Setelah mendekati cewek, ada kalanya kami, para cowok, memilih mundur teratur dan pergi begitu saja. Itulah mengapa, kami tidak heran jika banyak cewek yang menyematkan sebutan PHP kepada kami. Tapi sebelum memberi sebutan itu pada kami, para cewek harusnya juga kembali berinteropeksi diri. Bahwa ada alasan kuat yang membuat kami batal menseriusi kalian.

Kami juga ingin memiliki hubungan yang serius dan bisa dibawa ke jenjang selanjutnya. Namun ketika kami memilih pergi, seringkali ada alasan kuat di baliknya. Lebih baik kami pergi, daripada di masa depan malah akan terus saling menyakiti. Sekali ini tolong pahami curahan hati kami, para cowok yang memilih batal menseriusi.

1. Cowok memang merasa tertantang jika cewek nggak gampang buat ditaklukkan. Tapi kalau terlalu jual mahal, lebih baik kami mundur teratur

Mundur teratur kalau terlalu jual mahal via womenreading.tumblr.com

Kami memang merasa tertantang kalau ada cewek yang nggak gampang ditaklukkan. Jiwa petualangan kami yang doyan tantangan seperti dibangkitkan kembali. Namun bukan berarti kami akan terus berjuang, jika kami terus mendapat penolakan. Cewek boleh jual mahal, tapi jangan keseringan yaa. Kalau kebanyakan jual mahal sih mending kita mundur teratur.

2. Belum jadian, tapi cewek udah keseringan nyuruh-nyuruh. Cewek lagi nyari pasangan atau asisten pribadi?

Supir, bos? via il9.picdn.net

Advertisement

Ketika orang sedang merasakan jatuh cinta, hal yang paling sulit untuk dilakukan adalah menasihatinya. Begitu pun dengan cowok yang lagi jatuh cinta sama gebetannya. Meskipun kawan-kawan dekatnya sudah memperingatkan, cowok pasti mau aja disuruh-suruh kalau itu demi kebaikan bersama. Akan tetapi, ketika si cewek mulai ngelunjak dan nggak hanya sekali atau dua kali nyuruh demi kepentingan pribadinya, cowok lama-lama hilang kadar jatuh cintanya. Nasihat-nasihat yang dilontarkan kawan-kawannya pun mulai disadari si cowok.

3. Semakin cowok dikekang, cowok akan semakin memberontak. Cewek yang tak pernah memberi kebebasan, membuat cowok berpikir ulang

Belum apa-apa udah posesif via www.huffingtonpost.com

Pada dasarnya cowok memang makhluk yang menyukai kebebasan. Namun begitu cowok diberi kebebasan, bukan berarti kami tak bertanggung jawab. Ketika diberi kepercayaan penuh, justru kami akan menghargai sebaik-baiknya. Berbeda cerita kalau cewek terlalu mengekang kami. Bukannya semakin menurut, cowok malah akan memilih kabur. Jika cewek terlalu posesif, itu artinya dia tidak menaruh kepercayaan kepada kami. Lalu kenapa kami memaksa bertahan dengan orang yang tak percaya pada kami?

4. Sesekali okelah, tapi kalau cewek terlalu sering ngobrol soal mantannya, cowok pasti sadar diri

Ditinggal baru tau rasa deh via www.marriagehelper.com

Kemarin Lebaran mantanku kirim ucapan minta maaf lahir batin

Iya terus?! Ya emang musimnya

Awal-awal kenalan ngomongin mantan dan curhat soal itu masih dalam tahap wajar. Bagi kami, hal itu bisa nambah bahasan pas lagi di tahap awal pedekate. Tapi kalau bahasan soal mantan ini diulang-ulang, bikin kami lama-lama sadar diri. Dalam hati cowok pasti berkata, “Ini cewek nggak sadar apa gimana ya lagi dideketin? Malah ngomongin mulu masa lalu ketimbang membangun masa depan sama gue,”.

 

5. Obrolan soal mantan memang nggak pernah membuat kami tertarik. Apalagi kalau cewek terlihat berusaha mengorek masa lalu kami

Kepo banget dah via s3.india.com

“Masih chat sama mantan? Dulu pacaran berapa lama?”

Kalau tadi cewek sering ngomongin mantannya, cewek juga sering bertanya soal mantan cowok. Bahkan sampai soal hal-hal detail soal mantan cowok. Padahal, cewek harusnya paham. Dengan kamu menanyakan terus-menerus seperti itu, sama saja terus mengungkit luka masa lalu kami.

Selain itu, cowok juga bakal bete kalau cewek dikit-dikit nyinggung soal mantan. Semisal cowok lagi dengerin lagu yang kebetulan berlirik galau di Path atau posting tulisan galau di media sosial, cewek langsung merespon dengan mengirim pesan “Cieee yang lagi inget mantan. Galau terus di Path,”. Jadi niat bahas masa lalu sama kami atau merancang masa depan?

 

6. Cowok paham bahwa cewek selalu ingin kepastian soal masa depan. Tapi membicarakan masa depan terlalu jauh membuat cowok malah tak ingin lebih serius lagi

Ngomong masa depan tapi kejauhan via www.treatprematureejaculation.com.au

Ini yang sering bikin cowok gagal paham, cewek seneng banget bahas soal masa lalu. Tapi di sisi lain, cewek juga selalu menuntut soal merancang masa depan dari sekarang. Bukannya cowok nggak mau bahas soal masa depan, tapi cowok juga butuh waktu untuk menyiapkannya. Mulai dari persiapan finansial sampai soal keyakinan. Apakah kami sudah benar-benar yakin menjalani sisa hidup dengan cewek yang bersama kami sekarang.

 

7. Terkadang cowok juga punya harga diri tinggi. Terlalu sering dibanding-bandingkan sama cowok lain, bikin kami males

Kamu dong dandan kayak gini via pt.wikipedia.org

Ini salah satu pelajaran penting bagi para cewek, yakni cowok paling nggak suka dibanding-bandingkan dengan cowok lain. Cowok jelas punya harga diri tinggi yang nggak akan rela kalau dibandingkan dengan cowok lain. Cowok bakal jarang mau mengakui kalau dia memiliki kekurangan dibandingkan cowok lain. Jadi, mulai sekarang jangan paksa kami agar bisa mengikuti cowok-cowok idamanmu ya.

 

8. Saat bersama kami, cewek yang nggak bisa jadi diri sendiri malah membuat kami ilfeel

Nggak bisa jadi diri sendiri  via rubyjonessite.wordpress.com

Saat cowok memilih dekat dengan seorang cewek, itu artinya dia mau menerima cewek apa adanya. Itu artinya, cowok lebih suka bersama cewek yang percaya diri untuk menjadi diri sendiri dan bersikap natural. Jika cewek terlalu berupaya terlihat sempurna dan berpura-pura menjadi orang lain, justru membuat kami makin tak bersimpati.

9. Cowok juga pasti perlahan mundur kalau tahu cewek yang sedang dekat punya gaya hidup tinggi

Bisa demam kalau nggak belanja make-up

Cewek dengan gaya hidup bak emak-emak sosialita adalah makhluk yang diwaspadai cowok. Diajak makan di kaki lima, nggak mau. Diajak makan nasi padang, nggak mau. Maunya makanan-makanan mall atau restoran mahal.

Cowok jelas nggak mau kalau harus lanjut sama cewek yang gini. Kami sadar soal masa depan dalam hal finansial. Sebesar apapun cowok punya usaha, berurusan dengan cewek seperti ini nggak akan bisa membuat mereka puas. Usaha kami pun akan selalu dianggap kurang.

Kami sadar, kami juga bukan makhluk yang sempurna. Kami juga tak ingin pasangan yang serba sempurna. Sebenarnya keinginan para cowok itu sederhana, bisa bersama pasangan yang mau diajak berjuang bersama. Itu akan jadi cambuk kami untuk membuat cewek tak terlalu lama kepayahan saat bersama kami.