Sejak kapan benci bisa jadi cinta? Sejak kebencian itu tumbuh, ada yang luput bahwa secara nggak sadar kamu dan dia sering berinteraksi. Kebencian tercipta karena perhatian, lalu disengaja atau nggak kalian mulai berinteraksi. Kalau terus menghadapi kebiasaan macam ini, kebencian itu bisa berubah jadi hal biasa, dan berhati-hatilah karena bisa jadi itu pertanda cinta. Apalagi dia yang kamu benci suka banget dengan sengaja mengeluarkan bercandaan lucu yang kamu benci.

Beberapa kriteria kebencian bisa berubah jadi cinta. Entah itu karena perubahan sikapnya menjadi lebih baik atau memang kamu sudah terbiasa dengan kebencian yang lama. Mungkin kebencian nggak melulu tentang sikap, bisa saja dari penampilan. Namun kedua-duanya punya andil untuk berubah jadi cinta, mencoba nggak munafik kadang di balik kebencianmu ke dirinya ada sedikit atau malah banyak kebaikan.

1. Cewek bilangnya emang benci kalau digombali, padahal kalau saja gombalan itu tak datang barang sehari pasti sudah dikangeni

Memang sih dia suka gombal, kamu bener banget via unsplash.com

Advertisement

Memang menyebalkan kalau terus digombalin nggak jelas. Saking sebalnya kadang harus mengusirnya, kadang malah harus memarahinya dengan serius. Pucuk dicinta ulam pun tiba, akhirnya dia jadi pendiam dan sama sekali nggak ngegombal. Kalau kamu tiba-tiba merasa ada yang aneh, ada rasa rindu sama sikap ngeselinnya itu, hati-hati deh bisa jadi cinta.

2. Tingkahnya yang cari-cari perhatian kadang buatmu geregetan, tapi toh pada akhirnya kamu tetep memperhatikan

Dia suka caper banget sih via unsplash.com

Sering sekali lihat dia mencari perhatian di situasi yang nggak tepat. Dia selalu mencari perhatian orang-orang di depan umum, yang kadang malah itu aslinya tertuju padamu, atau kamu yang baper. Jangan-jangan memang sosoknya itu menarik perhatianmu, boleh sih di depan bilang benci tapi dalam hati mengagumi. Yang seperti ini ya banyak terjadi.

3. Wajar kalau beda pendapat buatmu kesal, tapi kadang tanpa disadari perbedaan itu yang bikin kalian saling mengenal

Pendapatnya nggak pernah sepaham denganmu via unsplash.com

Kalian pasti punya teman yang mau nggak mau harus ketemu setiap hari. Teman kelas atau teman kantor nggak jarang mereka punya sisi unik. Yang menyebalkan, dia selalu beda pendapat denganmu. Dia memang menyebalkan dan patut kamu benci, ya walau pun benci kata orang juga cinta berawal dari sini. Sering bertemu dan diam-diam saling mengenal karakter atau pribadi masing-masing, sampai akhirnya pun “jadi”.

4. Hati-hati kecuekannya dia bisa jadi alasan kamu penasaran dan akhirnya jatuh cinta

Dia cuek banget, awas jangan malah penasaran. via unsplash.com

Advertisement

Kamu heran kenapa dia bersikap dingin ke hal apapun, agak misterius memang dan kadang bikin penasaran. Kadang sikapnya yang sok cool itu bikin kesal juga, setengah penasaran lalu kamu coba mencari tahu tentang dia. Kalau sudah begini siapkan hati, karena pada akhirnya kamu akan menanyakan langsung kepada dirinya.

5. Jangan sampai juga keganjenan dia yang awalnya bikin risih malah bikin cemburu saat dia tebar pesona ke yang lain

Cuma kamu yang boleh diganjenin? Nggak juga lah … memangnya kamu mau punya pasangan ganjen? via unsplash.com

Dia memang kecentilan! Bikin risih dan perlu dilawan dengan kemarahan. Dia memang rupawan, dia memang pintar menarik perhatian lawan jenis tapi kalau terus ganjen ke sembarang orang kan jadi malah bikin risih. Tunggu dulu, jangan bilang kamu cemburu karena dia ganjen ke orang lain? Mirisnya, bencimu ini bisa jadi rasa sayang yang dalam.

6. Sebab penampilan bisa berubah, dan saat itu pula perasaanmu bisa berbeda

Sekarang penampilan dia memukau dan mengalihkan duniamu. via unsplash.com

Jangan lihat orang dari penampilannya, sering banget ada saja yang membenci orang karena penampilannya yang norak atau nggak berkelas. Kamu juga jangan bersikap demikina kalau menilai orang lain, terutama kepadanya. Sekalinya dia merawat diri dan mengubah penampilan kamu bakalan kaget. Dengan sedikit meredam kebencian, kamu terpukau dan terhanyut karena penampilannya yang meyakinkan.

Sudah jangan dilawan, memang kalau sudah terlanjur bilang benci lantas mau berkata cinta itu susah juga. Sudah terlanjur bilang benci juga bikin jalan untuk mendekatinya jadi buntu. Toh, kenapa harus membenci orang? Padahal sudah jelas kebencian bisa bikin pikiran buntu dan membutakan mata, sehingga kamu nggak bisa melihat sisi baiknya. Seburuk-buruknya manusia pasti ada kebaikan di dalamnya, sedikit atau pun berlimpah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya