6 Cara Bilang ‘Tidak’ pada Pasangan tanpa Terkesan Nggak Sayang

Cara Bilang Tidak ke Pacar

Menjadi sepasang kekasih bukan berarti harus mengorbankan segalanya. Hidup ini bukan hanya tentang kalian berdua, kamu pun pasti punya kesibukan sendiri. Jadi sah-sah saja kalau menolak permintaan si dia. Tak perlu memaksakan diri untuk selalu menyenangkan hatinya. Justru dengan berani berkata “tidak”, hubungan kalian akan lebih terbuka dan sehat. Dia pun belajar untuk lebih menghargaimu.

Advertisement

Menolak permintaan pasangan bukan berarti egois. Justru kamu belajar untuk lebih menghargai diri sendiri. Mencintai orang lain memang penting, tetapi jangan lupa mencintai dirimu juga. Beranilah menolak saat kamu merasa perlu melakukannya. Barangkali tak mudah, tapi coba lakukan saja. Berikut ini caranya.

1. Saat kamu lelah atau ada kesibukan lain, tak perlu ragu menolak ajakan darinya. Kapan-kapan kalian masih bisa ketemu berdua~

Setiap orang pasti punya kesibukan via www.sheknows.com

“Maaf ya, aku juga pengin jalan sama kamu, tapi bener-bener nggak bisa. Gimana kalau besok?”

Ajakan kencan berdua tak selalu bisa dipenuhi. Meski ingin bermesraan dengannya, terkadang kamu terlalu lelah setelah beraktivitas seharian. Kadang-kadang kesibukan lain juga bermunculan. Dalam situasi itu, tak apa-apa jika menolak ajakan darinya. Sampaikan alasanmu dengan jelas dan jujur. Mungkin dia akan kecewa, tetapi kalian masih bisa bertemu lagi lain waktu.

Advertisement

2. Jika dia berusaha menjauhkanmu dari teman dan keluarga, jangan mau begitu saja. Hidupmu bukan dia yang mengaturnya

Kamu berhak menyayangi orang lain via www.evanmarckatz.com

“Selain sayang kamu, aku juga sayang teman-teman dan keluargaku. Jadi jangan jauhin aku dari mereka ya, soalnya mereka juga penting buatku.”

Cinta bisa membuat seseorang jadi posesif. Mungkin si dia akan melarangmu berhubungan dekat dengan teman dan keluarga. Sebab dia ingin memilikimu seutuhnya, atau takut seandainya kamu dapat pengaruh buruk dari mereka. Untuk mengatasinya, cobalah kenalkan teman-teman dan keluargamu padanya. Jadi tak akan ada lagi rasa antipati. Jelaskan pula padanya, bahwa teman dan keluarga juga sama-sama penting bagimu.

3. Dia memaksamu berhubungan seksual? Jika tak ingin melakukannya, katakanlah “tidak” supaya tak menyesal nantinya

Advertisement

“Aku cuma ingin berhubungan seks kalau udah menikah. Sabar ya, lebih baik ditunda dulu biar kelak terasa lebih spesial.”

Sebagai sepasang kekasih, tentu kalian ingin berdekatan dan mesra-mesraan. Namun bagaimana jika dia meminta lebih? Apa yang harus kamu lakukan jika dia memaksa untuk berhubungan seksual? Lebih baik tolak saja kalau kamu merasa belum saatnya. Katakan padanya dengan jujur kenapa kamu tak mau melakukannya. Kamu tak perlu mengorbankan prinsipmu hanya untuk menyenangkan dia kok. Bagaimana kalau dia mengancam untuk meninggalkanmu? Biarkan saja. Itu berarti dia bukanlah pasangan yang baik bagimu.

4. Jika dia meminta uang dan materi dalam jumlah besar, jangan memaksakan dirimu untuk memberikannya. Lebih baik cari solusi yang lain

Hati-hati pada uangmu via financialfreedomcommunity.com

Aku juga lagi punya banyak kebutuhan. Lagipula aku belum punya penghasilan sendiri, rasanya nggak nyaman kalau manfaatin uang orangtua untuk hal-hal yang nggak seharusnya.”

Saat mencintai seseorang, tentu kamu ingin memberikan banyak hal padanya. Namun bukan berarti kamu harus memaksakan diri. Jika dia meminta uang dan materi dalam jumlah besar, tolak saja jika memang tak punya atau tak yakin untuk memberikannya. Berhati-hatilah soal ini. Sebab, hubungan yang melibatkan uang biasanya akan terasa berbeda. Bisa-bisa kalian bertengkar karenanya. Lebih baik cari solusi yang lain ya.

5. Jangan mau jika dia memintamu untuk meninggalkan mimpi. Berpasangan bukan berarti tak boleh punya target sendiri

Tetap perjuangkan mimpimu via www.couplescounselingchicago.net

“Aku ingin mewujudkan mimpiku dulu, soalnya ini penting banget buatku. Kalau kamu belum bisa mendukungku, seenggaknya jangan menghalangiku meraih mimpi.”

Setiap orang berhak menentukan dan mengejar mimpinya. Kamu pun pasti punya mimpi yang hendak dicapai. Barangkali ingin kuliah ke luar negeri, atau ingin memulai bisnis sendiri. Apa pun yang terjadi, jangan mau jika dia memintamu untuk berhenti. Berpasangan bukan berarti tak boleh punya target masing-masing. Setiap mimpi dan cita-citamu dan dia, wajib dikejar dan diperjuangkan.

6. Si dia mengajakmu menikah? Jika kamu merasa belum siap, lebih baik menolak sekalipun akan melukainya

Pikirkan baik-baik via phunutoday.vn

“Nggak usah terburu-buru. Lebih baik kita siapkan dulu finansial dan mental sampai matang. Jadi rumah tangganya bakal lebih mapan.”

Dilamar oleh seseorang yang dicintai adalah impian banyak orang. Sayangnya lamaran tak selalu datang di saat yang tepat. Bagaimana jika kekasihmu mengajak nikah, tetapi kamu merasa belum siap? Lebih baik jujur saja. Jelaskan alasan kamu belum bisa menikah sekarang juga. Yakinkan dia bahwa meski belum siap sekarnag, bukan berarti kamu tak mencintainya. Kamu hanya perlu mempersiapkan diri sedikit lagi.

Menjalin hubungan dengan orang lain memang tak selalu mudah. Ada saja masalah-masalah yang menguji cinta kalian berdua. Begitu juga saat kamu menolak permintaan darinya, siapa tahu dia malah tersinggung. Jadi sampaikanlah alasanmu dengan jelas dan jujur. Cari waktu yang tepat untuk bicara berdua. Jika dia tak bisa menerima penolakanmu, jangan menyerah dan coba cari solusinya bersama. Semoga berhasil~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE