Mengajarkan Seks Ke Anak-Anak, Tak Usah Ragu.

Baik itu anak kita sendiri, adik, keponakan, maupun tetangga kita, salah satu hal yang mendefinisikan anak-anak adalah rasa ingin tahu mereka. Tak jarang, rasa ingin tahu itu membuat mereka melontarkan berbagai pertanyaan yang tak kita duga-duga. Tak terkecuali halnya dengan seks.

Advertisement

Apa?!”  Sontak kita akan terkaget-kaget dan bingung dalam menjawab pertanyaan mereka. Padahal, pendidikan seks adalah hal yang penting — agar anak-anak bisa berlatih menjaga diri mereka dan menjadi bijaksana saat dewasa. Pengetahuan tentang seksualitas bukan berarti mengajari anak-anak menjadi vulgar, tetapi mengajak mereka lebih terbuka dan lebih menjaga tubuh mereka. Lantas, bagaimana sebaiknya pendidikan seks ke anak-anak dilaksanakan? Daripada terus-terusan bingung, ayo baca artikel di bawah ini!

1. Jangan menghindar dari pertanyaan mereka.

Ajari anak tentang seks edukasi

Jangan menghindari pertanyaan mereka via 500px.com

Ketika anak-anak bertanya tentang seks, kita cenderung akan menghindar atau pura-pura tidak mengerti. Selain bingung mau menjawab apa, kadang kita juga merasa bahwa informasi seputar seks tidak diperlukan oleh mereka. Padahal, penting bagi mereka untuk mendapatkan informasi yang kredibel dari orang-orang yang memang peduli dan menyayangi mereka.

2. Sampaikan dengan apa adanya

Katakan dengan jujur

Katakan dengan jujur via 500px.com

Karena segan atau canggung, kita kadang memilih menggunakan kata-kata pengganti yang aneh — seperti “anu” atau “burung” untuk alat kelamin — dalam menerangkan ke anak-anak perihal seks. Gunakan saja kata penis dan vagina. Ini akan membuat mereka lebih mampu menyikapi seks dengan bijaksana, tidak “heboh” dan berlebihan. Jangan lupa jelaskan juga bahwa kata-kata tersebut hanya boleh digunakan dengan sopan.

Advertisement

3. Sesuaikan informasi yang kamu berikan dengan usia mereka

Sesuaikan dengan usia mereka

Sesuaikan dengan usia mereka via 500px.com

Seberapa jauh kamu “membocorkan” informasi harus disesuaikan dengan usia mereka. Penyesuaian usia ini bukan kepada jujur atau tidaknya kita menjawab, melainkan tentang tingkat kerumitan jawaban kita.

Ketika mereka bertanya darimana datangnya bayi, misalnya, jelaskan dengan baik bagaimana proses biologis berlangsung  tanpa harus menjadi vulgar. Kepada yang lebih kecil, kamu bisa mengungkap bahwa ibu memiliki suatu sel dalam tubuh yang bertemu dengan suatu sel milik ayah, dan ketika keduanya bersatu maka muncullah adik bayi di rahim ibu. Kepada yang lebih besar, kamu bisa “mendesain” jawaban yang lebih kompleks.

4. Jelaskan tentang anggota tubuh milik mereka

Jelaskan tentang anggota tubuhnya

Jelaskan tentang anggota tubuhnya via 500px.com

Anak-anak masih melalui tahapan dimana mereka akan mengeksplorasi tubuhnya. Utarakan satu-satu kegunaan anggota tubuh mereka. Beri tahu juga mana bagian yang boleh ditunjukkan kepada orang lain dan mana bagian pribadi yang tidak boleh ditunjukkan ataupun disentuh oleh orang lain.

5. Berdiskusi secara rutin

Berdiskusi secara rutin

Berdiskusi secara rutin via 500px.com

Setelah mulai sedikit terbuka dan terbiasa, ada baiknya jika kamu selalu rutin mengingatkan anak-anak untuk menjaga anggota tubuh pribadi mereka. Bagaimana pun, mereka masih anak-anak, dan mereka bisa saja lupa. Selain itu, banyaknya informasi yang bisa mereka terima dari sumber-sumber lain bisa juga membuat cara berpikir mereka sedikit “meleset”.

Dengan pendidikan seks yang tepat, anak-anak diharapkan bisa menjadi calon orang dewasa yang bijak. Kamu punya kiat atau saran yang lainnya? Jangan lupa tambahkan ke komentar ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Perempuan muda yang sedang belajar menjadi wanita dewasa, selalu tertarik pada hal- hal baru.

4 Comments

  1. Jessica Priscillia berkata:

    -Sportsbook bonus 10% (New Member) dan 5% depo berikut nya (SBO,IBC,368Bet,AFB).
    -Casino Online Bonus 5% (New Member)
    -Tangkas Bonus First Depo 10%…
    -Bonus referal hingga 7% untuk Sporstbook,Casino-Special Bonus referal 1,5% Hingga seumur hidup.
    -Semua produk kami memiliki pasaran grade A dan dapatkan jg cashback hingga 8% hanya di master303.

    Untuk Informasi lebih jelas nya silahkan hubungi CS kami Di :
    *YM :聽cs1.master303@yahoo.com
    *Wechat : Master303agent
    *PIN BB : 2B3C6D8B
    *SMS : 63977 153 0472

  2. yap sy setuju, jika anak menanyakannya kita hrs mnjd org yg trbuka..snti saja jwb smbil trsyum dan mngatakan seks hanya bisa dilakukan oleh orang dewasa yg telah menikah..dan memberi tahu bhw seks adl hal yg suci, tp menjdi tidak suci ketika melakukannya di luar hubungan prnikahan, mgjrkn mrk ttg norma keagamaan..
    mengajarkan ttg bagaimana merawat organ intim yg benar trtama bagi anak perempuan yg tlh menstruasi…
    aku pernah melihat acara di TV ttg sex education bhw waktu yg tepat mmbritahu sex education adlh ktika anak berada di kls 4 SD,,kita hrs mngajarkn tanpa si anak mmbritahu,krn mgkn mrk tabu menanyakannya. mari kita brsama peduli ^^

CLOSE