Ada banyak pengalaman baru dari asamnya kebohongan pasangan. Ada pula getirnya kesedihan saat kekasih malah memilih orang lain, alias berselingkuh. Manisnya tahun-tahun yang diisi dengan kencan seru, dan mungkin sudah merencanakan perkawinan seperti cari-cari desain cincin kawain. Sebelum akhirnya hubungan kalian me   renggang karena hadirnya orang ketiga. Tapi alih-alih meminta putus, kamu justru bertahan. Sampai mencibir kalau cintamu sudah di luar nalar.

Semantara, di balik cibiran beberapa orang, kamu jelas punya alasan kuat. Tapi soal cinta, mana bisa diukur dengan logika. Rasa cintamu yang besar malah sering dikira berlebihan, bahkan tak sedikit teman-teman yang menganggapmu terlalu bodoh untuk mempertahankannya. Mungkin memang ada benarnya mereka mengucapkan hal itu, tapi mereka semestinya juga mengerti beberapa alasanmu ini. Oke, Hipwee Hubungan mau bantu kamu buat menjelaskannya!

1. Dipikiranmu, dia sedang salah jalan. Karena itu kamu percaya suatu saat dirinya akan sadar dan kembali serius jalani hubungan

Kamu percaya dia sedang salah jalan. via unsplash.com

Advertisement

Awalnya seperti mendengar petir di siang bolong, kabar buruk itu datang saat dirimu sedang cinta-cintanya. Anehnya kesedihan ini bukan karena dia mencintai orang lain, tapi lebih dalam penyesalan kenapa dirinya salah jalan dan menganggap orang yang baru dikenalnya ini lebih baik darimu. Hancur perasaanmu jelas, tapi dalam kesedihan itu kamu meyakini kalau suatu saat nanti dia akan sadar dan menyesali perbuatannya.

2. Ada rasa sayang kalau hubungan yang sudah lama ini harus hancur karena hadirnnya orang ketiga

Rasanya tak mungkin menghentikan langkah kalau sudah sejauh ini bersamanya via unsplash.com

Kamu menyadari satu hal yang kamu sesalkan jika hubungan ini harus berakhir, yaitu waktu yang bertahun-tahun kamu habiskan bersamanya harus kandas dalam waktu sehari dua. Kamu tentu tak merelakan hal ini, hanya dengan bertahan dan sesekali memberikan kepadanya kesadaran ini, kamu berharap bisa melanjutkan hubungan yang istimewa ini.

3. Sebenarnya tak ada niat buat bertahan, tetapi memulai kembali dari awal dengan orang lain dibayanganmu terasa lebih berat

Memulai kembali dari awal pasti sangat melelahkan via unsplash.com

Kamu mungkin kehilangan banyak tenaga untuk memulai lagi dari awal. Hubungan yang sudah lama dijalani pasti akan membuatmu tenang dan nyaman, tapi ketika semua berakhir kamu pun merasa lelah untuk memulainya kembali bersama orang yang baru. Ternyata dia yang meninggalkanmu juga berpikir hal yang sama denganmu, akhirnya kalian balikan dan menjalankan kembali kasih sayang yang belum lunas.

4. Kamu berharap kesabaranmu bertahan dengan dia bisa menyadarkannya kalau rasa cintamu ini besar

Tak ada yang cintanya sebesar kamu via unsplash.com

Advertisement
>

Kamu mungkin seorang pecinta sejati, kamu merasa ada hal yang belum kamu berikan kepadanya. Kamu merasa hanya dengan bertahan dan mencoba membujuknya untuk balikan adalah hal istimewa yang kamu lakukan kepadanya. Akhirnya dia sadar kalau banyak keburukan yang dia habiskan dengan selingkuhannya. Dia kembali kepadamu dan kebaikanmu berbuah kebaikan.

5. Karena kalau hubungan ini berakhir yang kecewa bukan kamu saja, tapi juga orang terdekat yang sudah berharap banyak ke kalian berdua

Orangtua berharap banget hubungan ini berhasil, dan kamu tak ingin mengecewakan mereka via unsplash.com

Sebenarnya bukan berarti tanpa kesedihan. Mengetahui dia yang kamu sayang tengah selingkuh hatimu pun remuk redam begitu perih, tapi di saat bersamaan kamu khawatir jika hubungan ini berakhir ada orangtua atau keluarga yang kecewa. Mengingat selama ini mereka berharap kamu dan dia bisa membawa hubungan ke jenjang yang lebih serius lagi seperti pernikahan. Mau tak mau, kamu pun mencoba bertahan dan tabah untuk menutupi hal ini sembari menantinya kembali kepadamu.

6. Kamu pernah mengucapkan janji untuk selalu bertahan apapun yang terjadi, dan dirimu percaya semua pengorbanan berbuah baik nanti

Kamu telah mengucap janji, dan inilah wujud dari janji setiamu via unsplash.com

Mungkin kamu pernah berucap janji untuk selalu bersamanya apapun yang terjadi. Sekalipun dia selingkuh dan mengkhianatimu kamu masih tetap bertahan. Di satu sisi juga kamu yakin bahwa kekasihmu itu sedang salah jalan dan perlu diingatkan bahwa apa yang dilakukannya salah. Kamu sangat yakin kalau menunggu dia sadar dari perilaku buruknya ini jauh lebih baik daripada bersedih dan pesimis.

Hari ini kamu ada kencan dengannya, kekasihmu yang dulu pernah mengkhianatimu. Tapi kini semuanya sudah berubah, dia semakin sayang ke kamu dan hubunganmu pun akan berlanjut ke hubungan yang lebih serius. Soal masa lalu yang sendu itu boleh kamu lupakan atau boleh jadi kamu simpan untuk selalu mengingatkan bahwa di dalam sebuah hubungan selalu ada risiko yang mengancam. Selagi kamu dan pasangan memelihara kasih sayang dengan adil dan baik, pasti segala berkah datang kepada kalian apalagi kalian merencanakan untuk menikah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya