Sikap overprotect ayah memang seringkali bikin jengah, tapi itu semua jelas demi kebaikanmu. Ia hanya ingin kamu selalu aman dalam pengawasannya. Sedewasa apapun kamu, di matanya kamu tetap putri kecilnya yang keras kepala. Di hati kecilnya, ayahmu tetap punya ketakutan sendiri akan putrinya yang sedang menghadapi dunia luar yang tidak ramah.

Sebanyak apapun pengalaman kamu, dan sehebat apapun kamu mengatasi masalahmu sendiri. Ayahmu akan selalu dengan senang hati mendengar cerita-ceritamu, sampai akhirnya dirimu sudah berani menambatkan hatimu untuk laki-laki pujaanmu. Ayahmu akan tetap sama, selalu ingin menjagamu. Meski gayanya terlihat cuek atau bahkan cenderung galak, tapi ternyata ayahmu sedang merasakan 6 hal ini lho!

1. Ternyata gadis kecilnya kini telah beranjak dewasa dan sudah bisa memilih hatinya akan pergi ke mana

Advertisement

Pergaulanmu kini semakin luas, orang-orang yang kamu hadapi pun semakin banyak. Sampai akhirnya kamu bertemu dengan laki-laki yang membuat hatimu luluh dan jatuh ke sosoknya. Sementara di balik rasa-rasa senang yang tak bisa dijabarkan, ada ayahmu yang hatinya pun terasa campur aduk. Di satu sisi bangga karena anaknya telah dewasa tapi di sisi lain ada kekhawatiran yang belum jelas sebab akibatnya. Gadis kecilnya yang dulu sering kali merengek padanya karena hal kecil, kini sudah mengenal cinta.

2. Tidak perlu disembunyikan, ayahmu hanya ingin tahu seperti apa laki-laki yang berhasil menaklukkan anak gadisnya

Bayang-bayang ketegasan ayahmu mungkin bersemayam di kepalamu, dan mengkhawatirkan hal-hal yang akan terjadi saat ayahmu tahu jika kini kamu memiliki kekasih hati. Ayahmu akan lebih senang, jika kamu memberi tahu beliau bahwa saat ini kamu sedang bersamanya. Itu tandanya kamu menghormati keberadaan ayahmu, dan jelas ia tak akan marah besar padamu. Ayahmu hanya ingin tahu dan mengenal laki-laki yang berhasil meluluhkan hati anaknya.

3. Sering kali ayahmu khawatir bahwa laki-laki pilihan hatimu ini tak bisa menjagamu, seperti yang beliau lakukan

Setelah ayahmu mengenal siapa lelakimu, dia sebetulnya menilai dan mencari jawaban atas pertanyaan di benaknya “apakah dia bisa menjaga putriku?”. Bukah perihal ketampanan yang utama, tapi bagaimana sikapnya lekakimu ketika bertemu ayahmu. Mungkin ayahmu terlihat mengintimidasi, tapi ia hanya ingin yang terbaik untuk gadis kecilnya. Bagaimanapun juga perasaa seorang ayah lebih kuat daripada anak gadisnya yang sedang dimabuk asmara, lagipula beliau juga laki-laki yang sebelumnya pernah diposisi kekasihmu.

4. Diam-diam ayahmu juga cemburu, karena dia bukan lagi satu-satunya laki-laki yang bertahta di hatimu

Advertisement

Ayahmu mulai menyadari bahwa kini tempatnya di hatimu sudah bukan dia seorang. Ada laki-laki istimewa lainya bertahta di sana, meski ayamu tetap yang teristimewa. Diam-diam ia cemburu dengan lelakimu, tapi ayahmu juga mengerti bahwa cepat atau lambat kamu akan beranjak dewasa dan menjalani hidupmu tanpa dirinya lagi.

5. Jika ayahmu melarang kamu pergi dengannya bukan berarti tak mengerti gelora muda-mudi, beliau hanya tak khawatir terjadi apa-apa kepada dirimu ini

Mengertilah, mungkin ayahmu belum mengizinkan kamu dan lelakimu pergi bersama karena ia hanya tak ingin hal buruk menghampirimu. Bukan tidak mempercayai kalian berdua, tapi belum. Ayahmu melarangmu bukan tanpa alasan, pengalaman ayahmu jelas lebih banyak daripada kamu yang sedang jatuh cinta sekarang, ia jelas lebih tahu. Menyebalkan memang, tapi nanti ada saatnya dia memberi izin.

6. Tapi kalau ayahmu tak lagi melarangmu pergi dengannya. Selamat! Diam-diam beliau sudah cukup percaya dengan laki-laki pilihannya gadis kecilnya

Siapa sih yang nggak senang kalau ayahmu membolehkan kamu dan lelakimu pergi bersama dengan kepercayaan penuh. Hanya karena kamu dipercaya, tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya pergi kemana saja tanpa izin. Asal kamu tahu, saat kamu pergi bersama lelakimu, di rumah ada ayahmu yang menunggumu pulang dengan selamat selarut apapun kamu pulang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya