Tadi ada cewek yang DM Instagrammu. Siapa sih? Mantan kamu ya?

Meski negara sudah merdeka berpuluh tahun lamanya, masih saja ada orang-orang yang terjajah tapi tak menyadarinya. Pun dengan yang menjajah sendiri. Kadang mereka tak sadar kalau sudah melakukan sesuatu yang melampaui batas, sehingga buat orang lain tertekan. Kamu contohnya. Atas nama cinta dan rasa sayang, kamu meminta untuk diberikan akses pada akun media sosial pacarmu. Awalnya pacarmu menolak, tapi karena kamu memaksa dan merengek sejadinya, dia pun akhirnya tak tega. Kini bebaslah kamu menyelami setiap kegiatan pacar di dunia maya.

Advertisement

Padahal sebenarnya ikut memegang akun media sosial pacar itu sama sekali nggak ada manfaatnya. Seperti hal-hal ini yang akan langsung menamparmu sekaligus membuka lebar matamu!

1. Turut megang akun pacar, jelas sama dengan mengekang. Pelan tapi pasti, dia bisa saja nggak nyaman kalau perlakuanmu terus seperti itu

Kamu mengekang! via dylansara.com

Hidup sudah berat untuk dijalani. Apalagi kalau ditambahi dengan kekangan yang bisa membatasi potensi diri. Tahu password lalu melacak kegiatan pacar di media sosial salah satunya. Meski kamu menganggapnya sebagai ‘ungkapan rasa cinta’ tapi justru dirasakan berbeda olehnya. Dia jelas merasa terkekang. Kalau sudah terkekang, lantas siapa sih yang nyaman dekat-dekat denganmu? Hati-hati aja kalau suatu hari nanti dia akan berhenti nyaman dan pelan-pelan say goodbye kalau kamu masih memperlakukannya seperti itu.

2. Karena sudah sama-sama dewasa harusnya kamu lebih mengerti arti privasi. Kalau begini tandanya kamu nggak menghargai

Kamu nggak menghargai via dylansara.com

Turut merecoki kehidupan bermedia sosialnya berarti kamu belum paham arti dari privasi. Kalau privasi saja belum sepenuhnya paham, jelas sih kalau kamu belum juga dewasa dalam menjalani hubungan. Kalau seperti ini, pernikahan rasanya masih jauh sekali dari jangkauan. Sebab siapa sih yang mau privasinya justru tak dihargai oleh orang-orang yang dicintai?

3. Memegang akun media sosial pacar juga bisa memperparah rasa curigamu. Waktumu pun akan banyak terbuang karena hal itu

Waktumu habis untuk rasa curigamu sendiri via www.dylanmhowell.com

Advertisement

Sebenarnya alasan lain dari keinginanmu ini adalah untuk memenuhi rasa curiga. Sebab selama ini kamu merasa pacarmu terlalu baik dengan teman-teman lawan jenisnya di media sosial. Sehingga kamu jadi ingin tahu sebenarnya apa saja yang dilakukannya di dunia maya itu. Namun keputusanmu untuk ikut megang akun pacar justru merupakan kesalahan. Bukannya rasa curigamu makin hilang, yang ada malah semakin membesar. Dikit-dikit ngecek Instagramnya, sebentar-sebentar ngecek Twitternya, akhirnya waktumu  hanya habis untuk rasa curigamu!

4. Apalagi kalau media sosialnya sering dia gunakan untuk bekerja. Fix sih kamu akan menghambat karirnya saja

Kamu menghambat karirnya via www.logancoleblog.com

Zaman sekarang media sosial nggak hanya digunakan untuk main-main. Namun ada beberapa orang yang menjadikan media sosial sebagai ladang pendapatan. Nah kalau pacarmu termasuk salah satunya, tindakan yang kamu lakukan ini jelas akan menghambat pekerjaannya. Bahkan kemungkinan terburuknya karir pacarmu ini bisa terancam. Rasanya nggak ada seorang pun yang ingin karirnya terhambat gara-gara pacar sendiri.

5. Nggak menutup kemungkinan kamu bakalan dicap sebagai pacar yang posesifnya kebangetan di depan teman-temannya

Pacar posesif sedunia via www.logancoleblog.com

Yaelah itu pacar apa mimin media sosial sih?!

Akibat tindakanmu ini, siap-siap aja kalau kamu bakalan dicap sebagai pacar yang kebangetan. Apalagi sama teman-teman pacarmu ini. Tiap kali kamu ikut jalan bareng mereka, pasti akan ada bisik-bisik di belakangmu tanpa kamu ketahui. Kamu jelas nggak bisa menyalahkan mereka, karena anggapan negatif ini akibat kelakuanmu sendiri.

6. Pun dengan pacarmu yang bisa jadi sasaran bully-an di depan teman-temannya. Apakah kamu tak kasihan dengannya?

Takut banget sih sama pacar sendiri?! via www.logancoleblog.com

Nggak hanya kamu, tapi pacarmu juga akan menjadi sasaran bully-an teman-temannya. Dia akan dianggap sebagai seseorang yang cemen dan takut pacar. Citra baik yang selama ini dibangun pacarmu, dengan sekejap kamu runtuhkan. Apa nggak kasihan kalau pacar sendiri malah jadi bahan bully-an bahkan sama teman-temannya sendiri?

7. Baru jadi pacar saja sudah berkuasa penuh atas dirinya. Bagaimana nanti kalau sudah jadi istrinya?

Istri yang bossy via img.allw.mn

Kata orang, masa depan merupakan cerminan dari apa yang sekarang dilakukan. Nah kalau baru berstatus sebagai pacar aja kamu udah sok berkuasa penuh seperti ini, lantas bagaimana jika nanti kamu beneran jadi istri? Mungkin pacarmu kelak akan menjadi salah satu bagian dari suami-suami takut istri karena kelakuanmu ini.

Sebenarnya ada banyak cara untuk menunjukkan rasa sayang apalagi cinta tanpa mengekang dan mencampuri kehidupan bermedia sosialnya. Coba kalau sekarang posisinya di balik, dia yang megang dan memantau aktivitas media sosialmu. Apa kamu juga nyaman dan bisa bertahan?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya