Ayah Mungkin Terlihat Cuek dan Tegas, tapi Hal-hal Ini Bisa Buatnya Sedih dan Menitikkan Air Mata

tentang ayah

Ayah, seseorang yang wajib kita hormati setelah Ibu. Tak seberapa memang, jika kita lihat banyaknya waktu yang Ibu berikan daripada Ayah. Namun di balik sikapnya yang terkadang acuh dan terlalu sibuk bekerja, Ayah mempunyai perasaan sedih yang mendalam ketika hal-hal buruk menimpa anak-anak dan keluarganya. Tangis dan air matanya mungkin tak terlihat, tapi jika kamu melihat dari sorot matanya, kesedihan karena hal-hal inilah yang mungkin sedang dia rasakan…

ADVERTISEMENTS

Hatinya mungkin sekeras baja, tapi ungkapan sayang dari anak-anak akan membuatnya luluh dan terharu seketika

ungkapan cinta darimu adalah mukjizat baginya

ungkapan cinta darimu adalah mukjizat baginya via fatherdaywishes.in

Tak seperti Ibu, sosok Ayah memang tidak identik dengan tangisan atau hal-hal berbau romantis. Namun, tak jarang ia menjadi luluh dan menitikkan air matanya ketika kalimat ini terlontar dari bibirmu sebagai anaknya.

“Aku sayang ayah, tetap menjadi ayah yang baik dan pelindung bagi kami ya, Yah. Sehat dan bahagia selalu. I LOVE YOU, Yah..

ADVERTISEMENTS

Bagimu, menjawab teleponnya adalah sesuatu yang dapat ditunda. Tapi bagi dia, mendengar suaramu adalah hal yang paling menenangkan hatinya

aku ingin mendengar suaramu, nak...

aku ingin mendengar suaramu, nak… via picturesofbabies.net

Ketika kamu membuka ponsel, terlihat 5-10 panggilan terlewat dari ayahmu. Apa yang akan kamu lakukan?

  • Segera meneleponnya kembali
  • Mengirim chat dan bilang kamu sedang sibuk
  • Biarin aja lah, ntar juga Ayah telepon lagi

ADVERTISEMENTS

Percayalah, ia akan sangat merasa bersalah jika tak bisa menemani kamu dan ibumu untuk berlibur bersama karena kesibukannya bekerja

saat tak bisa meluangkan waktu bersama, ia akan sedih

saat tak bisa meluangkan waktu bersama, ia akan sedih via bbc.co.uk

Sebagai kepala keluarga, Ayah tentu punya kesibukan yang luar biasa di luar rumah. Tak jarang Ia harus pergi pagi dan pulang pagi lagi untuk bekerja. Hal inilah yang terkadang membuatnya sedih, waktu bersama keluarganya harus tersita demi pekerjaan. Dalam hatinya ia menangis dan mungkin tak tahu harus berbuat apalagi.

ADVERTISEMENTS

Ketika kamu dan ibumu lelap tidur, diam-diam ia mengintip lewat pintu kamar. Ia membayangkan betapa melelahkannya hari ini untuk kalian

perhatiannya yang diam-diam

perhatiannya yang diam-diam via zastavki.com

“Kasihan anak dan istriku, pasti mereka lelah setelah seharian ini. Tuhan, lindungi mereka selalu, nyenyakkan tidur mereka dan berikan mereka mimpi yang indah. Amin.”

ADVERTISEMENTS

Ayah mungkin sedang bingung karena beratnya beban pekerjaan. Namun ia takkan sampai hati jika keluarganya ikut merasakan beban berat yang ia rasakan

Ayah Mungkin Terlihat Cuek dan Tegas, tapi Hal-hal Ini Bisa Buatnya Sedih dan Menitikkan Air Mata

ayah dan beban pekerjaannya/Photo by Andrea Piacquadio via www.pexels.com

Ketika Ayah pulang dari pekerjaannya, ia mungkin bisa tersenyum dan memeluk keluarganya dengan erat. Tetapi tanpa kalian sadari, ia sedang menanggung beban sebagai lelaki yang juga harus mencukupi kebutuhan keluarganya.

ADVERTISEMENTS

Ayah sebenarnya pribadi yang melankolis. Demi mengobati rasa rindu, ia menyimpan foto anak-anak dan istrinya di dompetnya yang usang

foto keluarga adalah hiasan dompetnya

foto keluarga adalah hiasan dompetnya via americanlaserscrafts.com

“Belum bisa pulang ke rumah, rindu mereka.”

Meskipun ia seorang lelaki, melihat putrinya menangis diam-diam hatinya juga ikut teriris

meskipun lelaki, ia penuh dengan kelembutan

meskipun lelaki, ia penuh dengan kelembutan via picturescollection.com

Sebenarnya, seorang Ayah pun memiliki sisi kelembutan di dalam hatinya. Ia takkan pernah tega dan akan menangis di hatinya ketika anak perempuannya disakiti oleh orang lain. Dalam batinnya ia berontak. Ia ingin melindungi dan memeluk anak perempuannya dengan erat agar ia tak merasakan sakit hati lagi.

Saat ia melihat anak-anak kecil sedang meminta-minta di jalan, ia selalu berharap bahwa anak-anaknya takkan pernah merasakan kesusahan

ayah selalu berharap anaknya tak kesusahan

ayah selalu berharap anaknya tak kesusahan via goodmanproject.com

Batinnya dalam hati,

“Ya Tuhan, betapa malangnya nasib anak-anak jalanan ini, semoga anak-anakku menjadi orang yang lebih beruntung dan terhindar dari kesusahan.”

Sekadar makan atau jalan-jalan bersama jadi momen paling berharga. Sejujurnya, hatinya akan menangis jika kamu menolak ajakannya

ia sedih ketika kau tolak ajakannya

ia sedih ketika kau tolak ajakannya via hellobeautiful.com

“Nak, makan di luar sambil ngobrol yuk, Ayah pengen cerita.”

“Duh, aku mau nonton film nih, Yah. Sebentar lagi mulai, ajak ibu aja deh.”

Sebagai anak, sesekali kita memang harus menuruti ajakannya. Mungkin Ia memang ingin bercerita dengan anak kesayangannya yang Ia percaya bisa membawa ketenangan baginya.

Dan hari paling mendebarkan sekaligus menyedihkan bagi Ayah, adalah saat melepaskan anak-anaknya ke pelaminan

ketika ayah melepasmu ke pelaminan

ketika ayah melepasmu ke pelaminan via mnb.mn

Sama halnya dengan yang seorang Ibu rasakan, seorang Ayah pun akan sangat sedih sekaligus bahagia jika melihat anak-anaknya telah menikah. Hal ini berarti, sang anak akan jarang menemani Ayahnya seperti saat sebelum menikah, walaupun di hati kecilnya ia bahagia karena akhirnya anak kesayangannya mendapat pasangan terbaik bagi hidupnya.

Menjadi seorang laki-laki kuat dan tegar adalah takdirnya sebagai Ayah. Tak mudah baginya meneteskan air mata apalagi membagi duka. Ia hanya ingin kalian (keluarganya) melihatnya sebagai laki-laki yang begitu menyayangi kalian, dan ia berharap itu terjadi sebaliknya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Seorang makmum yang taat :)

Editor

Not that millennial in digital era.