum ceria dan bertoples kastengel yang dilahap, ada hal-hal ini yang mereka pikirkan.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya