Di antara teman-temanmu, kamu mungkin satu-satunya orang yang paing betah dengan status sendiri. Kesendirianmu ini awalnya memang tak mudah dijalani. Sebab ada saja cobaan yang harus kamu hadapi. Namun makin ke sini, kamu makin selow dengan status sendiri yang udah bertahun-tahun kamu jalani ini. Mau lihat teman-temanmu pamer pacarnya atau seakan berlomba untuk segera menikah, hal-hal itu sama sekali tak bisa mengusikmu.

Namun ada satu hal yang dari dulu kamu pendam dan simpan dalam hati, perlakuan semena-mena mereka pada kaum sendiri sepertimu ini. Mereka seakan memperlakukanmu secara ‘berbeda’ atau bahkan semena-mena. Mungkin mereka menganggapnya biasa saja atau justru bercanda, tapi jauh di lubuk hatimu, kamu terluka karenanya. Lewat tulisan ini kamu coba membuka sesuatu yang udah terpendam lama. Semoga teman-temanmu yang udah ‘laku’ memahami dan tak semena-mena lagi.

1. Janji jauh-jauh hari, tapi dibatalkan sepihak karena pacarnya ngajak mendadak. Padahal kamu sudah berusaha menyediakan waktu

Oke, dibatalin lagi?!! via unsplash.com

Advertisement

Aduh maaf ya! Tiba-tiba pacarku ngajak pergi~

Kamu dan temanmu ini sudah sama-sama janji mau nyobain tempat makan baru. Janji itu bahkan sudah kalian sama-sama iyakan sejak jauh-jauh hari. Namun begitu mendekati hari-H, temanmu in malah membatalkannya sepihak. Alasan yang dia gunakan pun bikin nyesek. Karena tiba-tiba diajak pacar. Mungkin tak hanya kamu yang sakit hati kalau diperlakukan seperti ini. Sebab yang namanya udah janji bukankah seharusnya ditepati? Apalagi kalau sampai membatalkan sepihak ini berulang kali.

2. Ucapan ‘kamu nggak akan ngerti’ saat kamu mencoba memberi pendapat soal hubungannya itu sering kali bikin sakit

Gini-gini aku juga pernah pacaran kali zzz via unsplash.com

Kesendirianmu ini sering kali dipandang sebelah mata oleh teman-temanmu yang udah punya pacar ini. Setiap kamu ingin turut menyampaikan pendapatmu soal hubungan, mereka langsung berkata “kamu nggak akan ngerti!”. Iya sih statusmu sekarang memang lagi tidak punya pasangan. Namun bukan berarti kamu alpa akan pengetahuan soal hubungan. Gini-gini juga, kamu pernah beberapa kali mengecap manisnya rasa pacaran. Meski pada akhirnya kamu harus gagal.

3. Terus bertanya ‘kapan punya pacar’ juga diam-diam melukai hati. Sebab kesendirianmu seperti dianggap sesuatu yang menyedihkan sekali

Kapan-kapan lah ya~ via unsplash.com

Advertisement

Nggak bosen apa sensdirian terus? Punya pacar dong!

Manusia memang tak bisa menghindar dari pertanyaan kapan dalam hidupnya. Dan sekarang kamu tengah terjebak dalam pusaran pertanyaan ‘kapan punya pacar?’. Kalau ditanyai sesekali sih tak apa. Namun kalau tiap kali bertemu denganmu, bukannya menyapa tapi malah tanya kapan punya pacar, gimana nggak sakit hati jadinya? Bukannya baperan, tapi kamu menganggap merelah yang berlebihan. Sebab mereka seperti menganggap kalau kesendirianmu ini menyedihkan. Padahal kamu yang menjalaninya justru fine-fine aja.

4. Pun dengan seringnya mereka jodoh-jodohin kamu. Padahal sebenarnya kesendirianmu ini pilihan, bukannya nggak becus cari pasangan

Nih kenalin temenku! Dia juga joblo ya via unsplash.com

Selain dicecar pertanyaan kapan punya pacar, ada satu hal yang diam-diam nyelekit kalau dirasa-rasakan. Iya, teman-temanmu yang udah punya pacar ini sering kali jodoh-jodohin kamu. Bukannya menolak dikenalkan dengan orang baru, tapi kesendirianmu ini memang pilihan dari hati. Namun kesan yang terlihat di mata teman-temanmu ini adalah kamu justru seperti tak becus mencari pasangan atau insecure sendiri.

5. Ibarat dunia hanya milik berdua, mereka suka bermesraan nggak sadar waktu dan tempat. Nggak jarang kamu yang justru salah tingkah sendiri melihat mereka

Nggak kenal tempat dan waktu via www.logancoleblog.com

Iya sih kalau lagi sama pacar, bawaannya memang senang-senang saja. Namun tak harus sampai kelewatan batas juga. Seperti teman-temanmu ini yang seringkali nggak sadar waktu dan tempat saat bermesraan dengan pacarnya. Buatmu jadi sering terjebak dan salah tingkah sendiri. Padahal merekalah yang harusnya salah tingkah. Bukannya kamu yang tak tahu apa-apa ini.

6. Saat kamu lagi butuh tempat curhat, dia malah dikit-dikit bahas soal pacar dan hubungannya. Kalau gini, gimana kamu nggak sakit hati jadinya?

Dikit-dikit ngomongin pacar. Penting banget gitu? via unsplash.com

Jadi aku harus ambil tawaran beasiswanya apa lepasin aja ya? Duh bingung banget 🙁

Ambil aja! Dulu pacarku juga gitu. Pacarku tuh blablablabla…

Kalau kamu pas butuh mencurahkan sesuatu, teman-temanmu malah sedikit-sedikit membahas soal pacarnya. Ada aja cara mereka dalam nyambung-nyambungin cerita dengan apa yang pacarnya lakukan. Kadang kamu sampai sebal sendiri dibuatnya. Sebab bukannya dibantu untuk mencari jalan keluar, tapi mereka malah pamer hubungan dan pacar. Kalau diperlakukan seperti ini, bukankah setiap orang juga bakal sakit hati?

7. Ini sih yang paling semena-mena. Kadang kamu hanya dibutuhkan waktu mereka lagi ada masalah. Sementara pas lagi bahagia sama pacar, mereka justru menjauh

Hm…giliran butuh mereka pada menjauh. Baiq~ via unsplash.com

Ada lagi yang buatmu sakit hati dari perlakuan mereka yang udah punya pacar ini. Sering kali mereka hanya mengingatmu saat lagi butuh aja. Seperti saat lagi ada masalah dengan pacarnya atau sekadar butuh saran. Eh, giliran hubungan mereka adem ayem, kamu justru sering dilupakan. Kalau seperti ini, dimanakah keadilan dalam hubungan pertemanan?

Mau udah punya pacar, udah pacaran tahunan, atau bahkan udah menikah, harusnya perlakuan semena-mena tak dilakukan. Toh kayaknya nggak ada satu orang pun yang mau diperlakukan sebelah mata? Apalagi diperlakukan semena-mena sama teman sendiri~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya